Pemprov Sulsel Siapkan Jalur Sepeda untuk Ruas Jalan di Bu’rung – Bu’rung Gowa

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) mendorong pemanfaatan bahu jalan pada ruas Burung-Burung – Bili-Bili, Kabupaten Gowa, sebagai jalur sepeda.

Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang publik yang mendukung aktivitas olahraga sekaligus membudayakan pola hidup sehat di tengah masyarakat. BeritaSulsel Online

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan pembangunan dan pelebaran jalan tidak semata-mata ditujukan untuk memperlancar mobilitas kendaraan bermotor. Infrastruktur jalan juga harus memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi pesepeda serta pejalan kaki.

Hal itu disampaikan Andi Sudirman saat meresmikan Jalan Burung-Burung-Bili-Bili, Rabu (21/10/2026). Ia berharap bahu jalan yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan secara bertahap sebagai jalur khusus untuk aktivitas nonmotor.

“Harapan saya itu nanti jadi jalur sepeda. Jadi, kalau ada jalan lewat kendaraan bermotor, kalau ada dilihat jalur ijo, harapan saya pelan-pelan kita jadikan itu menjadi hak bersama untuk pejalan kaki dan sepeda,” ujar Andi Sudirman.

Menurutnya, penyediaan fasilitas tersebut sejalan dengan program Jalan Sehat Anti Malas Gerak atau Antimager yang digagas Pemprov Sulsel. Program ini bertujuan mendorong masyarakat lebih aktif bergerak dengan memanfaatkan fasilitas publik, termasuk infrastruktur jalan yang mendukung kegiatan olahraga. BeritaSulsel Online

Ia menekankan, pelebaran jalan seharusnya tidak hanya berfokus pada badan jalan utama (main road), tetapi juga memperhatikan kebutuhan pesepeda dan pejalan kaki.

“Program Jalan Sehat Anti Malas Gerak dengan memberikan fasilitas untuk sepeda, jalan kaki, memiliki juga hak di jalan. Sehingga pelebarannya ini bukan cuma jalan main road-nya, tapi ada juga bahu jalan yang kita cukupkan untuk pejalan kaki,” jelasnya.

Untuk mendukung pemanfaatan fasilitas tersebut, Andi Sudirman meminta Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel menyiapkan penanda khusus berupa gambar sepeda. Penanda itu diperlukan agar fungsi jalur lebih mudah dikenali dan dapat dibedakan dari ruang yang digunakan kendaraan bermotor.

“Saya minta tolong nanti, jadi Pak Kadis digambarkan gambar sepeda yang dua roda, baru dibikin supaya bisa jadi jalan sepeda,” tuturnya.

Selain menyiapkan jalur sepeda dan pejalan kaki, Pemprov Sulsel ingin menjadikan ruas Burung-Burung-Bili-Bili sebagai salah satu ruang aktivitas olahraga masyarakat secara rutin.

Andi Sudirman meminta camat dan pemerintah desa mengambil inisiatif menggelar kegiatan Antimager secara berkala. Kegiatan dapat dilaksanakan di tingkat desa maupun kecamatan dengan melibatkan masyarakat setempat.

Ia mengusulkan kegiatan di tingkat desa digelar setiap pekan atau dua pekan sekali. Sementara itu, kegiatan tingkat kecamatan dapat dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan warga dari sejumlah desa.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya bermanfaat untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.

“Yang penting bergerak supaya goyang semua itu badannya dan ada komunikasi antar sesama,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas BMBK Sulsel, Andi Ihsan, mengatakan jalur sepeda di ruas Burung-Burung-Bili-Bili merupakan fasilitas kedua yang dikembangkan Pemprov Sulsel. Sebelumnya, fasilitas serupa telah tersedia pada ruas Impa-Impa-Anabanua di Kabupaten Wajo. BeritaSulsel Online

“Ya, kedua. Kan Impa-Impa-Anabanua yang di Wajo, yang Bapak pernah resmikan dan ini yang kedua. Dan ketiga insyaallah nanti di Pinrang dan seterusnya,” jelas Andi Ihsan.

Pengembangan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Sulsel menghadirkan infrastruktur jalan yang tidak hanya menunjang konektivitas antardaerah, tetapi juga memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Andi Ihsan menyebut ruas Sungguminasa-Malino menjadi salah satu target penanganan berikutnya. Ruas tersebut dinilai strategis karena menjadi akses utama menuju kawasan wisata Malino.

“Untuk Kabupaten Gowa kan ada lima ruas. Setelah ini masuk Sungguminasa-Malino. Ini daerah wisata, ini yang menjadi target kita,” ungkapnya.

Terkait progres pembangunan, Andi Ihsan menyampaikan pengerjaan Paket 1 telah mencapai 42 persen, sedikit di bawah target yang berkisar 43–44 persen. Meski demikian, ia menilai pelaksanaan pekerjaan masih berjalan sesuai arah yang direncanakan.

Ia juga menyebut manfaat pembangunan mulai dirasakan masyarakat, termasuk pada ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.

“Secara umum, untuk progres Paket 1 42 persen, dari targetnya sekitar 43–44 persen. Alhamdulillah masih sejalan. Kemudian kemantapannya, walaupun output baru 30–40 persen, tapi manfaatnya sangat luar biasa,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polisi Mulai Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Koma 6 Hari
Dewan Dukung Langkah Kapolda Sulsel Berantas Narkoba – Geng Motor
Plt Bupati Gowa  Darmawangsyah Muin Akan Aktifkan Kembali 7 Pejabat yang Dinonaktifkan
Momen HUT ke – 357, Sulsel Diharapkan Provinsi Terbaik
Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Pembangunan Asrama Haji
Waspada Penipuan Online Lewat Phishing WhatsApp
Aktivitas Pencegahan Bawaslu Sulsel Melonjak 50 Persen Lebih, Tembus 4.192 Kegiatan
Bawaslu Sulsel – Fakultas Ushuluddin UIN Alauddin Perkuat Pendidikan Politik Mahasiswa

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Polisi Mulai Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Koma 6 Hari

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Dewan Dukung Langkah Kapolda Sulsel Berantas Narkoba – Geng Motor

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Plt Bupati Gowa  Darmawangsyah Muin Akan Aktifkan Kembali 7 Pejabat yang Dinonaktifkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Momen HUT ke – 357, Sulsel Diharapkan Provinsi Terbaik

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Pembangunan Asrama Haji

Berita Terbaru