Wali Kota Makassar Temui Kapolda Sulsel, Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Pembangunan Kota

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus memperkuat sinergi lintas institusi demi menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut tercermin dalam agenda silaturahmi dan pertemuan strategis bersama Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, yang berlangsung di Markas Polda Sulsel, Selasa (13/1/2026) sore kemarin.

Pertemuan ini menjadi ruang dialog konstruktif antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam membahas berbagai isu strategis, khususnya terkait penguatan keamanan, ketertiban masyarakat, serta dukungan terhadap agenda pembangunan di Kota Makassar.

Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menciptakan iklim kota yang aman, kondusif, dan mendukung pertumbuhan sosial serta ekonomi. Juga penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga Makassar sebagai kota yang aman dan tertib.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti, serta jajaran pejabat utama Polda Sulawesi Selatan. Serta dari Pemkot Makassar, Sekretaris Kesbangpol Kota Makassar, Khaeruddin.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa audiensi bersama Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan membahas penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Makassar.

“Pertemuan silaturahmi ini, sebagai bentuk sinergi lintas institusi dalam menjaga kondusivitas Kota,” jelas Munafri, Rabu (14/1), saat dimintai tanggapan.

Pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan, pembahasan utama dalam pertemuan tersebut berfokus pada upaya bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kota Makassar, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan di tahun 2026.

Dengan sinergi yang kuat antara Pemkot Makassar dan aparat kepolisian, diharapkan stabilitas keamanan dan ketertiban di Kota Makassar dapat terus terjaga, sehingga pembangunan dapat berjalan optimal.

“Harapan kita semua agar bisa saling mensupport dalam menjaga kondusivitas Kota Makassar sepanjang tahun 2026,” harap Munafri.

Ia menilai, pertemuan antara Pemerintah Kota Makassar dan jajaran Polda Sulsel dan jajaran tingkat bawa sangat penting, sebagai wujud nyata sinergitas antara kepolisian dan pemerintah kota berjalan bersama.

Menurutnya, kolaborasi yang berjalan seiring menjadi kunci utama dalam menciptakan Kota yang aman sekaligus mendukung pembangunan.

“Sinergi antara kepolisian dan pemerintahan harus terus berjalan beriringan demi membangun daerah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” imbuh Appi.

Munafri, yang akrab disapa Appi, juga menekankan bahwa banyak agenda pembangunan kota yang membutuhkan dukungan aparat kepolisian, terutama yang berkaitan langsung dengan kepentingan dan kenyamanan masyarakat.

Selain itu, Appi menyampaikan bahwa Pemkot Makassar dan kepolisian akan terus bekerja sama dalam mengawal serta mengamankan aset-aset milik pemerintah kota, termasuk gedung-gedung pemerintahan dan aset pasar.

“Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengamanan aset Pemkot. Termasuk Pasar Butung, karena itu adalah aset yang secara hukum telah dimenangkan oleh Pemkot Makassar,” tutup Appi.

Diketahui, dalam pertemuan tersebut. Pihak kepolisian di Polda Sulsel dan jajaran, menegaskan komitmen untuk memberikan dukungan penuh serta mengawal setiap kebijakan Pemerintah Kota Makassar. (*)

Berita Terkait

Dugaan Cinta Segitiga Pencabutan Beasiswa Program Doktor Rezqila dari Pemkab Gowa
Komisi B DPRD Sulsel – Pemkab Barru Bahas DBH  Pembiayaan BPJS Kesehatan
Ketua Bawaslu Sulsel Hadiri Pelantikan DPW PPP, Perkuat Komunikasi Konstruktif dan Kolaborasi
Pemprov Libatkan TNI Bangung Rumah Layak Huni di
Rawat Harmoni Keberagaman, Kontingen Pesparawi Sulsel Gelar Ramah Tamah di Papua Barat
Jurnal IPDN Ungkap Ketimpangan Pembangunan Sulsel, Luwu Raya Dinilai Layak Jadi Provinsi
Ketua Bawaslu Sulsel: Masa Non Tahapan Momentum Perkuat Konsolidasi Demokrasi
Ombudsman Soroti Pengunduran Diri Ratusan Kepsek di Sulsel

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:47 WIB

Dugaan Cinta Segitiga Pencabutan Beasiswa Program Doktor Rezqila dari Pemkab Gowa

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:20 WIB

Komisi B DPRD Sulsel – Pemkab Barru Bahas DBH  Pembiayaan BPJS Kesehatan

Senin, 22 Juni 2026 - 09:01 WIB

Ketua Bawaslu Sulsel Hadiri Pelantikan DPW PPP, Perkuat Komunikasi Konstruktif dan Kolaborasi

Senin, 22 Juni 2026 - 07:14 WIB

Pemprov Libatkan TNI Bangung Rumah Layak Huni di

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:59 WIB

Rawat Harmoni Keberagaman, Kontingen Pesparawi Sulsel Gelar Ramah Tamah di Papua Barat

Berita Terbaru