Polisi Pastikan Usut Tuntas Insiden Jumat Malam di Makassar

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 1 September 2025 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan memastikan akan mengusut tuntas insiden di Makassar pada Jumat malam, 29 Agustus 2025, yang menewaskan empat orang. Serta dua gedung wakil rakyat dan puluhan kendaraan ludes terbakar.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Rusdi Hartono, menyebut peristiwa tersebut sangat memukul rasa kemanusiaan. Ia menegaskan, aparat akan menindak tegas siapa pun yang terbukti bertanggung jawab.

“Tragedi 29 Agustus sangat memilukan. Empat nyawa melayang akibat demo ricuh. Atas nama negara, saya akan berbuat. Pihak-pihak yang mengakibatkan saudara-saudara kita ini meninggal dunia, akan saya usut,” tegas Rusdi, Minggu (31/8/2023).

Dalam kerusuhan itu, massa aksi melakukan perusakan hingga pembakaran sejumlah fasilitas, termasuk Gedung DPRD Makassar. Menurut Rusdi, tindakan anarkis tersebut jelas merupakan pelanggaran hukum.

“Kita sepakat, ini bukan lagi penyampaian pendapat, tapi sudah melanggar hukum. Mohon dukungan seluruh masyarakat, karena kita punya tanggung jawab terhadap saudara-saudara kita,” ujarnya.

Diketahui, aksi brutal itu tidak hanya menyebabkan kebakaran gedung Wakil Rakyat, tetapi juga penjarahan, pembakaran mobil, hingga perusakan sejumlah fasilitas termasuk CCTV di jalan.

Tekanan publik melalui media sosial kian deras, menuntut aparat penegak hukum untuk menuntaskan penyelidikan dan memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menegaskan aparat akan bertindak tegas dalam mengantisipasi dan menangani aksi unjuk rasa pasca kerusuhan 29 Agustus lalu. Arahan tersebut, kata dia, sejalan dengan instruksi Presiden dan Kapolri.

“Artinya ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan dan didokumentasikan. Jika situasi sampai pada tahap paling kritis, bahkan penggunaan peluru tajam sekalipun bisa ditempuh. Semua demi melindungi masyarakat Kota Makassar agar tidak jatuh korban lebih banyak,” ujar Arya, Minggu (30/8) malam.

Terkait identifikasi pelaku pembakaran Gedung DPRD Makassar, Arya menyebut pihaknya telah mengantongi petunjuk awal dan terus mendalami melalui rekaman CCTV serta keterangan saksi.

“Jumlah massa cukup besar, tapi kami berusaha maksimal untuk mengidentifikasi kelompok-kelompok tersebut. Tidak mudah, namun bukan tidak mungkin. Mohon kesabaran, kami bersama Pak Kapolda berkomitmen menuntaskan kasus ini,” jelasnya.

Menghadapi rencana aksi unjuk rasa beberapa hari mendatang, Polrestabes Makassar menyiapkan pola pengamanan yang melibatkan lintas elemen.

Menurut Arya, keterlibatan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga tokoh masyarakat diperlukan untuk mencegah terulangnya aksi anarkis.

“Kita akan kawal setiap unjuk rasa sepanjang sesuai aturan. Tetapi kalau sudah melanggar, tentu tindakan tegas akan dilakukan. Kami tidak akan kompromi dengan anarkisme,” tegasnya. ***

Berita Terkait

Serpihan Pesawat ATR 42 – 500 Ditemukan di Puncak Gunung Bulusaraung
Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Perambahan Hutan di Tombolo Pao
Blokade Jalan, GAM Unras Tolak Pilkada Lewat DPRD
Seorang Istri Diduga Paksa Suami Hubungan Intim dengan Karyawan
Dianggap Tak Punya Etika, UIM Pecat Dosen yang Ludahi Kasir
 Telkomsel Tegaskan Jaringan 5G tetap Tersedia saat NARU
Jelang Nataru, SPJM Pastikan Service Excellence untuk Pengguna Jasa
Pertarungan 2 Kader Gerindra Musda KNPI Sulsel Berujung Ricuh

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:49 WIB

Serpihan Pesawat ATR 42 – 500 Ditemukan di Puncak Gunung Bulusaraung

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:54 WIB

Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Perambahan Hutan di Tombolo Pao

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:12 WIB

Blokade Jalan, GAM Unras Tolak Pilkada Lewat DPRD

Senin, 5 Januari 2026 - 14:25 WIB

Seorang Istri Diduga Paksa Suami Hubungan Intim dengan Karyawan

Selasa, 30 Desember 2025 - 07:22 WIB

Dianggap Tak Punya Etika, UIM Pecat Dosen yang Ludahi Kasir

Berita Terbaru

Olahraga

TVRI Bebaskan UMKM Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026

Senin, 19 Jan 2026 - 09:27 WIB

Sulawesi Selatan

Pemerintah Evaluasi Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Maros

Senin, 19 Jan 2026 - 08:29 WIB