PROJO Sulsel Desak DPP untuk  Bertransformasi Menjadi Partai Politik

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PROJO Sulawesi Selatan mendesak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PROJO segera mengambil langkah terkait masa depan organisasi.

Setelah lebih dari satu dekade berada di tengah dinamika politik nasional, PROJO dinilai sudah saatnya membuka diskusi serius mengenai kemungkinan bertransformasi dari organisasi kemasyarakatan menjadi partai politik.

Ketua DPD PROJO Sulsel, Herwin Niniala, menilai gagasan tersebut sudah mendesak untuk dibicarakan secara terbuka sebagai bagian dari proses pendewasaan organisasi sekaligus persiapan menghadapi perubahan politik Indonesia menuju Pemilu 2029.

Menurut Herwin, PROJO telah memiliki pengalaman panjang, struktur organisasi yang tersebar di berbagai daerah, serta basis kader dan simpatisan yang selama bertahun-tahun terlibat dalam berbagai agenda kebangsaan.

“Menurut saya, sudah waktunya PROJO berani mendiskusikan masa depannya secara lebih besar. Kita tidak boleh selamanya hanya menjadi kekuatan pendukung,” kata Herwin di Makassar, Senin, (31/8/2026).

Lebih lanjut, Herwin mengatakan PROJO Sulsel siap mengikuti seluruh proses dan ketentuan verifikasi yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Selama sepuluh tahun, kata dia, PROJO Sulsel telah memiliki struktur kepengurusan di 20 DPC kabupaten/kota, ribuan PAC, serta keterwakilan perempuan.

“Ini sudah melebihi 50 persen sesuai persyaratan KPU,” ujarnya.

Herwin menambahkan, gagasan PROJO menjadi partai politik tidak boleh diterjemahkan hanya sebagai keinginan untuk mendapatkan kekuasaan ataupun jabatan politik.

Transformasi menjadi partai, menurutnya, justru harus dimaknai sebagai upaya memberikan saluran politik yang lebih konkret terhadap aspirasi masyarakat yang selama ini diperjuangkan melalui gerakan kerelawanan.

“Kalau selama ini kita mampu mengantarkan dan mendukung pemimpin, mengapa tidak mulai berpikir membangun wadah politik yang mampu melahirkan pemimpin? Kalau selama ini kita mengawal kebijakan, mengapa tidak mempersiapkan kader-kader yang suatu hari ikut menentukan dan membuat kebijakan?,” katanya.

Herwin mengatakan PROJO memiliki modal sosial dan pengalaman politik yang tidak sedikit. Organisasi tersebut telah tumbuh sejak era Joko Widodo dan kini menyatakan tetap mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Karena itu, tantangan terbesar PROJO berikutnya bukan hanya mempertahankan eksistensi organisasi, melainkan menentukan untuk apa kekuatan besar tersebut digunakan dalam jangka panjang.

Pemilu 2029, kata Herwin, akan menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan PROJO. Karena itu, perdebatan mengenai kemungkinan PROJO menjadi partai politik merupakan sesuatu yang sah dalam demokrasi.

“Jangan alergi mendengar kata partai politik. Kalau politik dijalankan dengan benar, politik adalah alat memperjuangkan kesejahteraan rakyat,” imbuhnya menandaskan.(*)

Berita Terkait

IAS Tegaskan Anggota Fraksi Golkar  Jadi Prioritas Caleg di Pemilu 2029
Dua Nama Menguat Jadi Pendamping Darmawangsyah Muin di Gowa
Musda Golkar Gowa Mulai Berlangsung, Lukman B Kady Calon yang Menguat
Idrus Marham Tanggapi Kritikan Kinerja Kepada Menteri Golkar
PPP Sulsel Tegaskan Pemecatan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Ialah Hasil Rakornas
Golkar Sulsel Target Naikkan Kursi Legislatif 50 Persen di Pemilu 2029
Sekjen Sarmuji Lantik 198 Pengurus Golkar Sulsel yang Dinahkodai IAS
Appi Resmi Nahkodai Demokrat Sulsel, Konsolidasi dan Formasi Pengurus Dikebut 30 Hari

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:35 WIB

IAS Tegaskan Anggota Fraksi Golkar  Jadi Prioritas Caleg di Pemilu 2029

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Dua Nama Menguat Jadi Pendamping Darmawangsyah Muin di Gowa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Musda Golkar Gowa Mulai Berlangsung, Lukman B Kady Calon yang Menguat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Idrus Marham Tanggapi Kritikan Kinerja Kepada Menteri Golkar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPP Sulsel Tegaskan Pemecatan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Ialah Hasil Rakornas

Berita Terbaru