HALLOMAKASSAR.COM– Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan memastikan akan mengusut tuntas insiden di Makassar pada Jumat malam, 29 Agustus 2025, yang menewaskan empat orang. Serta dua gedung wakil rakyat dan puluhan kendaraan ludes terbakar.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Rusdi Hartono, menyebut peristiwa tersebut sangat memukul rasa kemanusiaan. Ia menegaskan, aparat akan menindak tegas siapa pun yang terbukti bertanggung jawab.
“Tragedi 29 Agustus sangat memilukan. Empat nyawa melayang akibat demo ricuh. Atas nama negara, saya akan berbuat. Pihak-pihak yang mengakibatkan saudara-saudara kita ini meninggal dunia, akan saya usut,” tegas Rusdi, Minggu (31/8/2023).
Dalam kerusuhan itu, massa aksi melakukan perusakan hingga pembakaran sejumlah fasilitas, termasuk Gedung DPRD Makassar. Menurut Rusdi, tindakan anarkis tersebut jelas merupakan pelanggaran hukum.
“Kita sepakat, ini bukan lagi penyampaian pendapat, tapi sudah melanggar hukum. Mohon dukungan seluruh masyarakat, karena kita punya tanggung jawab terhadap saudara-saudara kita,” ujarnya.
Diketahui, aksi brutal itu tidak hanya menyebabkan kebakaran gedung Wakil Rakyat, tetapi juga penjarahan, pembakaran mobil, hingga perusakan sejumlah fasilitas termasuk CCTV di jalan.
Tekanan publik melalui media sosial kian deras, menuntut aparat penegak hukum untuk menuntaskan penyelidikan dan memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menegaskan aparat akan bertindak tegas dalam mengantisipasi dan menangani aksi unjuk rasa pasca kerusuhan 29 Agustus lalu. Arahan tersebut, kata dia, sejalan dengan instruksi Presiden dan Kapolri.
“Artinya ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan dan didokumentasikan. Jika situasi sampai pada tahap paling kritis, bahkan penggunaan peluru tajam sekalipun bisa ditempuh. Semua demi melindungi masyarakat Kota Makassar agar tidak jatuh korban lebih banyak,” ujar Arya, Minggu (30/8) malam.
Baca Juga:
Serah Terima LHP BPK, Munafri Tegaskan Komitmen Jalankan Tata Kelola Pemerintah Akuntabel
Operasi SAR Gabungan Dipimpin BPBD Makassar, Berhasil Temukan Anak Tenggelam di Pantai Barombong
Ahli Tegaskan Perkara Bank Sulselbar Agus Fitrawan Ranah Perdata
Terkait identifikasi pelaku pembakaran Gedung DPRD Makassar, Arya menyebut pihaknya telah mengantongi petunjuk awal dan terus mendalami melalui rekaman CCTV serta keterangan saksi.
“Jumlah massa cukup besar, tapi kami berusaha maksimal untuk mengidentifikasi kelompok-kelompok tersebut. Tidak mudah, namun bukan tidak mungkin. Mohon kesabaran, kami bersama Pak Kapolda berkomitmen menuntaskan kasus ini,” jelasnya.
Menghadapi rencana aksi unjuk rasa beberapa hari mendatang, Polrestabes Makassar menyiapkan pola pengamanan yang melibatkan lintas elemen.
Menurut Arya, keterlibatan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga tokoh masyarakat diperlukan untuk mencegah terulangnya aksi anarkis.
Baca Juga:
TVRI Bebaskan UMKM Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026
Pemerintah Evaluasi Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Maros
Cuaca Buruk Hambat Evakuasi – Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500
“Kita akan kawal setiap unjuk rasa sepanjang sesuai aturan. Tetapi kalau sudah melanggar, tentu tindakan tegas akan dilakukan. Kami tidak akan kompromi dengan anarkisme,” tegasnya. ***






