Waka DPRD Sulsel Sufriadi Arif Dorong Eksekutif Lebih Aktif Turun ke Daerah

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Wakil Ketua DPRD Sulsel, Sufriadi Arif menekankan pentingnya peran aktif eksekutif untuk turun langsung ke lapangan dan tidak hanya menunggu laporan atas keluhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan menyusul banyaknya persoalan masyarakat yang ditemukan langsung di daerah dan belum tertangani.
Menurut Sufriadi, sebagai wakil rakyat, ia kerap berinteraksi dengan masyarakat dan menemukan berbagai persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Namun, persoalan-persoalan tersebut sering kali luput dari perhatian pemerintah karena minimnya komunikasi dan interaksi langsung antara eksekutif dan masyarakat.
Seharusnya kata dia, organisasi perangkat daerah meniru Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang aktif turun ke daerah.

“Jangan hanya menunggu laporan. Setidaknya sebulan sekali perangkat daerah turun ke daerah, berkomunikasi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, seperti yang sering dilakukan Pak Gubernur. Dari situ persoalan bisa diidentifikasi dengan jelas,” ujar Legislator PPP itu kepada wartawan, Selasa, (6/1/2026).

Ia mengapresiasi respons cepat Gubernur Sulawesi Selatan yang dinilai selalu menindaklanjuti setiap laporan lapangan yang disampaikan. Namun demikian, ia berharap seluruh jajaran di bawah Gubernur lebih proaktif dalam menjalankan tugas sesuai kewenangannya.

Apalagi, kata dia, sejumlah persoalan krusial yang ditemukan di lapangan antara lain kondisi infrastruktur jalan dan irigasi.

Misalnya di Kabupaten Wajo, kata Sufriadi, kondisi bangunan sekolah menengah atas (SMA) sangat memprihatinkan. Temuannya, beberapa sekolah mengalami kerusakan serius, seperti plafon rusak dan bangunan yang kondisinya tidak memungkinkan.

“Temuan-temuan itu selalu saya dokumentasikan dan kirimkan ke kepala dinas terkait, termasuk kondisi sarana prasarana dan peralatan sekolah,” katanya.

Ia menegaskan, banyak persoalan yang sebenarnya dapat diselesaikan dengan cepat jika ditangani secara langsung. Bahkan, masalah yang sebelumnya terbengkalai selama bertahun-tahun dapat diselesaikan hanya dalam hitungan hari setelah dikomunikasikan dengan baik.

Karena itu, ia meminta OPD provinsi rutin melakukan evaluasi wilayah kerja masing-masing dan mengidentifikasi persoalan yang menjadi kewenangan provinsi. Jika terkendala anggaran, setidaknya harus tersedia data yang akurat sebagai dasar perencanaan.

“Jangan sampai persoalan hanya diselesaikan satu per satu setiap tahun. Evaluasi dan pendataan itu penting agar pembangunan berjalan tepat sasaran,” tegasnya.(*)

Berita Terkait

Ombudsman RI Dorong Budaya Antimaladministrasi Dalam Layanan Kepelabuhanan
Polda Sulsel Ungkap Penyelundupan 40 Kg Sabu – 157 Cartridge Vape Berisi Narkotika
Ketua Komisi E DPRD Sulsel Soroti Dugaan Kepala Sekolah SMA Dipaksa Mundur
Bawaslu Sulsel Jajaki Kerja Sama dengan PGK untuk Perkuat Pendidikan Demokrasi
Perkokoh Posisi Lumbung Pangan, Bupati Sidrap Bawa Program Prioritas Perikanan ke KKP RI
Firmina Tallulembang Dorong Ranperda Pemajuan Kebudayaan Jadi Payung Pelestarian Budaya Sulsel
Pemprov Sulsel Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan
Dugaan Permainan Harga Pupuk Subsidi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:30 WIB

Ombudsman RI Dorong Budaya Antimaladministrasi Dalam Layanan Kepelabuhanan

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:48 WIB

Polda Sulsel Ungkap Penyelundupan 40 Kg Sabu – 157 Cartridge Vape Berisi Narkotika

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:51 WIB

Ketua Komisi E DPRD Sulsel Soroti Dugaan Kepala Sekolah SMA Dipaksa Mundur

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:19 WIB

Bawaslu Sulsel Jajaki Kerja Sama dengan PGK untuk Perkuat Pendidikan Demokrasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:50 WIB

Perkokoh Posisi Lumbung Pangan, Bupati Sidrap Bawa Program Prioritas Perikanan ke KKP RI

Berita Terbaru