HALLOMAKASSAR.COM – Gelaran Yamaha Supercup Esports Series 2025 menghadirkan keseruan tersendiri yang berlangsung di Nipah Mall Makassar, Sabtu (4/10/2025).
Event ini menjadi ajang unjuk gigi para pelajar SMA dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang telah berjuang sejak babak kualifikasi pada Juli 2025 lalu.
Tercatat, sebanyak 250 tim esports dari berbagai daerah ikut andil di babak kualifikasi. Namun, setelah melalui persaingan ketat, tersaring 28 tim terbaik untuk tampil di babak grand final di Makassar. Mereka terbagi dalam dua kategori, yakni 16 tim Mobile Legends dan 12 tim Free Fire.
Para peserta cukup antusias mengikuti ajang bergengsi tersebut. Bahkan berupaya untuk keluar sebagai juara.
Peserta Yamaha Supercup, Akbar, berasal dari Polewali Mandar mengaku mempunyai tekad besar mengikuti event ini. Baginya, kesempatan ini merupakan langkah untuk mewujudkan cita-cita menjadi pro player Mobil Legends.
Akbar tergabung dalam tim ‘Kalibata’ yang sebelumnya berhasil melewati seleksi antar sekolah di Polewali Mandar hingga lolos mewakili SMA Negeri 1 Campalagian.
“Persiapannya lebih ke mental dan latihan rutin. Kami juga berusaha mempelajari teknik lawan,” ujar Akbar saat ditemui di sela pertandingan.
Akbar mengaku, kecintaannya pada dunia esports sudah tumbuh sejak duduk di bangku SMP kelas 1. Menurutnya, banyak sosok inspiratif di dunia game profesional yang memacu semangatnya untuk berkarier lebih serius.
Akbar menegaskan target timnya di Yamaha Supercup ini, menembus delapan besar, bahkan berusaha sampai ke semifinal.
Baca Juga:
Kota Makassar Raih Penghargaan Hardiknas 2026, Munafri Tegaskan Semua Anak Wajib Sekolah
Verifikasi Lapangan Stasiun Radio Boom Baru Tanjung Buyut Oleh Distrik Navigasi
“Kalau menang dua kali bisa lolos delapan besar, terus lanjut ke semifinal,” tambahnya.
Senada, Muhammad Fahril S, juga datang jauh – jauh dari Palopo ke Makassar mengikuti turnamen Yamaha Supercup Esport Series. Siswa kelas 3 SMA Negeri 3 Palopo merupakan peserta Free Fire.
Fahril mengungkapkan, persiapan timnya mengikuti ajang bergengsi ini sudah cukup matang, sejak dimulainya babak kualifikasi.
“Persiapan tentunya kami sudah siapkan dari awal. Bagaimanapun harus kasih yang terbaik. Kami latihan full sejak kualifikasi,” ujarnya.
Baca Juga:
Polisi Amankan 8 Orang Pendemo di Lapas Bollangi
Fadly Padi Ikut Gerakan Tanam 7.000 Mangrove di Untia Makassar: Sinergi PNM, BRINS, dan Buttaporea
Menurutnya, persaingan di babak kualifikasi cukup ketat karena lebih dari 40 tim dari Palopo ikut bertanding. Kemudian pemenangnya ikut grand final di Makassar.
Dari sekolahnya sendiri, ada tiga tim yang turun, yakni dua tim Mobile Legends dan satu tim Free Fire. Meski menghadapi lawan tangguh, Fahril tetap optimistis mendapatkan hasil positif.
“Optimis pasti kalau lihat lawan,” katanya.
Ia menambahkan, strategi khusus yang diterapkan timnya lebih menekankan pada komunikasi saat pertandingan.
Fahril juga berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut setiap tahun.
“Harapan saya adalah semoga tahun-tahun depan ada terus Yamaha Supercup,” tukasnya.
Diketahui, Yamaha Supercup Esport Series 2025, merupakan even kolaborasi PT. Pandora Kreatif Nusantara (Pandora Corp)
dan PT. Suraco Jaya Abadi Motor (SJAM) selaku main dealer Yamaha Indonesia Motor Manufacturing wilayah Sulselbar.
Baca Juga:
7 Fraksi DPRD Gowa Gulirkan Hak Angket Kepada Bupati Husniah Talenrang, Ini Poinnya
Benahi Pipa dan Tambah Suplai, PDAM Makassar Fokus Tangani Keluhan Air Bersih Warga
CEO PT. Pandora Corp, Herwin mengatakan, Yamaha Supercup Esport merupakan wadah positif bagi generasi muda, sekaligus menguatkan
ekosistem esports dan hiburan kreatif di kawasan Indonesia Timur.
Menurut Herwin, jumlah pendaftar
sebanyak 1.310 peserta atau 250 tim Mobile Legends dan Free Fire.
“Dari jumlah tersebut, kini
tersisa 28 tim terbaik yang siap bertanding memperebutkan piala bergilir setiap Game
dan total prize pool sebesar Rp80 Juta. Sekarang total yang masuk ke grand final yaitu 16 tim Mobile Legends dan 12 tim Free Fire,” kata Herwin dalam konferensi persnya di Hotel Amaris, Jumat, 3 Oktober 2025.
Kemudian, kata Herwin, dalam proses qualifikasi telah dilakukan sejak tiga bulan sebelumnya, Juli – Oktober 2025, dibagi dalam lima region dengan menyasar pelajar SMA se-Sulselbar. Antaranya, Makassar, Bone, Pinrang, Palopo, dan Polewali Mandar.
“Kita berharap event ini melahirkan player untuk tingkat Provinsi hingga tingkat nasional, ” jelasnya.
Event Yamaha Supercup Esports Series 2025 juga dirancang sebagai festival hiburan yang dimeriahkan, K-Pop Dance Competition, Coswalk Competition,
hingga penampilan spesial dari Viscaria, Jetava, dan Tamio Idol, dan kedatangan tamu spesial Cosplayer Kameaam.(*)







