Komisi B DPRD Sulsel – Pemkab Barru Bahas DBH  Pembiayaan BPJS Kesehatan

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –  Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Barru, Selasa (23/6/2026).

Kunjungan yang diterima Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, di Ruang Rapat Lantai 5 Kantor Bupati Barru tersebut menjadi kunjungan kerja perdana Komisi B DPRD Sulsel ke Barru sejak dilantik sekitar satu tahun lalu.

Dalam kesempatan itu, Abustan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi B DPRD Sulsel yang dinilainya menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

Menurutnya, Kabupaten Barru saat ini menghadapi berbagai tantangan fiskal akibat menurunnya kapasitas anggaran daerah. PAD Kabupaten Barru yang mencapai sekitar Rp60 miliar sebagian besar masih bersumber dari sektor layanan kesehatan, sementara PAD murni yang dapat digunakan untuk pembangunan daerah hanya sekitar Rp38 miliar.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten terus diperkuat. Daerah membutuhkan dukungan agar pelayanan publik dan pembangunan dapat berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Abustan.

Ia juga berharap sejumlah persoalan yang dihadapi daerah, seperti tunggakan Dana Bagi Hasil (DBH), kebijakan sharing pembiayaan BPJS Kesehatan, hingga dukungan pembangunan infrastruktur dapat menjadi perhatian bersama.

Sementara  Ketua Komisi B, Andi Azizah Irma Wahyudiyanti mengatakan kunjungan tersebut selain untuk mempererat silaturahmi, juga membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Tahun 2025.

“Kunjungan ini selain sebagai ajang silaturahmi, juga bertujuan membahas sejumlah hal strategis, khususnya terkait tindak lanjut LHP BPK Tahun 2025,” ujarnya.

Menurut Azizah, meski Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), masih terdapat sejumlah catatan penting dari BPK yang perlu mendapat perhatian bersama, termasuk persoalan Dana Bagi Hasil (DBH).

“Kami memahami bahwa di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini, DBH sangat diharapkan oleh pemerintah kabupaten dan kota untuk mendukung pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, persoalan DBH menjadi perhatian serius DPRD Sulsel karena berpengaruh langsung terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik.

Selain itu, Komisi B DPRD Sulsel juga menyoroti kebijakan sharing pembiayaan BPJS Kesehatan yang dinilai perlu mendapatkan kejelasan agar tidak membebani pemerintah daerah.

“Kami berharap ke depan ada kebijakan yang lebih baik dan lebih jelas sehingga pemerintah daerah memiliki kepastian dalam penganggaran, khususnya untuk menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan masyarakat,” jelas Azizah.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi B DPRD Sulsel juga membahas Ranperda Pengelolaan Aset yang saat ini sedang dibahas Panitia Khusus (Pansus) Aset DPRD Sulsel. Pemerintah Kabupaten Barru diharapkan dapat membantu penyediaan data terkait aset milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang berada di wilayah Barru.

“Kami berharap aset-aset milik Pemerintah Provinsi yang berada di Kabupaten Barru dapat terdata dengan baik. Jika terdapat aset yang potensial untuk dikembangkan dan menghasilkan nilai ekonomi, tentu dapat menjadi peluang meningkatkan pendapatan daerah,” ungkapnya.

Azizah berharap kunjungan kerja tersebut dapat memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Barru dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Semoga pertemuan ini tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten demi kemajuan Sulawesi Selatan secara bersama-sama,” tutupnya.(*)

Berita Terkait

Usai Pemkot Makassar, Kini Giliran Pemprov Sulsel Terbitkan Edaran Siswa SMA/SMK Belajar Daring Imbas BBM
Gubernur Sulsel  – PLN Bahas Solusi Pemadaman Bergilir
Legislator Senayan Asal Sulsel Eva Stevany Rataba Dimutakhirkan Jadi Desil 10
Kejati Sulsel Beri Penerangan Hukum di Dinkes, Paparkan Modus Korupsi Sektor Kesehatan
BBM – LPG Langka, DPRD Sulsel Datangi Kantor Pertamina
Polda Sulsel Bakal Telusuri Kelangkaan BBM, Berimbas Antrean Panjang di SPBU
Dari 4S ke 5S, Sidrap Bertransformasi Jadi Daerah Percontohan Perekonomian di Indonesia
Pasokan BBM dan LPG 3 Kg Bermasalah, Ketua DPRD Sulsel Minta Pertamina Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 09:34 WIB

Usai Pemkot Makassar, Kini Giliran Pemprov Sulsel Terbitkan Edaran Siswa SMA/SMK Belajar Daring Imbas BBM

Kamis, 10 September 2026 - 17:18 WIB

Gubernur Sulsel  – PLN Bahas Solusi Pemadaman Bergilir

Kamis, 10 September 2026 - 10:25 WIB

Legislator Senayan Asal Sulsel Eva Stevany Rataba Dimutakhirkan Jadi Desil 10

Kamis, 10 September 2026 - 06:51 WIB

Kejati Sulsel Beri Penerangan Hukum di Dinkes, Paparkan Modus Korupsi Sektor Kesehatan

Rabu, 9 September 2026 - 13:05 WIB

BBM – LPG Langka, DPRD Sulsel Datangi Kantor Pertamina

Berita Terbaru