HALLOMAKASSAR.COM– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan terus berkomitmen memperkuat kerukunan umat beragama. Ini bertujuan terwujudnya kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh toleransi di daerah itu.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Andi Winarno Eka Putra, mengatakan Sulawesi Selatan dikenal sebagai daerah yang kaya akan keberagaman.
Kerukunan dan kedamaian yang selama ini terjaga merupakan buah semangat persaudaraan, toleransi, dan gotong royong seluruh elemen masyarakat, termasuk umat Buddha.
“Permabudhi menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat persatuan serta nilai-nilai kebangsaan,” katanya pada kegiatan Musda Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan.
Ia berharap melalui Musyawarah Daerah III itu, terpilih pengurus yang solid, visioner, dan mampu membawa Permabudhi Sulawesi Selatan semakin berperan dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, kata dia, organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman dan praktik toleransi, menanamkan nilai-nilai moral, serta membina umat agar mampu menyikapi perbedaan secara bijaksana.
Dengan demikian, organisasi keagamaan dapat menjadi agen perubahan sosial yang turut mewujudkan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis.
“Semoga Musda ini akan menghasilkan keputusan yang bijaksana dan program kerja yang bermanfaat, serta memperkuat peran Permabudhi dalam menjaga kerukunan, memperkokoh persatuan, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa,” imbuhnya. (*)








