HALLOMAKASSAR.COM –Partai Gerindra memasang target tinggi pada Pemilu 2029 untuk daerah Pemilihan Sulawesi Selatan. Gerindra menargetkan kenaikan kursi dua kali lipat dari perolehan sekarang.
Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), mengatakan Gerindra saat ini mengantongi 5 kursi yang tersebar di tiga daerah pemilihan Sulsel. Maka dari itu, Ia menargetkan menjadi 10 kursi.
Rinciannya tiga kursi Dapil Sulsel 1, empat kursi dapil Sulsel 2 , dan tiga kursi dapil Sulsel 3.
“Tadi kan sudah saya sempat ucapkan, target optimistis kami 3-4-3 (3 kursi dapil 1, 4 kursi dapil 2 dan 3 kursi dapil 3), target pesimistis kami 2-3-2,” tegas seusai Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Gerindra Sulsel yang dihadiri Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad yang berlangsung di UpperHills, Jalan Metro, Makassar, Selasa, (4/8/2026).
Rakorda tersebut turut mengumumkan lima kepala daerah aktif bergabung dengan Partai Gerindra. Antaranya, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, Bupati Enrekang Muh. Yusuf Ritangga, Bupati Wajo Andi Rosman, Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali, dan Bupati Sinjai Ratnawati Arif. Selain jajaran kepala daerah tersebut, pengukuhan ini juga mencakup tokoh politik daerah lainnya, yakni Anggota DPR RI Unru Baso sebagai Ketua DPC Luwu Timur serta mantan calon Wali Kota Palopo Trisal Tahir sebagai Ketua DPC Palopo.
AIA membeberkan tugas utama para ketua DPC baru dilantik adalah melakukan penguatan dan penataan di internal partai hingga tingkat terbawah.
“Masih konsolidasi internal partai, bagaimana pembentukan struktur partai di daerah masing-masing bisa lebih masif sampai ke tingkat desa dan kelurahan. Bahkan kalau perlu sampai ke tingkat TPS,” tegas Andi Iwan saat ditemui usai acara.
Selain konsolidasi internal, masuknya para kepala daerah ke dalam jajaran pimpinan Gerindra juga membawa amanah besar dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Para pengurus DPC diminta untuk menjaga kesolidan serta memastikan program pemerintah pusat berjalan maksimal di daerah.
“Bagaimana terus-menerus meningkatkan elektoral partai dengan mencoba meraih kepercayaan rakyat, memberikan yang terbaik buat rakyat. Jadi, tentunya juga di samping itu, mengawal program-program strategis nasional Presiden Republik Indonesia, bagaimana agar supaya tepat sasaran dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” imbuhnya.(*)







