HALLOMAKASSAR.COM — Salah satu orang tua siswa Ranu Harapan Islamic School (RHIS), Lina Sari, mengaku bangga karena kedua anaknya, Nafisah Khansa Azahra siswi SMP kelas VII, dan Naura Aulia Putri siswi kelas V SD, berhasil mengikuti Wisuda Tahfidz Al-Qur’an RHIS yang digelar di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, Jumat (17/7/2026) lalu.
Menurut Lina, keputusan menyekolahkan kedua anaknya di RHIS tidak pernah disesalinya. Selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut, ia melihat perkembangan yang signifikan, baik dalam hafalan Al-Qur’an, kemampuan berbahasa Inggris, maupun pembentukan karakter.
“Sangat bagus, selama anak saya sekolah di Ranu Harapan School dia mulai banyak menghafal Al-Qur’an dan bahasa Inggris juga bagus. Dan gurunya sangat ramah sama anak muridnya. Semenjak anak sekolah di Ranu, anak saya banyak perkembangan,” ungkap Lina, Senin, (20/7/2026).
Di tengah banyaknya pilihan sekolah Islam di Kota Makassar, Lina menilai RHIS memiliki keunggulan karena mampu memadukan pendidikan agama dengan peningkatan prestasi akademik. Ia juga mengapresiasi biaya pendidikan yang dinilainya masih terjangkau bagi masyarakat.
Lina menceritakan, salah satu anaknya yang kini duduk di kelas V SD sempat mengalami kesulitan dalam mata pelajaran Matematika. Namun, berkat pendampingan selama belajar di RHIS, kemampuan akademiknya meningkat hingga berhasil menjadi salah satu peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Matematika.
“Sampai anak saya yang kelas 4, dulunya dia tidak begitu paham matematika. Akhirnya sekarang dia menjadi salah satu yang ikut OSN Matematika. Dari sisi uang SPP sangat terjangkau dan yang saya suka dari sekolah Ranu hafalan Al-Qur’annya. Yang ingin anak saya menjadi hafiz Qur’an,” tuturnya.
Bagi Lina, kualitas guru yang ramah, pembelajaran yang seimbang antara ilmu agama dan akademik, serta komitmen sekolah dalam membina hafalan Al-Qur’an menjadi alasan utama dirinya memilih Ranu Harapan Islamic School sebagai tempat pendidikan bagi kedua anaknya.(*)







