HALLOMAKASSAR.COM– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan pengerjaan ruas jakan Hertasning – Aroepala rampung akhir tahun 2026. Proyek infrastruktur yang masuk dalam Paket 1 Multi Years Project (MYP) tersebut sesuai jadwal.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulawesi Selatan, Andi Ihsan, mengatakan pekerjaan di Jalan Aroepala mencakup dua jenis konstruksi.
“Kalau di Aroepala itu dua sisi pekerjaan di situ, aspal dan rigid-nya. Intinya, pengerjaan Jalan Aroepala masih sesuai dengan jadwal yang ditetapkan,” kata Andi Ihsan.
Menurut Ihsan, pekerjaan rigid beton sebelumnya sempat menjadi perhatian karena membutuhkan waktu pematangan beton. Beton setidaknya membutuhkan waktu 28 hari sebelum dapat digunakan secara optimal.
Saat ini, masa pematangan beton tersebut telah terlewati. Bahkan, usia beton disebut telah mendekati 30 hari sehingga pekerjaan pada bagian lainnya terus digenjot.
Ihsan menyebut pengerjaan Jalan Aroepala ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Meski demikian, terdapat kemungkinan pekerjaan mengalami sedikit keterlambatan apabila muncul kendala teknis di lapangan.
“Jadwalnya memang ditargetkan selesai akhir tahun ini. Kalaupun sedikit lewat, mungkin karena ada kendala teknis. Namun, secara keseluruhan masih on track,” imbuhnya.







