HALLOMAKASSAR.COM– Menyikapi beredarnya rekaman video protes sejumlah pedagang Car Free Day (CFD) Boulevard di media sosial, Camat Panakkukang, Ari Fadli, memberikan klarifikasi.
Ia menegaskan perdebatan yang terjadi berawal dari penutupan sementara CFD pada Minggu, 17 Agustus 2025.
Penutupan tersebut dilakukan karena seluruh aparat gabungan, seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan pihak kecamatan, terlibat dalam pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, sehingga tidak ada petugas yang bisa mengamankan lokasi.
“Bukan hanya di Boulevard, semua CFD di Makassar saat itu ditutup. Sudah berkali-kali kami sampaikan di grup pedagang, tapi masih ada pihak yang tidak mau mengerti dan justru memprovokasi yang lain,” jelas Ari Fadli.
Ia juga membantah tudingan adanya pilih kasih dalam pengelolaan pedagang CFD. Menurutnya, mayoritas pedagang CFD sehari-hari juga mengandalkan usaha di pasar maupun penjualan online, sehingga anggapan diskriminasi tidak berdasar.
“Kami sudah cukup bijak. Semua pedagang diberi ruang tanpa pungutan. Tapi kalau masih ada yang berulah dan tidak menghormati forum pedagang CFD, maka kami tegas tidak akan memasukkan lagi,” tegasnya.
Pernyataan tersebut diharapkan dapat meluruskan informasi yang beredar serta menegaskan komitmen Pemerintah Kecamatan Panakkukang dalam menjaga keteraturan dan kenyamanan kegiatan CFD di Kota Makassar.***







