Bawaslu Ajak Mahasiswa  Tingkatkan Literasi Demokrasi

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Dr. Herwyn J.H. Malonda, M.Pd., M.H., menekankan bahwa literasi demokrasi adalah pondasi utama bagi mahasiswa dalam mengawal integritas Pemilu. Hal tersebut disampaikannya saat membawakan kuliah umum bertajuk “Peran Bawaslu dalam Meningkatkan Literasi Demokrasi dan Partisipasi Politik Mahasiswa” yang digelar di FISIP Universitas Hasanuddin, Senin (11/5).

Dalam forum tersebut, Herwyn menggarisbawahi bahwa partisipasi mahasiswa tidak hanya berhenti pada bilik suara, melainkan juga menjadi filter aktif terhadap gempuran disinformasi digital.

Dekan FISIP Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Phil. Sukri, S.IP., M.Si., dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Bawaslu RI sebagai narasumber “tangan pertama” yang mampu memberikan perspektif praktis mengenai tata kelola demokrasi.

“Kegiatan ini sangat baik karena membawa perspektif langsung dari praktisinya. Ini merupakan bagian dari kurikulum kami untuk menghadirkan pakar guna menjembatani teori dan praktik, khususnya dalam membekali mahasiswa mengenai literasi demokrasi,” ujar Prof. Sukri saat membuka acara.

Menyambung tema literasi, Herwyn menyoroti fenomena pemilih pada Pemilu 2024 yang didominasi oleh kaum milenial dan Gen Z hingga lebih dari 50 persen. Menurutnya, literasi digital menjadi syarat mutlak bagi partisipasi politik yang sehat.

“Kami mengajak generasi muda untuk terlibat minimal dengan menyaring informasi. Saring dulu sebelum sharing,” tegas Herwyn. Ia menjelaskan bahwa verifikasi adalah kunci agar partisipasi mahasiswa mampu menghasilkan iklim politik yang mempersatukan, bukan memecah belah. Jika informasi tidak tervalidasi dengan baik, Ia meminta agar informasi tersebut berhenti di tangan mahasiswa sebagai pemilih cerdas.

Literasi demokrasi juga mencakup pemahaman terhadap ancaman teknologi baru seperti Artificial Intelligence (AI) dan deepfake. Herwyn mencontohkan kasus manipulasi identitas visual calon peserta pemilu yang sempat masuk ke ranah hukum di Mahkamah Konstitusi.

“Tantangan ke depan adalah manipulasi AI. Seakan-akan seseorang berbicara, padahal itu mesin. Mahasiswa harus memiliki literasi untuk membedakan mana yang asli dan palsu agar tidak terjebak dalam disinformasi,” jelasnya.

Sebagai langkah nyata meningkatkan partisipasi, Herwyn memaparkan berbagai instrumen pengawasan partisipatif yang dapat diakses mahasiswa.

“Pertama, Kanal Digital: Pemanfaatan ‘Awasi Jarimu’ dan ‘Siwaslu’ sebagai sarana pelaporan berbasis teknologi. Kedua, Pelindungan Pelapor: Kerja sama dengan LPSK untuk menjamin keamanan mahasiswa yang aktif melaporkan pelanggaran. dan Ketiga, Forum Akademik: Rencana pembentukan forum pengawasan pemilu di kampus dan kolaborasi riset pengawasan pemilu 2029,” papar Herwyn.

Kegiatan yang dihadiri ratusan mahasiswa ini ditutup dengan harapan agar kampus menjadi pusat gerakan literasi demokrasi yang kritis. Turut hadir dalam acara ini jajaran Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan serta Bawaslu dari Kabupaten Gowa, Maros, dan Kota Makassar.

Berita Terkait

Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola Program Makan Bergizi Gratis
DPRD Sulsel Akan Kawal Aspirasi Warga Soal Penolakan Lokasi PSEL di Tamalanrea
Bawaslu Sulsel Tingkatkan Kompetensi Jajaran Sekretariat dalam Mengawal Kualitas Data Pemilih Berkelanjutan
Ombudsman Sulsel Dorong Pelayanan Publik yang Bernilai dan Bebas Maladministrasi dalam FKP KPKNL Makassar
Dugaan Cinta Segitiga Pencabutan Beasiswa Program Doktor Rezqila dari Pemkab Gowa
Komisi B DPRD Sulsel – Pemkab Barru Bahas DBH  Pembiayaan BPJS Kesehatan
Ketua Bawaslu Sulsel Hadiri Pelantikan DPW PPP, Perkuat Komunikasi Konstruktif dan Kolaborasi
Pemprov Libatkan TNI Bangung Rumah Layak Huni di

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:41 WIB

Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:14 WIB

DPRD Sulsel Akan Kawal Aspirasi Warga Soal Penolakan Lokasi PSEL di Tamalanrea

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:34 WIB

Bawaslu Sulsel Tingkatkan Kompetensi Jajaran Sekretariat dalam Mengawal Kualitas Data Pemilih Berkelanjutan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:50 WIB

Ombudsman Sulsel Dorong Pelayanan Publik yang Bernilai dan Bebas Maladministrasi dalam FKP KPKNL Makassar

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:47 WIB

Dugaan Cinta Segitiga Pencabutan Beasiswa Program Doktor Rezqila dari Pemkab Gowa

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Sabtu, 27 Jun 2026 - 12:41 WIB

Opini

Memilah di Dapur, Mencampur di Truk

Sabtu, 27 Jun 2026 - 12:23 WIB