Inovasi Tingkatkan Pertumbuhan Perekonomian, Pemprov Sulsel Buat Gerakan Serbu Pasar

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 17 Oktober 2025 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat langkah inovatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Pemprov Sulsel meluncurkan Gerakan Serbu Pasar dan Business Matching sebagai bagian dari rangkaian Peringatan 356 Tahun Sulsel di Hotel Four Points Makassar, Kamis, 16 Oktober 2025.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Disperindag atas pelaksanaan program kolaboratif ini. Sulsel memiliki kekayaan komoditi unggulan yang perlu terus didorong agar mampu menembus pasar lokal, domestik, dan ekspor.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan atas program inovatif ini, mengingat daerah kita kaya akan komoditi unggulan dan perlu dukungan semua pihak dalam memperluas akses pasar,” ujar Jufri Rahman.

Ia menilai, Sulsel memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga UMKM. “Gerakan Serbu Pasar harus menjadi motor penggerak ekonomi lokal, membuka rantai distribusi baru, dan memperkuat posisi produk unggulan kita di pasar nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Program ini mengangkat tema “Memperkuat Akses Pasar dan Distribusi Komoditi Unggulan melalui Kolaborasi dan Digitalisasi.”

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, perekonomian Sulsel pada triwulan II tahun 2025 mencapai Rp188,37 triliun (harga berlaku) dan Rp104,51 triliun (harga konstan 2010). Secara kumulatif, ekonomi Sulsel tumbuh 5,32 persen (c-to-c) dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tertinggi tercatat pada lapangan usaha jasa lainnya sebesar 11,69 persen, sedangkan komponen ekspor barang dan jasa meningkat 10,34 persen.

Selain itu, data dari Bulog Kanwil Sulsel dan Sulbar menunjukkan, ekspor barang ke luar negeri yang berasal dari Sulsel meningkat 2,21 persen, dan stok pangan keluar daerah naik 3,17 persen dibanding tahun sebelumnya.

Jufri menjelaskan, tantangan utama yang dihadapi pelaku usaha lokal adalah keterbatasan akses pasar dan rantai distribusi yang belum efisien.

Melalui Gerakan Serbu Pasar, Pemprov bersama pelaku usaha, lembaga keuangan, dan platform digital berkomitmen memperluas jangkauan produk lokal.

“Kami ingin agar gerakan ini tidak hanya menjadi simbol semangat kebangkitan ekonomi, tetapi juga menjadi gerakan nyata yang berkelanjutan,” kata Jufri Rahman.

Ia menegaskan, kolaborasi lintas sektor akan mempercepat penyerapan produk lokal dan memperkuat rantai pasok. “Mari kita pastikan produk unggulan Sulsel mampu bersaing di pasar nasional bahkan global,” ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulsel, Ahmadi Akil, menjelaskan bahwa Gerakan Serbu Pasar lahir dari keinginan menghadirkan solusi konkret bagi pelaku usaha kecil.

“Gerakan Serbu Pasar ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat posisi produsen lokal agar menembus pasar yang lebih luas,” kata Ahmadi.

Dalam Business Matching yang digelar bersamaan, para produsen dipertemukan dengan distributor, eksportir, investor, dan lembaga keuangan guna membuka peluang kerja sama konkret dan memperkuat rantai pasok komoditas unggulan daerah.

Gerakan Serbu Pasar diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditi unggulan, memperkuat posisi pelaku UMKM, serta menciptakan kemitraan strategis yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Program ini juga berpotensi memperkuat kemandirian ekonomi daerah dan menumbuhkan daya saing antarwilayah di kawasan Indonesia Timur. (*)

Berita Terkait

Kosgoro 1957 Sulsel Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Desa
Jadi Saksi di Laporan Khaerul Aco, Adik Bupati Gowa Datangi Polda Sulsel Beri Kesaksian
LBH Pers Makassar pertanyakan kasus kekerasan jurnalis di Polda Sulsel
Polda Sulsel Belum Penuhi Petunjuk Jaksa dalam Kasus Kekerasan Jurnalis 
Bawaslu Sulsel Evaluasi Komunikasi Publik, Perkuat Kualitas Informasi Pengawasan
Pemprov Sulsel Ajukan Peningkatan Kapasitas Basarnas di Selayar
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Tahan Bus Bintang Zahira, Sopir dan Ownernya
DPRD dan Pemkab Gowa Kembali Didesak Cabut Perda LAD,  Demo Besar-besaran Agustus Nanti

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:43 WIB

Kosgoro 1957 Sulsel Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Desa

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:55 WIB

Jadi Saksi di Laporan Khaerul Aco, Adik Bupati Gowa Datangi Polda Sulsel Beri Kesaksian

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:03 WIB

LBH Pers Makassar pertanyakan kasus kekerasan jurnalis di Polda Sulsel

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:53 WIB

Polda Sulsel Belum Penuhi Petunjuk Jaksa dalam Kasus Kekerasan Jurnalis 

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:35 WIB

Bawaslu Sulsel Evaluasi Komunikasi Publik, Perkuat Kualitas Informasi Pengawasan

Berita Terbaru