Pengamat Sebut Munafri Arifuddin Sosok Petarung

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 2 November 2025 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Pengamat Komunikasi Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr. Hasrullah menilai Calon Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2025–2030, Munafri Arifuddin, sebagai sosok petarung, tidak mudah menyerah dan representasi generasi baru dalam tubuh Partai Golkar.

Menurutnya, kehadiran Munafri atau yang akrab disapa Appi menjadi angin segar bagi regenerasi politik partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Appi ini bukan bintang baru, tapi dia punya reputasi. Artinya dia sudah tiga kali bertarung di Pilkada Makassar dan akhirnya bisa menang. Itu menunjukkan dia petarung, punya peluang,” ujar Dr. Hasrullah saat diwawancarai wartawan, Minggu (2/11/2025).

Ia menambahkan, keberanian dan konsistensi Appi dalam berpolitik menjadi modal penting untuk memimpin Partai Golkar Sulsel ke depan.

Dengan pengalaman bertarung di arena politik dan manajemen, Appi dinilai memiliki kapasitas untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.

Ia menilai, Appi mampu bertahan dalam dinamika politik. Ini figur yang bisa membawa semangat baru bagi Partai Golkar di Sulsel.

“Kalau mau mencari generasi baru di Golkar, ada Appi. Dia sudah membuktikan diri sebagai petarung,” tutur Hasrullah.

Dr. Hasrullah berharap Partai Golkar Sulawesi Selatan dapat belajar dari pengalaman masa lalu dan memperbaiki kondisi internal partai menjelang pemilihan Ketua DPD I Golkar Sulsel.

Partai Golkar harus melahirkan pemimpin yang benar-benar bekerja untuk kemajuan partai, bukan untuk ambisi pribadi.

“Kita harapkan tidak terjadi yang lalu lagi. Artinya, yang dipilih di Golkar adalah tokoh yang bisa bekerja dan memahami partai politik, serta lebih mementingkan kepentingan Golkar daripada kepentingan pribadi,” ujar Hasrullah di Makassar, Sabtu (1/11/2025).

Menurutnya, menurunnya posisi Partai Golkar dalam berbagai kontestasi politik belakangan ini menjadi sinyal perlunya evaluasi mendalam di tubuh partai.

Ia menyebut, Golkar yang dahulu selalu menjadi pemimpin dalam setiap pesta demokrasi kini justru mengalami penurunan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Golkar yang dulu selalu leading di setiap pesta demokrasi kini justru turun ke posisi kedua. Begitu juga di daerah, kekuatan politiknya berkurang. Ini menunjukkan ada yang salah dan harus segera dibenahi,” tegasnya.(*)

Berita Terkait

Patarai Amir Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Maros
PKB Sulsel Dukung Putusan MK yang Menolak Perpanjangan Masa Jabatan Anggota DPRD
IAS Tegaskan Anggota Fraksi Golkar  Jadi Prioritas Caleg di Pemilu 2029
Dua Nama Menguat Jadi Pendamping Darmawangsyah Muin di Gowa
Musda Golkar Gowa Mulai Berlangsung, Lukman B Kady Calon yang Menguat
Idrus Marham Tanggapi Kritikan Kinerja Kepada Menteri Golkar
PPP Sulsel Tegaskan Pemecatan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Ialah Hasil Rakornas
Golkar Sulsel Target Naikkan Kursi Legislatif 50 Persen di Pemilu 2029

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Patarai Amir Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Maros

Senin, 2 November 2026 - 07:46 WIB

PKB Sulsel Dukung Putusan MK yang Menolak Perpanjangan Masa Jabatan Anggota DPRD

Minggu, 1 November 2026 - 13:35 WIB

IAS Tegaskan Anggota Fraksi Golkar  Jadi Prioritas Caleg di Pemilu 2029

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Dua Nama Menguat Jadi Pendamping Darmawangsyah Muin di Gowa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Musda Golkar Gowa Mulai Berlangsung, Lukman B Kady Calon yang Menguat

Berita Terbaru