Atasi Antrian BBM Subsidi di SPBU, Pemprov Sulsel Perkuat Koordinasi

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 4 September 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat koordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi persoalan antrian BBM bersubsidi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Sekretaris Pemprov Sulsel, Jufri Rahman, mengatakan kebijakan dan penyaluran BBM bersubsidi melibatkan kewenangan pemerintah pusat dan badan usaha yang ditugaskan dalam pendistribusiannya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berperan melakukan koordinasi, fasilitasi, pembinaan, dan pengawasan bersama pihak terkait sesuai kewenangan.
Karena itu, kata Jufri, penanganan persoalan antrean BBM membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Pertamina, hingga pengusaha SPBU yang tergabung dalam Hiswana Migas.

Ia mengatakan, salah satu langkah yang dibahas dalam rapat koordinasi adalah penataan kendaraan setelah melakukan pengisian BBM agar tidak menimbulkan penumpukan kendaraan di sekitar SPBU.

“Tadi sudah ada ketegasan bahwa setelah ini, polisi, Satpol PP dan Satgas kabupaten /kota yang rencana dibentuk itu akan memerintahkan tidak boleh ada mobil parkir setelah mengisi di SPBU,” tuturnya.

Menurut Jufri, antrean kendaraan, khususnya kendaraan berukuran besar, di sejumlah SPBU telah berdampak terhadap kelancaran lalu lintas di beberapa ruas jalan, terutama di Kota Makassar.

Karena itu, antrean perlu segera diurai agar tidak menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan BBM.

Pemprov Sulsel juga siap menindaklanjuti hasil rapat dengan menyiapkan langkah koordinasi bersama pemerintah kabupaten dan kota, termasuk rencana pembentukan satuan tugas untuk membantu penanganan antrean di SPBU.
Menurut Jufri, usulan tersebut menjadi salah satu masukan dari Hiswana Migas agar terdapat mekanisme dan langkah penanganan yang lebih jelas di lapangan.

“Hal ini menjadi masukan dari Hiswana Migas agar ada aturan yang jelas untuk dilakukan penegasan di SPBU, sehingga tidak terjadi insiden antara operator SPBU dengan masyarakat yang mengantre,” imbuhnya.(*)

Berita Terkait

Proyek Irigasi Air Tanah Rp 1,6 Miliar di Jeneponto Belum Selesai, Mahasiswa Desak Kejari Periksa Balai
Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo Dukung BNN Putus Jaringan Bandar Narkoba di Sulsel
Polisi Amankan Terduga Pelaku Tabrak Lari di Poros Malino Gowa
Gerakan Pangan Murah Nasional Digelar Serentak, Sulsel Perkuat Akses Pangan Terjangkau
Pemprov Sulsel Siapkan Jalur Sepeda untuk Ruas Jalan di Bu’rung – Bu’rung Gowa
Polisi Mulai Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Koma 6 Hari
Dewan Dukung Langkah Kapolda Sulsel Berantas Narkoba – Geng Motor
Plt Bupati Gowa  Darmawangsyah Muin Akan Aktifkan Kembali 7 Pejabat yang Dinonaktifkan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:35 WIB

Proyek Irigasi Air Tanah Rp 1,6 Miliar di Jeneponto Belum Selesai, Mahasiswa Desak Kejari Periksa Balai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo Dukung BNN Putus Jaringan Bandar Narkoba di Sulsel

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Polisi Amankan Terduga Pelaku Tabrak Lari di Poros Malino Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Gerakan Pangan Murah Nasional Digelar Serentak, Sulsel Perkuat Akses Pangan Terjangkau

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Pemprov Sulsel Siapkan Jalur Sepeda untuk Ruas Jalan di Bu’rung – Bu’rung Gowa

Berita Terbaru

Opini

IHSG dan Harga Sebuah Kepercayaan

Minggu, 25 Okt 2026 - 06:37 WIB