Tolak Lokasi Pembangunan PSEL di Tamalanrea, Warga Bira Akan Temui Wali Kota Makassar

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 15 Agustus 2025 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Perwakilan PT SUS mendatangi SMA Negeri 6 Makassar untuk melakukan pertemuan dengan pihak sekolah, Jumat (15/8/2025). Dalam kunjungan tersebut, mereka bertemu langsung dengan Humas sekolah, H. Hasanuddin, dan salah seorang guru, Marten.

Pertemuan berlangsung di ruang guru dan membahas sejumlah hal terkait rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang lokasinya berdekatan dengan lingkungan sekolah.

Dua perwakilan PT SUS, termasuk seorang perempuan dan pria keturunan Tionghoa, menjadi delegasi yang menyampaikan penjelasan kepada pihak sekolah.

Sementara itu, Puluhan warga dari Mula Baru, Tamalalang, Klaster Alamanda, dan Klaster Akasia memadati ruang pertemuan dalam agenda mediasi antara perwakilan warga dengan pihak SMA Negeri 6.

Mediasi yang turut dihadiri kepala sekolah dan humas SMAN 6 ini membahas keresahan warga terkait rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di sekitar kawasan mereka.

Suasana berlangsung cukup tegang karena warga hadir dalam jumlah besar untuk menyuarakan penolakan dan kekhawatiran atas dampak lingkungan maupun kenyamanan belajar siswa.

Puluhan warga Bira, Kelurahan Tamalanrea, berencana mendatangi Balai Kota Makassar pada Selasa (19/8/2025) untuk bertemu langsung dengan Wali Kota Munafri Arifuddin.

Langkah ini diambil guna menyampaikan penolakan mereka terhadap rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang akan dibangun di sekitar permukiman Mula Baru, Tamalalang, Klaster Alamanda, dan Klaster Akasia.

“Kami sudah mengajukan permohonan audiensi. Semoga Pak Wali bisa menerima kami,” kata Haji Akbar Adhy, salah satu perwakilan warga, Jumat (15/8/2025).

Menurutnya, sekitar 50 warga siap hadir untuk mengawal aspirasi tersebut. Mereka menilai proses penentuan lokasi PSEL tidak transparan dan tidak memperhatikan aspek keselamatan warga.

“Penolakan ini untuk menyelamatkan lingkungan dan kesehatan kami di masa depan. Kami ingin hidup bebas dari polusi demi anak cucu,” tegas Haji Akbar.

Sebelumnya, ratusan warga Bira telah menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Kota Makassar, Jalan AP Pettarani, dan mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Ketua Komisi C DPRD Makassar Azwar.

Aksi tersebut juga diikuti sejumlah siswa SMAN 6 Makassar yang khawatir keberadaan PSEL akan mengganggu proses belajar mengajar.

Warga berharap pertemuan dengan Wali Kota dapat menjadi langkah awal mencari solusi, termasuk kemungkinan memindahkan lokasi PSEL ke area yang dinilai lebih aman dan tidak meresahkan masyarakat.***

Berita Terkait

Serah Terima LHP BPK, Munafri Tegaskan Komitmen Jalankan Tata Kelola Pemerintah Akuntabel
Operasi SAR Gabungan Dipimpin BPBD Makassar, Berhasil Temukan Anak Tenggelam di Pantai Barombong
Inovasi Warga Makassar, Sampah Plastik Disulap Jadi Energi
Padel Qu dan Mye Lounge Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Dukung Sport Tourism
Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Langit Sulsel, Wali Kota Makassar Instruksikan BPBD Turun Mencari
Razia Anjal – Gepeng: Dinsos Makassar Amankan 10 Anak Jalanan Dugaan Eksploitasi di BTP
Pemkot Makassar Tuntaskan Pembebasan Lahan Jembatan Baru Barombong di Tahun 2026
Di Raker IKA FH Unhas, Munafri Tekankan Pentingnya Database dan Program Berkelanjutan

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 10:47 WIB

Serah Terima LHP BPK, Munafri Tegaskan Komitmen Jalankan Tata Kelola Pemerintah Akuntabel

Senin, 19 Januari 2026 - 09:59 WIB

Operasi SAR Gabungan Dipimpin BPBD Makassar, Berhasil Temukan Anak Tenggelam di Pantai Barombong

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:20 WIB

Inovasi Warga Makassar, Sampah Plastik Disulap Jadi Energi

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:05 WIB

Padel Qu dan Mye Lounge Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Dukung Sport Tourism

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:04 WIB

Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Langit Sulsel, Wali Kota Makassar Instruksikan BPBD Turun Mencari

Berita Terbaru

Olahraga

TVRI Bebaskan UMKM Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026

Senin, 19 Jan 2026 - 09:27 WIB

Sulawesi Selatan

Pemerintah Evaluasi Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Maros

Senin, 19 Jan 2026 - 08:29 WIB