Jangkau Berbagai Daerah, 134 Pendaftar V-ELEcT Bawaslu Sulsel Ikuti Pelatihan Hybrid 2–3 Oktober

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti program Volunteer of Election Law Enforcement Training (V-ELEcT) setelah pendaftaran resmi ditutup. Secara keseluruhan, 134 pendaftar melayangkan formulir kepesertaan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap proses demokrasi di Sulawesi Selatan.

“Jumlah pendaftar yang mencapai 134 orang ini menjadi bukti konkret bahwa kesadaran hukum dan kepedulian publik terhadap keadilan pemilu di Sulawesi Selatan sangat tinggi,” ujar Mardiana Rusli di Kantor Bawaslu Sulsel, Makassar, Kamis (1/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa program V-ELEcT dirancang untuk memberikan pemahaman teknis dan mendalam terkait mekanisme penegakan hukum pemilu, sehingga kehadiran relawan menjadi sangat krusial dalam memperkuat pengawasan partisipatif.

Pelaksanaan kegiatan pelatihan V-ELEcT akan dilangsungkan selama dua hari penuh, yakni pada Jumat dan Sabtu, 2–3 Oktober 2026.

Secara khusus, Bawaslu Sulsel menegaskan bahwa pusat pelaksanaan pelatihan tatap muka (luring) dipusatkan di Gedung Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar.

Lokasi Gedung PJJ Pascasarjana UMI dipilih sebagai tempat pembelajaran utama guna mendukung sarana dan prasarana pelatihan yang memadai bagi para peserta terpilih.

Untuk skema tatap muka langsung di Gedung PJJ Pascasarjana UMI tersebut, panitia menetapkan sebanyak 40 pendaftar terpilih yang berhak hadir secara luring setelah melewati tahap seleksi administrasi dan penilaian esai.

Kendati tempat terbatas untuk kehadiran fisik, Bawaslu Sulsel menerapkan metode hybrid sehingga pendaftar lainnya yang tidak masuk dalam kuota luring tetap diakomodasi untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara daring.

“Kami tidak ingin membatasi semangat belajar masyarakat. Oleh karena itu, peserta luring di Gedung PJJ Pascasarjana UMI dan peserta daring akan mendapatkan materi, bobot pembelajaran, serta hak edukasi yang sama,” kata Mardiana.

Dari rekapitulasi data pendaftar, komposisi peserta menunjukkan dinamika yang menarik dengan dominasi pendaftar perempuan sebanyak 74 orang atau 55,2 persen, sementara pendaftar laki-laki berjumlah 60 orang atau 44,8 persen.

Mardiana memberikan perhatian khusus pada keterlibatan kaum perempuan yang mendominasi pendaftaran V-ELEcT kali ini, yang dinilainya sebagai sinyal positif bagi penguatan peran gender dalam penegakan hukum pemilu.

Selain itu, aspek keterwakilan daerah juga sangat beragam, di mana pendaftar terbanyak berasal dari Kota Makassar sebanyak 65 orang, disusul Kabupaten Gowa 17 orang, Maros 9 orang, Bone 8 orang, hingga mencakup wilayah kepulauan seperti Kabupaten Selayar.

Mardiana Rusli berharap seluruh peserta V-ELEcT, baik yang mengikuti secara luring di Gedung PJJ Pascasarjana UMI maupun secara daring, dapat menyerap seluruh materi pelatihan dengan maksimal untuk diterapkan di wilayah masing-masing.

“Melalui kolaborasi lintas lembaga bersama Kemenkumham dan Universitas Muslim Indonesia ini, Bawaslu Sulsel menegaskan komitmenn untuk mencetak kader relawan penegak hukum pemilu yang berintegritas demi terciptanya Pemilu yang adil, dan demokratis,” tutup Ana Rusli.

Berita Terkait

Bawaslu Sulsel – Fakultas Ushuluddin UIN Alauddin Perkuat Pendidikan Politik Mahasiswa
Tindak Lanjuti Putusan MA, DPRD Gowa Usulkan Pemberhentian Bupati Husniah Kemendagri
Bawaslu Sulsel Bedah Pengawasan Pemilu di Era Digital
Respons Bupati Husniah Usai MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa
Kejati Sulsel Seleksi Pengisian Jabatan Eselon II B, 10 Orang Bersaing
Gaji PPPK di Daerah Ditanggung APBN, Gubernur Sulsel: Alhamdulillah
Rehabilitasi Irigasi Lewat Program MYP Diproyeksi Petani Bakal 3 Kali Tanam
PDPB Triwulan III 2026, Pemilih di Sulsel Bertambah 30.471 

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Bawaslu Sulsel – Fakultas Ushuluddin UIN Alauddin Perkuat Pendidikan Politik Mahasiswa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Tindak Lanjuti Putusan MA, DPRD Gowa Usulkan Pemberhentian Bupati Husniah Kemendagri

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Bawaslu Sulsel Bedah Pengawasan Pemilu di Era Digital

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WIB

Respons Bupati Husniah Usai MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:34 WIB

Kejati Sulsel Seleksi Pengisian Jabatan Eselon II B, 10 Orang Bersaing

Berita Terbaru

Info Makassar

Pemprov Sulsel Percepat Upaya Penurunan Stunting, Ini Langkahnya

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:51 WIB