Soal Isu Gratifikasi Jet Pribadi Menag, Idrus: Nasaruddin Umar Tidak Gunakan Uang Negara

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, angkat bicara terkait tudingan gratifikasi penggunaan jet pribadi yang dialamatkan kepada Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Idrus menilai isu tersebut tidak berdasar dan hanya merupakan framing yang sengaja dibangun untuk mempersoalkan sesuatu yang tidak memiliki unsur pelanggaran.

Menurut Idrus, saat itu Nasaruddin Umar menghadiri sebuah undangan peresmian masjid atas undangan Oesman Sapta Odang atau Oso. Ia menegaskan bahwa kehadiran Menteri Agama dalam acara tersebut adalah bagian dari penguatan keumatan.

“Pak Nasar itu diundang. Kalau diundang ya datang. Apanya yang salah? Ini dalam rangka penguatan keumatan, simbolnya masjid yang mau diresmikan,” ujar Idrus kepada wartawan di sela buka puasa bersama IKA UIN Alauddin Makassar, Jumat, (27/2/2026).

Ia menjelaskan, penggunaan jet pribadi semata-mata untuk mempercepat perjalanan karena agenda yang padat. Idrus menekankan, yang terpenting tidak ada penggunaan uang negara maupun pelanggaran aturan.

“Apakah setelah jadi menteri tidak boleh naik pesawat? Boleh saja. Yang penting bukan menggunakan uang negara dan tidak melanggar aturan,” tegasnya.

Idrus juga menilai langkah Nasaruddin Umar yang mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan penjelasan merupakan bentuk itikad baik dan transparansi.

Menurutnya, bangsa ini membutuhkan sikap bona fide, niat baik, ketulusan, dan keikhlasan dalam menyikapi berbagai persoalan. Ia mengingatkan agar tidak mencari-cari kesalahan ketika tidak ada pelanggaran yang terjadi.

“Kalau tidak ada kesalahan, jangan dicari-cari. Ini bisa merusak rasa saling percaya di tengah masyarakat, apalagi di bulan Ramadan,” kata Idrus sembari mengajak semua pihak untuk mengedepankan solidaritas sosial dan tidak membangun opini yang dapat memperkeruh suasana tanpa dasar yang jelas.(*)

Berita Terkait

Suroso Isnandar Dirut Baru PLN, Pengamat: Sudah Tepat dan Tuan di Rumah Sendiri
Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
DKPP Janji Transparan Tangani Aduan Dugaan Pelanggaran Etik Penyelenggara soal Ijazah Wapres Gibran
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Rocky Gerung Ungkap Pesan Presiden Usai Dilantik sebagai Anggota Wantimpres
Presiden Prabowo Subianto Lakukan Reshuffle, Ini Daftarnya
Korlantas Polri Luncurkan Kios SIM, Perpanjang SIM Secara Mandiri
Pemerintah Buka Peluang Petugas Damkar – Satpol PP Diangkat Jadi Pegawai

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Suroso Isnandar Dirut Baru PLN, Pengamat: Sudah Tepat dan Tuan di Rumah Sendiri

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:23 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:12 WIB

DKPP Janji Transparan Tangani Aduan Dugaan Pelanggaran Etik Penyelenggara soal Ijazah Wapres Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Rocky Gerung Ungkap Pesan Presiden Usai Dilantik sebagai Anggota Wantimpres

Berita Terbaru