Wali Kota Munafri Dorong Lulusan Universitas Ciputra Jadi Motor Penggerak Ekonomi Makassar

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 27 September 2025 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri wisuda perdana Universitas Ciputra Makassar (School of Business) yang digelar di Dian Auditorium UC Makassar, Citraland City Center Point of Indonesia (CPI), Sabtu (27/9/2025).

Acara tersebut dihadiri jajaran pimpinan Ciputra Group, di antaranya Managing Director Harun Hajadi, Direktur Cipta Ciputra Harun, serta Dewan Pelaksana Yayasan Ciputra Pendidikan Prof. Denny Bernardus.

Turut hadir Kepala LLDIKTI Wilayah IX Andi Lukman, Ketua Senat Universitas Ciputra Makassar Prof. Jenny Lukito Setiawan, Rektor Universitas Ciputra Surabaya Prof. Wirawan, serta Direktur UC Makassar Tony Antonio.

Dewan Pelaksana Yayasan Ciputra Pendidikan, Prof. Denny Bernardus dalam sambutannya menyebut kehadiran Universitas Ciputra Makassar adalah langkah besar dalam mewujudkan keinginan Ciputra untuk meningkatkan jumlah entrepreneur di Indonesia.

“Wisuda pertama Universitas Ciputra hari ini menjadi bagian dari visi besar penciptaan entrepreneur dan pendidikan berkualitas,” katanya.

Sejalan dengan Prof. Denny, pada momentum bersejarah ini, Munafri menyampaikan pesan khusus kepada 164 wisudawan agar berani mengambil peran sebagai pengusaha muda yang kelak mampu menjadi motor penggerak ekonomi di Kota Makassar.

Munafri memulai pesannya bahwa sebagai Wali Kota, Ia hadir lebih dari sekadar memenuhi undangan, melainkan karena dirinya ingin menyaksikan lahirnya calon-calon entrepreneur dari kampus Ciputra.

“Saya mau melihat para calon pengusaha yang muncul dari Universitas Ciputra ini, yang saya berharap mereka inilah nanti yang akan membangun Kota Makassar bersama-sama dengan kita ke depan,” ucapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Munafri mengingatkan tantangan besar yang dihadapi Indonesia. Dari total penduduk lebih dari 250 juta jiwa, jumlah entrepreneur belum mencapai 4 persen. Angka ini jauh tertinggal dibanding negara lain, misalnya Singapura yang dengan penduduk hanya 6 juta jiwa, justru memiliki rasio pengusaha sebesar 12 persen.

“Bayangkan putaran ekonomi kita, dengan 250 juta jiwa hanya digerakkan kurang dari 4 persen pengusaha. Tentu akan berjalan lambat. Karena itu, kita butuh lebih banyak entrepreneur muda,” tegasnya.

Pemerintah Kota Makassar, lanjut Munafri, berkomitmen memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal agar semakin kuat dan berdaya saing. Saat ini Pemkot telah menerapkan kebijakan agar 50 persen belanja daerah dialokasikan untuk produk lokal, dan 40 persen dari porsi itu wajib untuk UMKM.

“Sulit memang, tapi inilah bentuk keberpihakan pemerintah. Kalau pemerintah membuka ruang dan pengusahanya siap memberikan penetrasi, pasar akan terbentuk. Inilah kolaborasi yang kita butuhkan,” jelasnya.

Menurut Munafri, lahirnya pengusaha baru adalah syarat utama bagi ketahanan ekonomi daerah. Ia mencontohkan bagaimana Sulawesi Selatan mampu bertahan di tengah krisis global beberapa tahun lalu karena komoditas strategis seperti sawit dan cengkeh dikuasai oleh pengusaha lokal, bukan asing.

“Hasilnya berputar di daerah, dan itu yang membuat kita tetap kuat. Nah, inilah pentingnya punya pengusaha-pengusaha lokal yang tangguh,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas wisuda perdana ini. Acara wisuda perdana Universitas Ciputra Makassar ini mewisuda 164 lulusan dari empat spesialisasi, yaitu diantaranya, startup, corporate entrepreneur, family business, dan further study.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya mengucapkan selamat atas diselenggarakannya wisuda perdana yang menghasilkan 164 lulusan. Insyaallah, lulusan-lulusan ini akan memberikan manfaat besar, baik untuk Indonesia maupun untuk Kota Makassar yang kita cintai,” tutupnya.(*)

Berita Terkait

TPA Tamangapa Hanya Terima Residu Mulai Besok, DLH Utamakan Edukasi Sebelum Sanksi
Pemkot Makassar-KPK Rakor Pastikan Proyek Strategis 2026 Berjalan dan Rampung
Camat Ujung Pandang Ajak Warga Tukar Sampah Anorganik dengan Sembako di Sentra Tukar Sampah
BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat
Peneliti Lingkungan Dukung Kebijakan Pemkot Makassar, Pilah Sampah Harus Dimulai dari Rumah
Respons Aduan Warga di Lontara Plus, Satgas Drainase PU Makassar Normalisasi Saluran Kanal
Pertanggungjawaban APBD 2025 Disepakati, Appi: Masukan DPRD Jadi Catatan Penting
Wali Kota Munafri Sambut Peserta Rakernas BAMAGNAS ke-V di Makassar, Tegaskan Komitmen Toleransi 

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:37 WIB

TPA Tamangapa Hanya Terima Residu Mulai Besok, DLH Utamakan Edukasi Sebelum Sanksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:42 WIB

Pemkot Makassar-KPK Rakor Pastikan Proyek Strategis 2026 Berjalan dan Rampung

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:59 WIB

Camat Ujung Pandang Ajak Warga Tukar Sampah Anorganik dengan Sembako di Sentra Tukar Sampah

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:17 WIB

BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:54 WIB

Peneliti Lingkungan Dukung Kebijakan Pemkot Makassar, Pilah Sampah Harus Dimulai dari Rumah

Berita Terbaru