Keselamatan Jadi Prioritas, PJM Samarinda Perkuat Budaya Operasional Andal

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) Unit Samarinda menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya keselamatan operasional sebagai fondasi utama pelayanan pemanduan dan penundaan kapal di wilayah Sungai Mahakam dan sekitarnya.

Komitmen tersebut sejalan dengan arahan Direktur Operasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Prasetyadi, dalam kegiatan Arahan Strategis Keselamatan Pemanduan, Triase dan Transformasi yang digelar di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para perwira pandu dan turut dihadiri Direktur Operasi dan Teknik PJM Edward D. P. Napitupulu, Senior Vice President (SVP) Pelayanan Kapal PJM, SVP K3 PJM, Senior Manager (SM) Wilayah 4 PJM, serta General Manager (GM) Regional 4 Cabang Balikpapan.

Dalam arahannya, Prasetyadi menegaskan bahwa keselamatan merupakan fondasi utama dalam menjaga keandalan layanan kepelabuhanan sekaligus mendukung kelancaran arus logistik nasional. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan harus berjalan beriringan dengan penguatan budaya keselamatan di seluruh lini operasional.

“Service excellence dan keselamatan kerja bukanlah dua hal yang dapat dipisahkan. Keduanya harus ditopang oleh kompetensi, profesionalisme, integritas, serta kepatuhan terhadap prosedur. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam menjaga keselamatan operasional pemanduan,” kata Prasetyadi.

Di tengah upaya perusahaan memperkuat standar keselamatan secara nasional, wilayah kerja Samarinda menunjukkan capaian positif. Melalui penguatan mitigasi risiko, khususnya pada area pengolongan Jembatan Mahakam, jumlah insiden property damage berhasil ditekan hingga 75 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa disiplin operasional, pengawasan yang konsisten, serta kepatuhan terhadap prosedur mampu menghasilkan perbaikan nyata dalam aspek keselamatan kerja.

Sebagai salah satu wilayah dengan aktivitas pelayaran yang tinggi di alur Sungai Mahakam, Samarinda memiliki karakteristik operasional yang cukup menantang. Untuk itu, PJM secara berkelanjutan melakukan identifikasi risiko, pelaksanaan safety briefing, evaluasi insiden dan near miss, serta meningkatkan koordinasi antarunsur operasional guna menjaga keselamatan dan kelancaran layanan.

Selain memperkuat aspek sumber daya manusia, PJM juga terus mendorong pemanfaatan teknologi, seperti sensor dan sistem telemetri untuk pemantauan operasional secara real time. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat di lapangan.

Direktur Operasi dan Teknik PJM, Edward D. P. Napitupulu, menegaskan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab seluruh insan operasional.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, disiplin terhadap prosedur, dan komitmen seluruh insan operasional, kami optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan serta mendukung kelancaran arus logistik nasional melalui perairan Samarinda,” ujarnya.

Penerapan budaya keselamatan yang konsisten tersebut diharapkan mampu mendukung target Pelindo dalam menciptakan layanan maritim yang aman, andal, dan berkelas dunia, sekaligus memperkuat kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan pemanduan dan penundaan yang diselenggarakan PJM.

Berita Terkait

Kinerja April 2026 Solid, Bank Mandiri Terus Fokus Menjadi Mitra Strategis Pemerintah Melalui Solusi Finansial Menyeluruh
Telkom Bakal Tutup 10 Anak Usaha
Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026
Kunjungan Direktur Utama Pelindo ke Pelabuhan Makassar Perkuat Sinergi – Bahas Tantangan Operasional
Mandiri Bagi Dividen Rp 44,47 Triliun, Simak Jadwalnya
Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok, Transaksi Luar Negeri Melonjak
GOTO Buka Suara Soal Potongan Aplikator Ojol Jadi 8 Persen
Ditopang Fundamental Solid, RUPST Bank Mandiri Restui Dividen, Buyback, dan Penyegaran Pengurus, Bukti Kontribusi Untuk Negeri

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:09 WIB

Keselamatan Jadi Prioritas, PJM Samarinda Perkuat Budaya Operasional Andal

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:24 WIB

Kinerja April 2026 Solid, Bank Mandiri Terus Fokus Menjadi Mitra Strategis Pemerintah Melalui Solusi Finansial Menyeluruh

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:48 WIB

Telkom Bakal Tutup 10 Anak Usaha

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:57 WIB

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:37 WIB

Kunjungan Direktur Utama Pelindo ke Pelabuhan Makassar Perkuat Sinergi – Bahas Tantangan Operasional

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED

Jumat, 12 Jun 2026 - 14:47 WIB