Ketua KONI Sulsel Angkat Bicara Soal Kasus Dana Hibah yang Bergulir di Kejati

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 23 September 2025 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM— Ketua KONI Sulsel Yasir Machmud,
angkat bicara mengenai kasus dugaan korupsi dana hibah yang digunakan untuk pembiayaan kontingen Sulsel pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara 2024, sedang bergulir di Kejati.

Di mana, sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor) juga turut dipanggil untuk memberikan klarifikasi.

Yasir mengaku pihaknya telah menyerahkan dokumen pertanggungjawaban dan bukti penggunaan dana hibah sebesar Rp17,5 miliar yang diterima KONI Sulsel pada 2024.

Selain itu, ada dana Rp14 miliar yang dikelola langsung oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel untuk kebutuhan akomodasi dan logistik selama PON.

“Dari Rp17,5 miliar, sekitar Rp16,6 miliar digunakan untuk tiket pesawat, peralatan pertandingan, training centre, tes fisik, vitamin, pengobatan atlet, hingga uang saku atlet selama empat bulan. Sisanya sekitar Rp900 juta untuk operasional KONI agar program berjalan sesuai kalender olahraga 2024,” kata Yasir dalam keterangan tertulis, Selasa (23/9/2025).

Ia menambahkan, dana Rp14 miliar yang dikelola Dispora dialokasikan untuk pengadaan pakaian, perlengkapan, akomodasi, uang saku atlet sisa tiga bulan, biaya penginapan, dan transportasi selama pelaksanaan PON di Aceh dan Sumut.

Politisi Gerindra itu juga mengungkapkan, demi menutup kekurangan anggaran, jajaran pengurus KONI Sulsel sejak Juli hingga Desember 2024 tidak menerima tunjangan maupun insentif.

KONI membentuk tiga satgas khusus untuk memastikan persiapan PON berjalan, yakni Tim Pengendali Teknis dan Verifikasi Atlet PON, Tim Monitoring Kebutuhan Peralatan Tanding, serta Tim Real Cost Anggaran PON.

Meski demikian, Yasir menyoroti minimnya dukungan anggaran pemerintah. Ia menyebut pada PON XIX Jawa Barat 2018 Sulsel menggelontorkan Rp68 miliar untuk 321 atlet, PON XX Papua 2021 Rp32 miliar untuk 262 atlet, sedangkan PON XXI Aceh-Sumut 2024 hanya Rp17,5 miliar untuk 408 atlet.

“Kalau dibandingkan dua PON sebelumnya, anggarannya jauh di bawah. Padahal jumlah atlet dan official naik hampir dua kali lipat,” ujarnya.

Di sisi prestasi, Sulsel tercatat meraih 61 medali di PON 2024 (10 emas, 20 perak, 31 perunggu), meningkat dari 37 medali di PON Papua 2021 meski peringkat turun ke posisi 15.

Diketahui, KONI Sulsel mengajukan kebutuhan anggaran Rp35 miliar untuk PON XXI, mencakup biaya keberangkatan, akomodasi, hingga bonus atlet. Namun, pemerintah hanya menyetujui dana hibah Rp17,5 miliar.

Dana hibah itu, sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Sulsel Nomor 16 Tahun 2024, terutama diprioritaskan untuk pembayaran bonus atlet peraih medali. (*)

Berita Terkait

Polda Sulsel Genjot 2 Kasus yang Menyeret Nama Bupati Gowa
BI Sulsel Musnahkan Uang Palsu 4.144 Lembar
Cegah Kebakaran, BBKSDA Perketat Pengawasan Hutan Malino
Hilang Sejak 2024 saat ke Morowali, Wanita Wajo Dibunuh Sopir – Dibuang ke Jurang
Pansus DPRD Sulsel Godok Revisi Perda Aset, Soroti Kesiapan OPD dan Penyesuaian Permendagri
Legislator Demokrat Heriwawan Janji Kawal Aspirasi Peternak soal Harga Telur Anjlok
Harga Telur di Sulsel Anjlok, Peternak Gelar Aksi Damai dan Bagikan Telur ke Warga
Pemprov Sulsel Siapkan 300 Unit Pompa Air untuk Pertanian Hadapi Musim Kemarau

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Polda Sulsel Genjot 2 Kasus yang Menyeret Nama Bupati Gowa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:09 WIB

BI Sulsel Musnahkan Uang Palsu 4.144 Lembar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:19 WIB

Cegah Kebakaran, BBKSDA Perketat Pengawasan Hutan Malino

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Hilang Sejak 2024 saat ke Morowali, Wanita Wajo Dibunuh Sopir – Dibuang ke Jurang

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Pansus DPRD Sulsel Godok Revisi Perda Aset, Soroti Kesiapan OPD dan Penyesuaian Permendagri

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

Polda Sulsel Genjot 2 Kasus yang Menyeret Nama Bupati Gowa

Kamis, 13 Agu 2026 - 08:15 WIB