Terlilit Utang, Mama – Mama di Makassar Nekat Curi Emas di Siang Hari

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Seorang mama – mama di Makassar, berinisial S (40 tahun) nekat melakukan aksi pencurian emas di siang hari lantaran terlilit utang.

Aksinya berlangsung di toko emas di kawasan Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, (12/2/2026) sekitar pukul 13. 00 Wita.

Jumlah perhiasan yang nyaris dibawa kabur ditaksir mencapai 1 kilogram atau senilai Rp2 miliar.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menjelaskan, pelaku datang ke toko emas berpura-pura ingin membeli perhiasan.
“Setelah beberapa perhiasan emas dikumpulkan dalam satu wadah, pelaku beralasan ingin memfoto emas tersebut untuk dikirimkan kepada suaminya,” kata Arya Perdana kepada wartawan, Kamis (12/2).

Namun, ketika pemilik toko mencegah untuk memfoto, pelaku tiba-tiba melakukan aksi pembakaran dengan menggunakan botol berisi bensin dan tisu.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku telah menyiapkan botol air mineral berisi bensin yang dibawa dari rumahnya di Bantaeng.

“Begitu emas sudah terkumpul, pelaku langsung membakar. Saat api muncul dan orang-orang panik, pelaku mengambil emas yang sudah ada dalam wadah tersebut dan berusaha melarikan diri,” jelasnya.
Namun, warga dan orang-orang di sekitar lokasi segera bertindak cepat sehingga pelaku berhasil diamankan di tempat kejadian.

Selanjutnya, pelaku diserahkan ke Polrestabes Makassar untuk proses hukum lebih lanjut.

Menurut Arya, nilai emas yang sempat dikumpulkan pelaku mencapai hampir Rp2 miliar dengan total berat kurang lebih satu kilogram perhiasan, terdiri dari berbagai ukuran di antaranya 98 gram dan 100 gram.

“Emas tersebut sempat dibawa pelaku, namun langsung diamankan. Barang bukti sudah kami kembalikan kepada pemilik toko,” katanya.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, kata Arya, aksi pelaku didasari permasalahan ekonomi. Pelaku beraksi hanya seorang diri.

“Dia mengaku nekat melakukan perbuatannya karena terhimpit hutang. Saat datang, dia hanya membawa paper bag berisi botol air mineral dan korek api,” terangnya.

Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur perencanaan dan penerapan pasal yang akan dikenakan kepada pelaku.

“Masih kami dalami karena kejadiannya baru saja berlangsung,” katanya.(*)

Berita Terkait

Kadis Perkimtan Gowa Ditetapkan Tersangka, Kenakan Rompi Tahanan – Tangan Terborgol
Camat Ujung Pandang Dampingi Wali Kota Makassar Aksi Plogging Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Polisi Amankan 8 Orang Pendemo di Lapas Bollangi
Goda Anak SMP, Tukang Sate di Makassar Diamuk Massa
Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Makassar, Lolos Lewat Bandara 
Merasa Nama Baiknya Dicemarkan, Hamzah Ahmad Tempuh Jalur Hukum
Polisi Tangkap 5 Pelaku Pembacok Anak 13 Tahun di Ablam, 2 DPO
Camat Ujung Pandang Sosialisasikan Pengelolaan dan Pemilahan Sampah kepada Pelaku Usaha

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:44 WIB

Kadis Perkimtan Gowa Ditetapkan Tersangka, Kenakan Rompi Tahanan – Tangan Terborgol

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:19 WIB

Camat Ujung Pandang Dampingi Wali Kota Makassar Aksi Plogging Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:56 WIB

Polisi Amankan 8 Orang Pendemo di Lapas Bollangi

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:49 WIB

Goda Anak SMP, Tukang Sate di Makassar Diamuk Massa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:46 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Makassar, Lolos Lewat Bandara 

Berita Terbaru

Info Makassar

Pemprov Sulsel Dorong Jalan Barombong Melalui Inpres IJD

Minggu, 28 Jun 2026 - 10:05 WIB