Cuaca Ekstrem, BPBD – OPD Terkait Lakukan Penanganan Cepat & Siaga di Sejumlah Titik

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar pada Sabtu malam (27/12/2025) hingga Minggu dini hari (28/12/2025) menyebabkan sejumlah kejadian, mulai dari angin puting beliung, genangan air, hingga pohon tumbang yang menimpa rumah warga di beberapa wilayah.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perhubungan (Dishub), serta pihak pemerintah kecamatan langsung turun ke lapangan melakukan penanganan dan asesmen di titik-titik terdampak.

Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, mengatakan seluruh laporan masyarakat yang masuk melalui kanal resmi telah ditindaklanjuti secara cepat dan terkoordinasi oleh tim gabungan di lapangan.

“Alhamdulillah, seluruh laporan yang masuk telah kami tangani bersama unsur SKPD terkait,” jelas Fadli, Minggu (28/12).

“Kondisi saat ini berangsur terkendali, namun petugas masih tetap siaga mengantisipasi kemungkinan kejadian susulan, mengingat cuaca masih berpotensi berubah,” tambah Fadli.

Dijelaskan, berdasarkan laporan awal Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar, salah satu kejadian pohon tumbang terjadi pada Sabtu (27/12) malam, sekitar pukul 21.51 WITA di Jalan Mappanyuki Kompleks Sastra Nomor 64 B, Kelurahan Mariso, Kecamatan Mariso.

Pohon tumbang akibat angin kencang tersebut menimpa satu unit rumah permanen milik warga bernama Muh Furqon.

Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah mengalami kerusakan kategori sedang. Sebanyak dua kepala keluarga dengan total 10 jiwa terdampak.

“Ada empat perempuan dewasa, tiga laki-laki dewasa, satu anak laki-laki, satu balita laki-laki, dan satu lansia perempuan,” tuturnya.

Lanjut dia, meski tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kebutuhan mendesak yang dibutuhkan warga berupa terpal dan atap untuk penanganan sementara.

Selanjutnya, kejadian serupa kembali terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.20 WITA di Jalan Baji Gau 2 Kompleks Perumahan RRI. Angin kencang disertai pohon tumbang mengakibatkan kerusakan pada empat unit rumah warga.

Dari kejadian tersebut, tiga rumah dilaporkan mengalami rusak berat dan satu rumah rusak sedang. Sebanyak empat kepala keluarga dengan total 16 jiwa terdampak, terdiri dari delapan perempuan dewasa, enam laki-laki dewasa, satu anak laki-laki, serta satu lansia perempuan.

“Tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia. Kebutuhan mendesak di lokasi ini berupa terpal untuk penanganan darurat,” ungkapnya.

Dalam penanganan kedua kejadian tersebut, BPBD bersama DLH, Damkar, dan PU melakukan asesmen lapangan serta koordinasi lintas instansi guna memastikan keselamatan warga dan percepatan penanganan pascabencana.

Akses menuju lokasi kejadian dilaporkan dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Dengan kejadian ini, Fadli juga mengimbau masyarakat Kota Makassar agar tetap tenang, waspada, dan tidak panik menghadapi kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kondisi darurat, kejadian bencana, atau membutuhkan bantuan melalui saluran resmi agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” imbuh dia.

Adapun kanal pelaporan resmi yang dapat digunakan masyarakat, yakni Call Center Darurat 112, aplikasi Lontara+, serta Call BPBD Kota Makassar di nomor Hanphone 08155112112.

BPBD Kota Makassar bersama seluruh organisasi perangkat daerah terkait dan pemerintah kecamatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat demi menjaga keselamatan dan meminimalkan dampak bencana.

“Mari saling menjaga, tetap waspada, dan selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah,” tutup Fadli.

Berita Terkait

Resmi Dikukuhkan, Wali Kota Makassar Munafri Dorong FKLA Hadirkan Aksi Kemanusiaan Tanpa Sekat Agama
TPA Tamangapa Hanya Terima Residu Mulai Besok, DLH Utamakan Edukasi Sebelum Sanksi
Pemkot Makassar-KPK Rakor Pastikan Proyek Strategis 2026 Berjalan dan Rampung
Camat Ujung Pandang Ajak Warga Tukar Sampah Anorganik dengan Sembako di Sentra Tukar Sampah
BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat
Peneliti Lingkungan Dukung Kebijakan Pemkot Makassar, Pilah Sampah Harus Dimulai dari Rumah
Respons Aduan Warga di Lontara Plus, Satgas Drainase PU Makassar Normalisasi Saluran Kanal
Pertanggungjawaban APBD 2025 Disepakati, Appi: Masukan DPRD Jadi Catatan Penting

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Resmi Dikukuhkan, Wali Kota Makassar Munafri Dorong FKLA Hadirkan Aksi Kemanusiaan Tanpa Sekat Agama

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:42 WIB

Pemkot Makassar-KPK Rakor Pastikan Proyek Strategis 2026 Berjalan dan Rampung

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:59 WIB

Camat Ujung Pandang Ajak Warga Tukar Sampah Anorganik dengan Sembako di Sentra Tukar Sampah

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:17 WIB

BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:54 WIB

Peneliti Lingkungan Dukung Kebijakan Pemkot Makassar, Pilah Sampah Harus Dimulai dari Rumah

Berita Terbaru