Menteri Desa Minta Ekspansi Alfamart dan Indomaret Disetop Demi Koperasi Merah Putih

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM— Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto
menyebut menjamurnya jaringan ritel modern di Indonesia bakal berdampak terhadap Koperasi Merah Putih.

Yandri menyatakan ekspansi minimarket seperti Alfamart dan Indomaret seharusnya dihentikan apabila Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih telah berjalan optimal.

Ia menilai, kehadiran ritel modern yang semakin meluas hingga ke pelosok berpotensi menjadi ancaman serius bagi penguatan ekonomi desa yang tengah dirancang melalui Kopdes Merah Putih.

“Saya setuju sekali di forum terhormat ini, Pak Ketua, kalau Kopdes itu sudah berjalan, sejatinya Alfamart dan Indomaret setop,” ujar Yandri dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, dikutip dari chanel Youtube TV Parlemen, Rabu, (25/2/2026).

Ia menegaskan, pembangunan koperasi desa tidak akan efektif apabila di saat bersamaan jaringan ritel besar terus berekspansi tanpa kendali. Dalam pandangannya, skala bisnis yang timpang membuat persaingan menjadi tidak seimbang.

“Buat apa kita membangun Kopdes, tapi Alfamart sama Indomaret atau sejenisnya merajalela? Itu artinya tidak apple to apple sebenarnya. Kalau mereka sudah sangat besar, sangat monopoli selama ini, tentu akan menjadi ancaman bagi Kopdes,” tuturnya.

Data yang disampaikan Yandri menyebutkan, jumlah gerai dua ritel modern tersebut telah menembus lebih dari 20.000 unit secara nasional.

Menurutnya, angka itu mencerminkan dominasi yang sudah sangat kuat di pasar ritel, termasuk di wilayah pedesaan.

Ia bahkan menilai kekayaan dan ekspansi jaringan tersebut telah melampaui batas kewajaran dalam konteks pemerataan ekonomi.

“Saya setuju Kopdes jalan, Alfamart cukup sampai di situ. Sudah 20.000 lebih Alfamart dan Indomaret. Dan luar biasa merajalelanya, dia lagi, dia lagi, dia lagi. Kekayaannya sudah terlalu menurut saya untuk Republik ini,” sambungnya.

Berita Terkait

Nanik Sudaryati Deyang Mundur dari Kepala BGN
MUI Libatkan Pakar Susun Naskah Akademik Anti LGBT
Komdigi Ungkap Fenomena BUMN yang Kolektor Aplikasi
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejagung
Dorong Perajin Indonesia Mendunia, Selvi Gibran Minta Pengurus Dekranas – Dekranasda Kedepankan Kauntitas
Presiden Prabowo Terbitkan Perpres Penyebaran LGBT Ancaman Nonmiliter
BPJS Akan Tertibkan Perusahaan yang Tidak Tanggung Iuran BPJS Ketenagakerjaan Karyawan
Mahkamah Konstitusi Putuskan Kepala Daerah Tetap Dipilih Langsung

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:38 WIB

Nanik Sudaryati Deyang Mundur dari Kepala BGN

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:40 WIB

MUI Libatkan Pakar Susun Naskah Akademik Anti LGBT

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:01 WIB

Komdigi Ungkap Fenomena BUMN yang Kolektor Aplikasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:09 WIB

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejagung

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:12 WIB

Dorong Perajin Indonesia Mendunia, Selvi Gibran Minta Pengurus Dekranas – Dekranasda Kedepankan Kauntitas

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel,  Jufri Rahman.

Sulawesi Selatan

Soal Mediasi Bupati dan DPRD Gowa, Begini Respons Pemprov

Selasa, 28 Jul 2026 - 05:38 WIB