BGN Siapkan Skema Pembagian MBG Selama Ramadan

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan skema pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan. Skema ini disesuaikan dengan kondisi peserta didik di sekolah hingga lingkungan pesantren.

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan program MBG tetap berjalan selama Ramadan. Penyesuaian dilakukan pada waktu konsumsi dan bentuk makanan yang diberikan.

“Untuk Ramadan, Makan Bergizi akan tetap berlanjut. Jadi ada empat mekanisme yang akan kita kembangkan,” kata Dadan dikutip, Minggu, (8/2/2026).

Mekanisme pertama diterapkan di sekolah pada daerah dengan mayoritas siswa berpuasa. Makanan akan tetap dikirim ke sekolah, tapi dalam bentuk menu yang lebih tahan lama dan bisa dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka.

“Untuk anak sekolah di daerah yang mayoritas puasa, makanannya akan seperti biasa dikirim ke sekolah dalam bentuk makanan yang tahan dan bisa dibawa ke rumah untuk dikonsumsi pada saat buka,” ujarnya.

Kedua, untuk sekolah di daerah yang mayoritas siswanya tidak berpuasa, layanan MBG tetap berjalan normal tanpa perubahan skema.

“Kemudian, untuk anak sekolah di daerah yang mayoritas tidak puasa, pelayanan tetap normal,” jelasnya.

Ketiga, program MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita juga dipastikan tetap berjalan seperti biasa selama Ramadan. “Untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, juga normal,” kata Dadan.

Mekanisme keempat diterapkan khusus di lingkungan pesantren. Karena penerima manfaat dan dapur layanan gizi berada di dalam area pesantren, jadwal konsumsi akan digeser ke waktu berbuka puasa.

“Untuk pesantren, karena penerima manfaatnya ada di dalam pesantren dan SPPG-nya ada di dalam pesantren, maka pelayanannya akan digeser ke saat buka. Jadi masaknya siang hari, dikonsumsi pada saat buka,” tuturnya.

BGN berencana mencontohkan skema tersebut di salah satu pesantren di Bandung dalam waktu dekat, sekaligus dengan agenda buka puasa bersama. Selain itu, BGN juga masih mematangkan mekanisme integrasi program MBG untuk lansia dan penyandang disabilitas bersama Kementerian Sosial.(*)

Berita Terkait

Nanik Sudaryati Deyang Mundur dari Kepala BGN
MUI Libatkan Pakar Susun Naskah Akademik Anti LGBT
Komdigi Ungkap Fenomena BUMN yang Kolektor Aplikasi
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejagung
Dorong Perajin Indonesia Mendunia, Selvi Gibran Minta Pengurus Dekranas – Dekranasda Kedepankan Kauntitas
Presiden Prabowo Terbitkan Perpres Penyebaran LGBT Ancaman Nonmiliter
BPJS Akan Tertibkan Perusahaan yang Tidak Tanggung Iuran BPJS Ketenagakerjaan Karyawan
Mahkamah Konstitusi Putuskan Kepala Daerah Tetap Dipilih Langsung

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:38 WIB

Nanik Sudaryati Deyang Mundur dari Kepala BGN

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:40 WIB

MUI Libatkan Pakar Susun Naskah Akademik Anti LGBT

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:01 WIB

Komdigi Ungkap Fenomena BUMN yang Kolektor Aplikasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:09 WIB

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejagung

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:12 WIB

Dorong Perajin Indonesia Mendunia, Selvi Gibran Minta Pengurus Dekranas – Dekranasda Kedepankan Kauntitas

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel,  Jufri Rahman.

Sulawesi Selatan

Soal Mediasi Bupati dan DPRD Gowa, Begini Respons Pemprov

Selasa, 28 Jul 2026 - 05:38 WIB