KPK Tetapkan Tersangka Baru Kasus Skandal Bansos

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 19 Agustus 2025 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuka babak baru dalam pengusutan kasus dugaan korupsi bantuan sosial di Kementerian Sosial (Kemensos).

Kali ini, lembaga antirasuah menetapkan lima tersangka baru dalam perkara yang berkaitan dengan pengangkutan penyaluran bansos.

“KPK telah menetapkan tiga orang, dan dua korporasi sebagai tersangka,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada awak media di Jakarta, Selasa (19/8).

Namun, identitas para tersangka belum diungkap ke publik dengan alasan kepentingan penyidikan yang masih berjalan.

Kasus ini merupakan pengembangan dari serangkaian perkara korupsi bansos yang sebelumnya telah menyeret sejumlah pihak di Kemensos.

Sejak awal Agustus, KPK mengumumkan tengah mendalami penyidikan perkara ini yang secara spesifik menyasar proses distribusi bantuan sosial, bukan hanya pengadaan barangnya.

Penyidikan atas dugaan korupsi bansos bukanlah hal baru di KPK. Sejak kasus suap pengadaan bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020 yang menjerat mantan Menteri Sosial Juliari P. Batubara, KPK pun terus mengembangkan penelusuran terhadap pihak-pihak lain yang diduga turut terlibat dalam berbagai skema korupsi bantuan sosial selama masa pandemi.

Kasus-kasus terkait yang diumumkan sebelumnya meliputi dugaan korupsi penyaluran bansos beras untuk Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2020-2021 (disidik sejak Maret 2023), serta dugaan korupsi pengadaan bansos presiden untuk penanganan COVID-19 (disidik sejak Juni 2024).

Terbaru, KPK juga mencegah empat orang bepergian ke luar negeri terkait penyidikan kasus pengangkutan bansos Kemensos ini. Mereka adalah Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial, Edi Suharto (ES); Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik (DNR Logistics) dan Dirut PT Dosni Roha Indonesia (DNR), Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT); mantan Dirut DNR Logistics 2018-2022, Kanisius Jerry Tengker (KJT); serta Direktur Operasional DNR Logistics 2021-2024, Herry Tho (HER).

Langkah pencegahan ini memperkuat sinyal bahwa dugaan keterlibatan pihak swasta dan pejabat dalam pengangkutan bansos menjadi titik fokus baru dalam pemberantasan korupsi oleh KPK. Penyidikan pun diprediksi akan terus bergulir, seiring dengan pengumpulan alat bukti dan pemanggilan pihak-pihak terkait.

Meski belum merinci secara resmi peran para tersangka, KPK menegaskan komitmennya untuk menuntaskan semua perkara terkait bantuan sosial yang diselewengkan, terutama dalam situasi darurat seperti pandemi, di mana bantuan tersebut seharusnya menyelamatkan jutaan rakyat kecil.***

Berita Terkait

Komisi III DPR RI Terima Pengaduan Kasus Dana Desa Pattallassang, Rudianto Lallo Soroti Profesionalisme Aparat
Isu Penghentian Kasus Tanjung Bunga Hoaks, Kajati Sulsel: Penyidikan Jalan Terus
Terpidana Kometik Ilegal Mira Hayati Ajukan Sertifikat Ruko untuk Cicil Denda Rp1 Miliar
Berkas Kredit Fiktif Mandiri Rp120 M Mandek Ditangan Penyidik Polda Sulsel
Diduga Dikriminalisasi,  Kuasa Hukum Jabal Nur Minta Kapolda Turun Tangan
Pulihkan Aset, Kejati Sulsel Tracing Aset Mira Hayati
PN Makassar Kabulkan Praperadilan Kasus Kekerasan Jurnalis
Ahli Dewan Pers: Praperadilan Kekerasan Jurnalis Dapat Dikabulkan

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 15:54 WIB

Komisi III DPR RI Terima Pengaduan Kasus Dana Desa Pattallassang, Rudianto Lallo Soroti Profesionalisme Aparat

Rabu, 8 April 2026 - 09:28 WIB

Isu Penghentian Kasus Tanjung Bunga Hoaks, Kajati Sulsel: Penyidikan Jalan Terus

Senin, 6 April 2026 - 09:11 WIB

Terpidana Kometik Ilegal Mira Hayati Ajukan Sertifikat Ruko untuk Cicil Denda Rp1 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 20:54 WIB

Berkas Kredit Fiktif Mandiri Rp120 M Mandek Ditangan Penyidik Polda Sulsel

Rabu, 1 April 2026 - 12:07 WIB

Diduga Dikriminalisasi,  Kuasa Hukum Jabal Nur Minta Kapolda Turun Tangan

Berita Terbaru