Menteri Lingkungan Hidup Tegaskan Proyek PSEL Makassar Ditender Ulang, Lokasi di TPA Antang

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 4 April 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq didampingi Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memberikan keterangan pers terkait proyek PSEL di Makassar,  Sabtu, (4/4/2026).

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq didampingi Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memberikan keterangan pers terkait proyek PSEL di Makassar, Sabtu, (4/4/2026).

HALLOMAKASSAR.COM –Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menegaskan proyek waste to energy (WtE) atau Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Makassar akan ditender ulang. Meski proyek tersebut telah dimenangkan perusahaan asal Tiongkok, Cina, PT SUS Environment (Shanghai SUS Environment Co., Ltd.).

Kebijakan tersebut berdasarkan
terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan. Perpres ini menggantikan regulasi lama, yakni Perpres Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik.

“Ya, ditender ulang. Wajib ya. Ini perintah Perpres 109, semua kontrak yang sudah ada wajib diakhirin. Itu pasalnya bunyi demikian,” tegas Menteri Hanif Faisol kepada wartawan di Rujab Gubernur Sulsel di Makassar, Sabtu, (4/4/2026).

Sementara Wali Kota Makassar, Munafri ‘Appi’ Arifuddin, mengaku dalam menindaklanjuti perubahan Perpres secara otomatis akan menyiapkan lahan baru seluas tujuh hektare. Lokasinya berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Kecamatan Manggala, bukan di Tamalanrea.

“Jadi proses peralihan Perpres 35 ke 109, ini yang paling pertama adalah ada pengakhiran perjanjian dengan pemenang tender yang sebelumnya. Lalu pemerintah kota menyiapkan lahan untuk proses pembangunan kurang lebih 7 hektare. Dan ini kita pilih di TPA,” kata Appi di sela pertemuan  dengan Menteri Lingkungan Hidup.

Pemilihan TPA Antang, menurut Appi, karena lokasinya cukup memadai, termasuk memberikan suplai bahan baku untuk PSEL nantinya.

” 20-25 persen sampah yang ada di TPA masih bisa dipakai sebagai bahan baku untuk menambah kekurangan-kekurangan.
Nah lebih bagus lagi karena hari ini dibangun sistem algomorasi dengan daerah sekitar. Artinya di kota Makassar ini dengan sampah yang tercatat kurang lebih 800 ton per hari ini sebenarnya masih cukup untuk kita maksimalkan,” katanya.

Di samping itu, Appi menegaskan, segala persyaratan akan dimaksimalkan agar terpenuhi. Sebab, dampak PSEL untuk masyarakat sangat positif.

“Jadi itu outputnya akan memberikan kurang lebih 20 sampai 25 MW listrik dari 1.000 ton sampah per hari. Ini pembangkit listrik ini modern yang sudah teruji, yang tidak mungkin pemerintah membangun kalau tidak proven (tebukti), ” ucapnya.

Adapun nilai investasi proyek PSEL ini sebesar Rp3 triliun lebih. Maka dari itu, diakui Appi, pihaknya akan memastikan kesiapan lahan.
“Tentu pasti akan ada pembebasan lahan. Kita sudah menyiapkan kurang lebih 10 hektare yang akan kita petakan menjadi 7 hektare,” imbuhnya. (*)

Berita Terkait

Munafri Turun Pantau Antrean BBM, Keluhan Warga Didengar, Pertamina dan Bos SPBU Diminta Bergerak Cepat
Munafri Jamu PSM Makassar, Beri Suntikan Semangat untuk Laga Kandang Perdana di Pare-pare
Bareng Mentan Amran, Wali Kota Munafri Ramaikan Fun Walk Dies Natalis ke-70 Unhas
Pemkot Makassar Akan Berlakukan Truk dan Bus Antre Pukul 21.00–05.00 WITA, Urai Antrean BBM 
Respon Antrean BBM, Wali Kota Appi Keluarkan Edaran Sekolah di Makassar Daring Mulai 12 September
Wali Kota Appi Turun ke Area SPBU Berdialog dengan Warga, Minta Seluruh Fasilitas SPBU Dioptimalkan
Pastikan Kawal Persoalan Antrean BBM, Appi Temui Petinggi Pertamina Minta Semua Nozzle SPBU Diaktifkan
Dispora Makassar Buka Kelas Talenta Kota Content Creator Academy Basic I

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:41 WIB

Munafri Turun Pantau Antrean BBM, Keluhan Warga Didengar, Pertamina dan Bos SPBU Diminta Bergerak Cepat

Sabtu, 12 September 2026 - 15:20 WIB

Munafri Jamu PSM Makassar, Beri Suntikan Semangat untuk Laga Kandang Perdana di Pare-pare

Sabtu, 12 September 2026 - 10:08 WIB

Bareng Mentan Amran, Wali Kota Munafri Ramaikan Fun Walk Dies Natalis ke-70 Unhas

Jumat, 11 September 2026 - 20:29 WIB

Respon Antrean BBM, Wali Kota Appi Keluarkan Edaran Sekolah di Makassar Daring Mulai 12 September

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIB

Wali Kota Appi Turun ke Area SPBU Berdialog dengan Warga, Minta Seluruh Fasilitas SPBU Dioptimalkan

Berita Terbaru