Pemerintah Kaji WFH Setiap Jumat, Targetkan Konsumsi BBM Nasional Turun 20 Persen

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 23 Maret 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Pemerintah tengah mengkaji penerapan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk kemungkinan diterapkan pada karyawan swasta. Hari Jumat dipertimbangkan sebagai waktu pelaksanaan kebijakan tersebut.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan Jumat dinilai strategis karena berdekatan dengan akhir pekan.

“Jumat kan ditambah Sabtu-Minggu jadi tiga hari, itu lumayan untuk aktivitas di rumah,” ujarnya kepada awak media, dikutip Senin (23/3/2026).

Selain bertujuan menekan penggunaan kendaraan pribadi menuju kantor, skema ini juga diharapkan memberi dampak positif terhadap sektor pariwisata domestik.

“Dan mungkin turisme juga akan terdorong sedikit,” katanya.

Meski demikian, Purbaya menegaskan tidak semua sektor pekerjaan dapat menerapkan sistem WFH. Pemerintah saat ini masih mengkaji jenis pekerjaan yang tetap harus dilakukan secara luring agar produktivitas tetap terjaga.

“WFH bagaimana itu kadang-kadang ada hal-hal yang tidak bisa dikerjakan dengan baik kalau disuruh WFH,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, apabila kebijakan WFH satu hari dalam seminggu ini berjalan efektif setelah masa libur Lebaran, maka konsumsi bahan bakar minyak (BBM) nasional berpotensi ditekan secara signifikan. Berdasarkan estimasi awal, penghematan energi diproyeksikan mencapai sekitar 20 persen.

“Ada hitungan kasar sekali, bukan saya yang hitung. Kalau kasar lah, seharian itu kira-kira seperlimanya, sekitar 20 persen,” kata Purbaya.

Sebagai informasi, kebijakan WFH mingguan ini menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan minyak dunia akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Berita Terkait

Anggaran Program MBG Akan Dipangkas
Pemerintah Beri Kesempatan PPPK Ikut Seleksi CPNS
Dahlan Iskan Puji Respons Mentan Amran  Tangani Harga Beras:  Cekatan dan Solutif
Soal Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah, MK Tegaskan Harus Tuntas Sebelum 2029
DPR RI Dukung Naturalisasi Pemain Asing Diperketat
Respon Mensesneg Soal Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih
Soal Putusan MK, BGN Ikut Kebijakan Pemerintah
Deng Ical Desak Pemerintah Bentuk Task Force Bebaskan WNI yang Disandera Perompak di Somalia

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:43 WIB

Anggaran Program MBG Akan Dipangkas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:10 WIB

Pemerintah Beri Kesempatan PPPK Ikut Seleksi CPNS

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Dahlan Iskan Puji Respons Mentan Amran  Tangani Harga Beras:  Cekatan dan Solutif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:46 WIB

Soal Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah, MK Tegaskan Harus Tuntas Sebelum 2029

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:53 WIB

DPR RI Dukung Naturalisasi Pemain Asing Diperketat

Berita Terbaru