Dari Studi Kelayakan hingga Estate Management, HIPMI Properti Sulsel Latih Developer

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — HIPMI Properti Sulawesi Selatan (Sulsel) memperkuat kompetensi dan profesionalisme pengembang melalui kegiatan Master Class for Project Manager 2026 di Hotel Claro Makassar, Sabtu (17/10/2026).

Pelatihan ini membekali peserta dengan pengetahuan manajemen proyek properti secara menyeluruh, mulai dari studi kelayakan, persiapan konstruksi, pengawasan pembangunan, hingga pengelolaan kawasan setelah proyek rampung.

Ketua HIPMI Properti Sulsel, Afsalurrahman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan realisasi program kerja yang telah disepakati dalam rapat kerja (raker) organisasi. Pelaksanaan master class menjadi bagian dari komitmen pengurus untuk menerjemahkan hasil raker ke dalam program nyata yang memberikan manfaat bagi anggota dan pelaku industri properti.

Menurutnya, program peningkatan kapasitas seperti ini penting untuk mendorong pengembang semakin profesional dalam mengelola proyek, terutama di tengah kebutuhan industri terhadap perencanaan yang matang dan tata kelola pembangunan yang terukur.

Melalui pelatihan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai aspek teknis pembangunan, tetapi juga dibekali perspektif tentang pengendalian biaya, waktu, kualitas, dan risiko proyek.

Materi pertama disampaikan Ali Sarbani yang membawakan topik Feasibility Study dan How to Be a Project Manager. Ia menekankan bahwa keberhasilan proyek properti tidak semata-mata ditentukan oleh pelaksanaan pembangunan, tetapi juga oleh ketepatan perencanaan sejak tahap awal.

“Perencanaan yang matang, studi kelayakan yang tepat, dan kesiapan sebelum konstruksi menjadi dasar untuk mengendalikan risiko, biaya, serta waktu pelaksanaan,” jelas Ali Sarbani.

Ia menjelaskan, studi kelayakan dan persiapan prakontruksi membantu pengembang mengambil keputusan secara terukur sebelum proyek dijalankan. Dengan perencanaan yang tepat, potensi kendala dapat diidentifikasi lebih awal sehingga pelaksanaan pembangunan memiliki dasar yang lebih kuat.

Sementara itu, Ir. Suswanto H. Prawiro membawakan materi Site Management dan Reporting, dilanjutkan dengan Value Engineering, Pasca Construction, Final Account, serta Estate Management.

Materi tersebut mencakup pengawasan pekerjaan di lapangan, penyusunan laporan perkembangan proyek, optimalisasi nilai pembangunan, penyelesaian perhitungan akhir biaya, hingga pengelolaan kawasan setelah konstruksi selesai.

“Pengelolaan proyek harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengawasan di lapangan dan pelaporan progres hingga penyelesaian akhir serta pengelolaan kawasan. Dengan sistem yang baik, kualitas pembangunan dan efisiensi proyek dapat lebih terjaga,” kata Suswanto.

Pembahasan tersebut menegaskan bahwa manajemen proyek properti tidak berhenti ketika bangunan selesai didirikan. Pengembang juga perlu memastikan penyelesaian administrasi dan keuangan berjalan dengan baik serta kawasan yang telah dibangun dapat dikelola secara berkelanjutan.

Rangkaian pelatihan dilanjutkan dengan diskusi, tanya jawab, dan konsultasi proyek bersama kedua pemateri. Melalui sesi ini, peserta berkesempatan membahas persoalan yang dihadapi dalam pengembangan properti sekaligus mendalami alternatif penyelesaian berdasarkan prinsip manajemen proyek.

HIPMI Properti Sulsel berharap, kegiatan ini dapat membantu para pengembang meningkatkan kemampuan dalam merencanakan dan mengendalikan proyek secara profesional, termasuk menjaga efisiensi biaya, ketepatan waktu, serta kualitas hasil pembangunan.

Pelaksanaan Master Class for Project Manager 2026 sekaligus menjadi bentuk konsistensi organisasi dalam merealisasikan hasil raker melalui program peningkatan kapasitas yang relevan dengan kebutuhan industri.

Dengan penguatan kompetensi tersebut, HIPMI Properti Sulsel mendorong terciptanya ekosistem industri properti di Sulawesi Selatan yang semakin profesional, kompetitif, dan berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Ketua ISLA Unhas Apresiasi Kampung Nelayan Program Strategis Dongkrak Kesejahteraan Nelayan
Di Makassar,  Duta Besar Inggris Dorong Ekonomi Hijau
Anak Pulau ke Panggung Dunia
IKA Unhas Siapkan Modal Usaha Mahasiswa Yatim, 33 Peserta Presentasikan Ide Bisnis
Budayawan Sulsel Abdi Mahesa Dukung Ilham Ari Fauzi di Muswil ILUNI
Kualitas Udara Makassar Sangat Tidak Sehat, Imbas Karhutla
Pemuda ICMI Sulsel Ajak Kolaborasi Lintas Sektor Hadapi Tantangan Menuju Indonesia Emas 2045
Intip Kemeriahan Malam Pembubaran Panitia PATSI UMI: Dari LPJ Transparan Hingga Bernyanyi Bersama

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Ketua ISLA Unhas Apresiasi Kampung Nelayan Program Strategis Dongkrak Kesejahteraan Nelayan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Di Makassar,  Duta Besar Inggris Dorong Ekonomi Hijau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:26 WIB

Anak Pulau ke Panggung Dunia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Dari Studi Kelayakan hingga Estate Management, HIPMI Properti Sulsel Latih Developer

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:48 WIB

IKA Unhas Siapkan Modal Usaha Mahasiswa Yatim, 33 Peserta Presentasikan Ide Bisnis

Berita Terbaru

Hukum

Perkara Korupsi Bibit Nanas, Dugaan Manipulasi Data

Rabu, 21 Okt 2026 - 11:16 WIB

Sulawesi Selatan

Dewan Dukung Langkah Kapolda Sulsel Berantas Narkoba – Geng Motor

Rabu, 21 Okt 2026 - 10:14 WIB