Indonesia Akan Impor Minyak dan LPG dari Rusia

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 15 April 2026 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Pemerintah melalui
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan akan impor minyak mentah dan LPG dari Rusia.

Kepastian itu disampaikan Bahlil usai bertemu dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev dan sejumlah perusahaan energi Rusia seperti Rosneft, Ruschem, Zarubezhneft, dan Lukoil.

Pertemuan itu turut membahas kemungkinan kerja sama pengembangan infrastruktur kilang minyak dan penyimpanan minyak mentah di Indonesia.

“Kita mendapatkan hasil yang cukup baik di mana kita bisa mendapatkan cadangan crude kita untuk kita tambah. Di samping itu juga kita akan bisa mendapatkan LPG,” kata Bahlil seusai pertemuan tersebut, dikutip dari siaran pers Kementerian ESDM, Selasa (14/4/2026).

Bahlil menyatakan kerja sama tersebut dijajaki melalui skema antarpemerintah (G2G) dan business-to-business (B2B).

Bahlil berharap kerja sama itu dapat memberi kepastian terhadap ketersediaan cadangan energi nasional khususnya untuk minyak mentah dan LPG di Indonesia.

Tanker di Laut Hitam./dok. Bloomberg
Selain itu, dia mengungkapkan Indonesia terbuka untuk memperluas ruang kerja sama dengan Rusia, termasuk dalam mengembangkan storage crude, penjajakan pemanfaatan energi nuklir, serta kerja sama di sektor mineral.

“Sekali lagi saya katakan bahwa insyaallah bisa kita mendapatkan yang baik,” kata Bahlil.

Bahlil menilai Rusia memiliki posisi strategis untuk memasok komoditas energi ke Indonesia, terutama di tengah ketidakpastian pasar energi dunia yang dipengaruhi faktor geopolitik dan fluktuasi produksi.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev menyatakan kesiapan membantu Indonesia dalam memperkuat ketahanan energi.

“Sebagai mitra strategis, kami siap berkolaborasi terutama dalam penyediaan minyak dan gas, penyimpanan, maupun kelistrikan dalam hal ini pembangkit listrik tenaga nuklir”, jelas Sergey Tsivilev.

Terpisah, Tsivilev sebelumnya menyatakan Indonesia tengah menjajaki peluang pembelian produk minyak dari Rusia dalam kontrak jangka panjang, menyatakan proses negosiasi tengah berlangsung.

Tsivilev sendiri hadir dalam pertemuan kenegaraan antara Presiden Vladimir Putin dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kremlin, Senin (13/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut hadir.

Sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita Sputnik dan Interfax, Tsivilev menyatakan Rusia telah menerima permintaan dari Indonesia untuk memasok minyak.

“Saat ini kami secara serius tengah mempertimbangkan kontrak jangka panjang dengan harga yang saling menguntungkan,” ujar Tsivilev dalam sebuah wawancara dengan Channel One, sebagaimana dilaporkan Sputnik dan Interfax, Selasa (14/4/2026).

Sebelumnya, Prabowo menyebut pertemuannya dengan Putin di Istana Kremlin, Moskwa untuk berkonsultasi ihwal kondisi geopolitik terkini, hingga ingin memperkuat kerja sama di bidang ekonomi dan energi.

Pertemuan tersebut digelar Prabowo pada Senin (13/4/2026), di tengah gejolak pasar minyak dan gas (migas) akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran, yang menyebabkan jalur perdagangan migas dunia di Selat Hormuz ditutup.

“Karena itu kami merasa sangat perlu untuk konsultasi bagaimana kita hadapi situasi ke depan dan terutama kalau bisa kita terus mempererat kerja sama,” kata Prabowo di Istana Kremlin, ditayangkan secara daring, Senin (13/4/2026) malam.(*)

 

Berita Terkait

Kemenhaj – Kemenimipas Perkuat Layanan Haji 2026
Bahas PSEL di Pusat, Wali Kota Makassar Harap Lokasinya Tetap di TPA Antang
Idrus Marham Respon Kelompok Kritis: Kebijakan Presiden Sangat Mendasar, Prospektif dan Antisipatif
Pemerintah Kaji WFH Setiap Jumat, Targetkan Konsumsi BBM Nasional Turun 20 Persen
PMI Pertimbangkan Kirim Bantuan Kesehatan untuk Iran Lewat Jalur Internasional
KPK Terbitkan Surat Edaran Larangan Penggunaan Kendaraan Dinas di Hari Raya
BGN Hentikan 717 SPPG, Tak Punya Sertifikasi Higienis
Pertamina Minta Masyarakat Tenang Soal Stok Cadangan BBM 21 Hari

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 07:39 WIB

Kemenhaj – Kemenimipas Perkuat Layanan Haji 2026

Rabu, 15 April 2026 - 06:13 WIB

Indonesia Akan Impor Minyak dan LPG dari Rusia

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:55 WIB

Bahas PSEL di Pusat, Wali Kota Makassar Harap Lokasinya Tetap di TPA Antang

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:47 WIB

Idrus Marham Respon Kelompok Kritis: Kebijakan Presiden Sangat Mendasar, Prospektif dan Antisipatif

Senin, 23 Maret 2026 - 12:37 WIB

Pemerintah Kaji WFH Setiap Jumat, Targetkan Konsumsi BBM Nasional Turun 20 Persen

Berita Terbaru

Nasional

Kemenhaj – Kemenimipas Perkuat Layanan Haji 2026

Kamis, 16 Apr 2026 - 07:39 WIB