HALLOMAKASSAR.COM – Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan meluncurkan program Aksi Stop Stunting 2026 dengan melibatkan 3.060 kader PKK untuk mendampingi keluarga dalam mempercepat pencegahan dan penurunan stunting di 24 kabupaten/kota.
Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina, mengatakan Aksi Stop Stunting 2026 merupakan kelanjutan dari program yang telah berjalan pada 2025. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya memperluas keterlibatan kader PKK dalam percepatan penurunan stunting.
“Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak, tetapi juga berkaitan dengan perkembangan otak, kemampuan belajar, kesehatan, hingga produktivitas pada masa depan,” ujarnya saat peluncuran program secara hybrid di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan di Makassar, Selasa, (3/11/2026).
Melalui program tersebut, sebanyak 3.060 anggota TP PKK desa/kelurahan ditempatkan untuk menjalankan pendampingan keluarga di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
Langkah ini diarahkan untuk memperkuat edukasi masyarakat mengenai pemenuhan gizi, pola asuh, serta pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini.








