HALLOMAKASSAR.COM– Dua orang tukang sate berinisial MO (25) dan MA (20) di Kota Makassar babak belur diamuk massa usai dilaporkan diduga menggoda dan melecehkan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) saat berjualan. Keduanya babak belur.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Andi Mangerangi, Kelurahan Bongaya, Kecamatan Tamalate,
Jumat (22/5) malam. Polisi yang mendapat laporan langsung ke lokasi kejadian mengamankan kedua tukang sate sekitar pukul 22.00 Wita.
” Jadi setelah kita menerima informasi dari masyarakat ada kejadian, kita langsung ke TKP mengamankan kedua orang yang dimassa ini,” kata Kanit Reskim Polsek Tamalate Iptu Andi Abdul Latif, Sabtu (23/5/2025).
Berdasarkan informasi awal, sebanyak 4 siswi mengaku sebagai korbannya.
“Siswi itu kemudian melapor ke keluarganya. Tapi ya sudah ada kurang lebih satu bulan seperti itu (menggoda). Keluarganya sampaikan ke pihak pelaku agar jangan seperti itu. Ada 4 siswi mengaku pernah dikasih begitu selalu diganggu,” kata Latif.
Menurut Latif, niat keluarga korban menegur pelaku rupanya tak diindahkan. Pelaku diduga kembali mengulangi perbuatannya.
“Keluarganya ini, sampaikan pihak pelaku. Jangan begitu lagi sama anak-anak. Tapi sepertinya ini tidak diindahkan, malah melonjak, puncaknya semalam ini dimassa,” katanya.
Latif menyebut kedua pelaku menggoda korban dengan mengaku ingin memasukkan alat kelaminnya ke korban saat melintas. Peristiwa ini sudah terjadi berulang kali selama sekitar 1 bulan.
“Pelecehan seksual, menurut korban, korbannya itu ada 4 orang, umurnya 12 sampai 13 tahun. Modusnya itu sudah ada sekitar satu bulanan, setiap lewat dipanggil, digoda, ditunjukkan pelaku mau kasih (incar) itu mu nanti,” katanya.
Aksi pengeroyokan ini viral di media sosial. Dalam video beredar, pelaku tampak diamuk massa saat akan dievakuasi oleh polisi. Bahkan polisi dan TNI yang mengamankan lokasi tampak kewalahan membendung massa yang mengamuk.







