Sidrap Peringati Hari Otoda ke-30, Perkokoh Sinergi Pusat-Daerah demi Wujudkan Asta Cita

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 27 April 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30 tingkat kabupaten, Senin (27/4/2026). Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Kompleks SKPD Sidrap, dipimpin Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, selaku inspektur upacara.

Peringatan dihadiri Wakil Bupati Nurkanaah, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, camat, pejabat administrator, serta aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Agenda upacara ini diisi dengan pembacaan sejarah otonomi daerah yang mengulas kembali perjalanan bangsa dalam menerapkan kebijakan desentralisasi sejak awal diberlakukannya. Pembacaan dilakukan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Anis Dahlan.

Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan tahun ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk merefleksikan peran strategis dalam pembangunan nasional.

Bupati Syaharuddin Alrif saat membacakan amanat Menteri Dalam Negeri menekankan otonomi daerah merupakan instrumen krusial untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat pelayanan publik.

“Tema tahun ini melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal untuk bersama-sama mewujudkan Asta Cita. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci utama dalam keberhasilan pembangunan nasional agar tidak terjadi tumpang tindih program maupun duplikasi anggaran,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, ditegaskan pula pentingnya reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil. Syaharuddin menyampaikan, seluruh jajaran pemerintah termasuk di Kabupaten Sidrap agar tidak terjebak pada rutinitas administratif semata, melainkan harus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan inovatif.

Selain isu tata kelola, Bupati juga menyoroti arahan Presiden Republik Indonesia mengenai kedisiplinan fiskal. Seluruh instansi diinstruksikan untuk menyelenggarakan kegiatan secara sederhana, tidak berlebihan, serta menghindari pemborosan anggaran yang tidak berdampak langsung pada masyarakat.

“Setiap penggunaan anggaran harus dipastikan memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat. Kita harus lebih cermat dalam mengelola sumber daya, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi,” terang Syaharuddin.

Bupati Syaharuddin selanjutnya mengungkapkan, di lingkup Kabupaten Sidrap sinergi pemerintah pusat dan daerah telah berjalan dengan baik dan memberi dampak nyata di tengah masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama unsur Forkopimda dan segenap instansi vertikal telah menjalankan sinergi yang kuat dengan pemerintah pusat. Alhamdulillah, kolaborasi ini telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sidrap,” terangnya.

Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung dan menyelaraskan program-program pusat dengan kebutuhan daerah demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

Berita Terkait

Kosgoro 1957 Sulsel Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Desa
Jadi Saksi di Laporan Khaerul Aco, Adik Bupati Gowa Datangi Polda Sulsel Beri Kesaksian
LBH Pers Makassar pertanyakan kasus kekerasan jurnalis di Polda Sulsel
Polda Sulsel Belum Penuhi Petunjuk Jaksa dalam Kasus Kekerasan Jurnalis 
Bawaslu Sulsel Evaluasi Komunikasi Publik, Perkuat Kualitas Informasi Pengawasan
Pemprov Sulsel Ajukan Peningkatan Kapasitas Basarnas di Selayar
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Tahan Bus Bintang Zahira, Sopir dan Ownernya
DPRD dan Pemkab Gowa Kembali Didesak Cabut Perda LAD,  Demo Besar-besaran Agustus Nanti

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:43 WIB

Kosgoro 1957 Sulsel Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Desa

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:55 WIB

Jadi Saksi di Laporan Khaerul Aco, Adik Bupati Gowa Datangi Polda Sulsel Beri Kesaksian

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:03 WIB

LBH Pers Makassar pertanyakan kasus kekerasan jurnalis di Polda Sulsel

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:53 WIB

Polda Sulsel Belum Penuhi Petunjuk Jaksa dalam Kasus Kekerasan Jurnalis 

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:35 WIB

Bawaslu Sulsel Evaluasi Komunikasi Publik, Perkuat Kualitas Informasi Pengawasan

Berita Terbaru