HALLOMAKASSAR.COM –Kader NasDem se – Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis, (16/4/2026) sore.
Dalam aksinya, seluruh kader NasDem dari 24 Kabupaten/Kota turun ke jalan. Mereka menuntut pemberitaan Majalah Tempo terkait isu Partai NasDem akan diakuisisi Partai Gerindra dengan judul “PT NasDem Indonesia Raya Tbk” edisi 12 April 2026.
Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif, menyampaikan aksi unjuk rasa ini berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Ia menuntut, Majalah Tempo menyampaikan permohonan maaf atas pemberitaannya, serta melakukan klarifikasi..
“Ini penghinaan dan juga melakukan Berita kebencian terhadap Ketua Umum Partai Nasdem, Orang tua kami, Bapak Surya Paloh. Maka kami minta untuk minta maaf. Yang kedua, melakukan klarifikasi,”
kata Bupati Sidrap itu di sela aksi tersebut.
“Mengkritik boleh, memberikan masukan boleh. Tapi kalau sudah masuk pada wilayah-wilayah yang menjudge NasDem, ini diakuisisi, ini mau dijual. Itu tidak boleh. NasDem bukan perusahaan, NasDem ini melahirkan Kader-kader pemimpin di seluruh Indonesia, Khususnya di Sulawesi Selatan,” sambung Syahar menegaskan.
Adapun narasi pemberitaan Tempo yang memantik reaksi kader, kata Syahar,
terkait dengan akuisisi Partai Nasdem.
Kemudian Gambar Surya Paloh pada cover Majalah Tempo dianggap kurang bagus dan kurang etik.
“Maka tentu ini menjadi kemarahan bagi kader NasDem di seluruh Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan. Aksi ini serentak di seluruh Indonesia dan di Sulawesi Selatan. Maka kita akan menunggu klarifikasi dan minta
Dewan Pers untuk memberikan teguran. Menyampaikan saran pandangan boleh, tapi kalau menyerang secara personal dan lain-lain, saya kira itu tidak boleh,” imbuhnya. (*)







