HALLOMAKASSAR.COM –Deklarator Partai Demokrat, Reza Ali mendukung penuh Wali Kota Makassar, Munafri ‘Appi’ Arifuddin memimpin Partai Demokrat Sulawesi Selatan. Ini menjawab menguatnya isu Wali Kota Appi hengkang dari Partai Golkar dan bergabung dengan partai berlambang mercy tersebut.
“Saya mendukung dan berharap semua kader sepakat, dan berjuang untuk kemajuan Demokrat Sulsel,” ujar mantan Ketua Demokrat Sulsel ini kepada wartawan, Selasa, (22/9/2026).
Menurut eks Legislator Senayan ini, Wali Kota Appi sangat tepat memimpin Demokrat Sulsel. Apalagi, Wali Kota Appi dianggap memilki visi – misi yang seirama dengan Partai Demokrat.
Di sisi lain, kepemimpinan Wali Kota Appi di Makassar, kata Reza Ali, cukup baik.
” Pas. Cocok sesuai dengan karakter Appi dengan visi – misi Demokrat. Kota Makassar juga semakin tertata, bersih, inflasi rendah terkendali. Mantap lah,” tegasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati, mengatatakan mengenai komunikasi antara DPP dengan Munafri Arifuddin selama ini berjalan baik. Apalagi, Demokrat dan Appi telah menjalin kerja sama politik sejak kontestasi Pilwali Makassar 2018 lalu.
“Kita dengan Pak Appi punya hubungan yang baik. Kami sudah bersama-sama sejak Pilwali Makassar 2018 sampai sekarang. Jadi sudah klop lah,” ujar Andi Nurpati belum lama ini.
Menurut Andi Nurpati, Partai Demokrat merupakan partai yang terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung, termasuk Wali Kota Appi. Hanya saja, kata dia, Appi masih berstatus sebagai kader Partai Golkar.
“Kami sangat welcome kalau dia gabung. Demokrat ini partai yang sangat terbuka. Tapi kan dia masih Golkar,” ucapnya.
Baca Juga:
Wali Kota Appi Bawa Aspirasi Pembangunan Infrastruktur Kepulauan ke Komisi VII DPR RI
Pemprov Sulsel Percepat Upaya Penurunan Stunting, Ini Langkahnya
Wali Kota Appi Luncurkan Logo HUT ke-419 Makassar, Filosofi Pappaseng Berpadu dengan Desain Modern
Ia menjelaskan, apabila Appi bergabung dan ingin maju dalam Musda Demokrat Sulsel itu sah – sah saja. Asalkan, syarat – syarat terpenuhi sesuai ketentuan organisasi.
“Demokrat itu syarat utamanya untuk maju di Musda harus ber-KTA, kemudian mendapat dukungan minimal 20 persen pemilik suara untuk maju di Musda,” jelas Nurpati.
Menurutnya, peluang Appi maju di Musda tetap terbuka sepanjang resmi menjadi kader Partai Demokrat.
“Kalau Demokrat syaratnya harus ber-KTA. Kalau Appi bisa, tapi harus ber-KTA. Kalau dia mundur dari Golkar, kemudian ber-KTA Demokrat, itu bisa. Syaratnya harus ber-KTA,” tegasnya.(*)
Baca Juga:
Gabung Demokrat, Wali Kota Appi Disambut Antusias Kader – Beri Energi Baru
Di Hadapan Tim Penilai Nasional, Wali Kota Appi Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari








