Kebakaran Kandea Makassar, 37 Rumah Rusak dan 245 Warga Terdampak

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Jalan Kandea 3 Lorong 2 dan 3, Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Senin (10/8/2026) malam.

Sebanyak 37 rumah dilaporkan terdampak, sementara 245 warga dari 60 kepala keluarga (KK) tercatat terdampak berdasarkan asesmen awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.10 WITA. Api menyambar kawasan yang didominasi bangunan semi permanen sebelum akhirnya berhasil dikendalikan petugas.

Data sementara BPBD Makassar mencatat, dari 37 rumah terdampak, 25 rumah mengalami rusak berat, tujuh rusak sedang, dan lima rusak ringan.

Sebanyak 20 rumah terdampak berada di RT 03/RW 04 dan 17 rumah lainnya berada di RT 04/RW 04.

245 Warga Terdampak, Dua Luka Ringan

BPBD Makassar mencatat sebanyak 245 jiwa terdampak dalam kejadian tersebut. Di antara warga terdampak terdapat 63 anak, 30 balita, 11 lansia, serta satu ibu hamil.

Dua warga dilaporkan mengalami luka ringan. Hingga asesmen awal dilakukan, belum terdapat laporan korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar mengatakan petugas langsung melakukan asesmen setelah kondisi di lokasi memungkinkan untuk memastikan jumlah warga dan bangunan terdampak sekaligus mengidentifikasi kebutuhan mendesak.

“Setelah api berhasil dikendalikan, fokus kami adalah memastikan kondisi warga, melakukan asesmen kerusakan dan mendata kebutuhan mendesak, terutama bagi anak-anak, balita, lansia dan kelompok rentan,” ujarnya.

Sejumlah kebutuhan awal telah teridentifikasi, di antaranya terpal, baby kit, family kit, first aid kit, pakaian, sarung dan selimut.

BPBD Siapkan Penanganan Pascakebakaran

BPBD Makassar memastikan penanganan tidak berhenti pada fase kedaruratan. Asesmen lanjutan akan menjadi dasar menentukan kebutuhan bantuan logistik hingga langkah rehabilitasi dan rekonstruksi terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan.

“Api memang sudah padam, tetapi bagi warga terdampak, persoalan belum selesai. Pemerintah harus hadir pada fase pemulihan. Kami akan melihat apa yang paling mendesak dan apa yang dibutuhkan untuk mempercepat recovery warga,” kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar.

BPBD juga akan melihat kebutuhan layanan dukungan psikososial atau trauma healing, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan yang mengalami dampak psikologis akibat kebakaran.

Puluhan Armada Dikerahkan

Proses pemadaman dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar. Berdasarkan laporan awal di lapangan, sekitar 50 unit armada dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut.

Selain Damkar dan BPBD Kota Makassar, penanganan turut melibatkan TNI, Polri, Tagana, TBM dan PMI Kota Makassar.

Akses menuju lokasi kebakaran dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, namun masih memerlukan identifikasi lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.

BPBD Kota Makassar menyatakan data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui berdasarkan hasil asesmen lanjutan di lapangan.

“Yang terpenting saat ini adalah memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan yang dibutuhkan. Tim akan terus bekerja dan melakukan pembaruan data sebagai dasar langkah pemulihan berikutnya,” ujarnya.

Berita Terkait

Kebakaran Terjadi di Lantai 4 NIPAH Mall Makassa, Dua Orang Alami Sesak Napas
Warga Tamalanrea Tolak PSEL Dekat Permukiman, Desak Pemerintah Evaluasi Lokasi
“Kami Muak Prabowo” Membentang di Flyover, Jurnalis-OMS Sulsel Bersikap
PN Makassar Batal Lakukan Konstatering Lahan Sengketa di Maricaya Baru
Kapolrestabes  – Kapolres Pelabuhan  Temui Kajari Makassar, Ini Tujuannya
Pengurus DPC PERADI SAI Makassar Resmi Dilantik, Ketum Tekankan Perkuat Integritas dan Profesionalisme
FMPP Sulsel Desak Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek di Makassar Diusut Tuntas
Kadis Perkimtan Gowa Ditetapkan Tersangka, Kenakan Rompi Tahanan – Tangan Terborgol

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Kandea Makassar, 37 Rumah Rusak dan 245 Warga Terdampak

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:21 WIB

Kebakaran Terjadi di Lantai 4 NIPAH Mall Makassa, Dua Orang Alami Sesak Napas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Warga Tamalanrea Tolak PSEL Dekat Permukiman, Desak Pemerintah Evaluasi Lokasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:50 WIB

“Kami Muak Prabowo” Membentang di Flyover, Jurnalis-OMS Sulsel Bersikap

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:07 WIB

PN Makassar Batal Lakukan Konstatering Lahan Sengketa di Maricaya Baru

Berita Terbaru