Gubernur Sulsel Sampaikan Nota Keuangan APBD Perubahan 2025, Sampaikan Duka untuk Korban Kerusuhan

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 8 September 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan Nota Keuangan serta Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Itu dipaparkan dalam sidang paripurna yang berlangsung di kantor sementara DPRD Sulsel di gedung Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi di Jalan AP Pettrani, Senin (8/9/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman mengawali dengan menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa unjuk rasa dua pekan lalu yang berujung kerusuhan. Tragedi tersebut menelan empat korban jiwa serta menimbulkan kerusakan parah gedung DPRD Provinsi Sulsel, DPRD Kota Makassar, dan sejumlah fasilitas lain.

“Tentu kami sangat prihatin atas kejadian ini. Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Saya mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Selatan untuk menjaga ketertiban serta mengutamakan kedamaian di tanah yang kita cintai ini,” ujarnya.

Terkait Rancangan Perubahan APBD 2025, Gubernur menjelaskan Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp10,402 triliun lebih. Angka ini terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp5,572 triliun, Pendapatan Transfer Rp4,822 triliun, serta Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah Rp7,3 miliar.

Optimalisasi PAD difokuskan pada sektor pajak daerah, termasuk kerja sama swakelola tipe II dalam pendataan dan penagihan kendaraan tidak melakukan daftar ulang (KTMDU).

“Langkah ini bertujuan mengurangi tunggakan pajak kendaraan bermotor dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak,” jelasnya.

Di sisi belanja, pemerintah provinsi mengalokasikan Rp10,33 triliun lebih, yang terdiri dari Belanja Operasi Rp6,39 triliun, Belanja Modal Rp1,51 triliun, Belanja Tidak Terduga Rp49,50 miliar, serta Belanja Transfer Rp2,37 triliun.

Sementara untuk pembiayaan daerah, terdapat SiLPA tahun sebelumnya sebesar Rp83,06 miliar berdasarkan laporan BPK RI.

Adapun pengeluaran pembiayaan dialokasikan Rp151 miliar, mencakup cicilan pokok utang Rp134 miliar dan penyertaan modal daerah Rp17 miliar.

Gubernur menegaskan, kebijakan ini sejalan dengan arah pembangunan nasional yang berlandaskan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045.

Visi tersebut diterjemahkan dalam pembangunan daerah bertajuk Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter dengan empat misi utama.

Antaranya, peningkatan kualitas SDM, pemerataan ekonomi berkelanjutan, transformasi digital dan birokrasi adaptif, serta pembangunan berkeadilan yang tangguh menghadapi bencana dan perubahan iklim.

“Perubahan APBD ini bukan sekadar instrumen fiskal, tetapi bagian dari upaya kita menyelaraskan agenda pembangunan daerah dengan kebijakan nasional, agar Sulawesi Selatan tetap menjadi motor penggerak pencapaian Indonesia Emas 2045,” tegas Andi Sudirman.***

Berita Terkait

Bawaslu Sulsel Usulkan Data Pemilih Dilakukan Uji Publik
Soal Mediasi Bupati dan DPRD Gowa, Begini Respons Pemprov
Kosgoro 1957 Sulsel Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Desa
Jadi Saksi di Laporan Khaerul Aco, Adik Bupati Gowa Datangi Polda Sulsel Beri Kesaksian
LBH Pers Makassar pertanyakan kasus kekerasan jurnalis di Polda Sulsel
Polda Sulsel Belum Penuhi Petunjuk Jaksa dalam Kasus Kekerasan Jurnalis 
Bawaslu Sulsel Evaluasi Komunikasi Publik, Perkuat Kualitas Informasi Pengawasan
Pemprov Sulsel Ajukan Peningkatan Kapasitas Basarnas di Selayar
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:41 WIB

Bawaslu Sulsel Usulkan Data Pemilih Dilakukan Uji Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:38 WIB

Soal Mediasi Bupati dan DPRD Gowa, Begini Respons Pemprov

Senin, 27 Juli 2026 - 11:43 WIB

Kosgoro 1957 Sulsel Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Desa

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:55 WIB

Jadi Saksi di Laporan Khaerul Aco, Adik Bupati Gowa Datangi Polda Sulsel Beri Kesaksian

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:03 WIB

LBH Pers Makassar pertanyakan kasus kekerasan jurnalis di Polda Sulsel

Berita Terbaru