KPK Pantau Proyek Multi Years Project Senilai Rp3,7 Triliun di Sulsel, Ini Tujuannya

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Tim Satuan Tugas (Satgas) IV.2 Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Koorsup) Wilayah IV Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memantau langsung sejumlah proyek infrastruktur strategis Multi-Years Project (MYP) tahun 2025-2027 total senilai Rp3,7 triliun dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Berdasarkan hasil evaluasi dan verifikasi di lapangan per 29 Juli 2026, realisasi progres fisik pada pekerjaan Preservasi Jalan Paket Empat secara umum masih terkendali serta dalam kategori berjalan baik,” kata Kepala Satgas Koorsup KPK IV.2 Tri Budi Rochmanto.

Pantauan proyek strategis tersebut tersebar di wilayah Kabupaten Pinrang, Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Wajo. Pengerjaan jalan di Pinrang Batas Rappang, Mario–Binabaru–Batas Kabupaten Pinrang, Batas Kabupaten Sidrap–Malimpung, dan Impa-Impa–Anabanua di Kabupaten Wajo

Selain pengerjaan jalan, tim turut memantau pekerjaan Daerah Irigasi (DI) Alakarajae dan Bilokka di Kabupaten Sidrap, serta mengumpulkan informasi dengan pelaksana pekerjaan seperti konsultan pengawas, maupun pejabat terkait untuk mendapatkan gambaran termasuk kendala dihadapi.

Proyek Preservasi Jalan Paket IV MYP di Sulawesi Selatan meliputi penanganan 15 ruas jalan sepanjang 286,80 kilometer dengan anggaran senilai Rp615,6 miliar tersebar pada empat kabupaten masing-masing Kabupaten Soppeng, Wajo, Bone dan Barru.

Proyek Preservasi Jalan Paket IV Multi-Year Project (MYP) Provinsi Sulawesi Selatan mencakup penanganan 15 ruas jalan sepanjang 286,80 kilometer. Proyek senilai Rp615,6 miliar ini tersebar di Kabupaten Barru, Soppeng, Wajo, dan Bone. Sementara Rehabilitasi DI Paket III senilai Rp89,8 miliar.

 

Program pembangunan melalui skema MYP tahun anggaran 2025-2027 tersebut dengan total sebesar Rp3,7 triliun dialokasikan Pemprov Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi untuk perbaikan infrastruktur jalan, irigasi serta rumah sakit.

Mengingat anggaran dialokasikan cukup besar, Tim Koorsup KPK mendorong Pemprov Sulsel terus berkoordinasi secara prokatif dan formal dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Kementerian Keuangan, maupun Kementerian Pekerjaan Umum.

Koordinasi tersebut diperlukan, kata Tri Budi, guna memastikan regulasi terkait mitigasi eskalasi harga, kemungkinan skema penyesuaian nilai kontrak (price adjustment), serta tata kelola pengadaan dalam menghadapi dinamika pasokan material.

Ia menegaskan, fungsi koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi terus dijalankan demi mendukung penyelesaian proyek dengan tetap memperhatikan ketentuan regulasi dan kemampuan fiskal daerah.

“KPK berkomitmen terus mendampingi Pemprov Sulsel agar proyek infrastruktur bernilai triliunan rupiah ini dapat terselesaikan tepat waktu dan tepat guna demi kemanfaatan masyarakat luas, tanpa mengabaikan regulasi yang berlaku,” katanya menegaskan.

Dalam pemantauan lapangan selama tiga hari tersebut, Tim Koorsup KPK didampingi jajaran Pemprov Sulsel dari Inspektorat, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), serta Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang.(*)

Berita Terkait

Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Bidik Kebangkitan Sepak Takraw
Darmawangsyah Muin Resmi Gantikan Husniah Talenrang sebagai Bupati Gowa
Pansus DPRD Sulsel Konsultasi Aturan Profit Sharing IUPK ke Kementerian ESDM
Nahkodai PSSI Sulsel, Appi  Siapkan Pembinaan Klub Lokal dan Kompetisi Usia Muda
Pemprov Sulsel Perkuat Kerukunan Umat Beragama, Ini Tujuannya
Bawaslu Sulsel Beri Jaminan Imunitas Karir – Bebas Mutasi Bagi Pelapor Kekerasan Seksual
Proyek Irigasi Air Tanah Rp 1,6 Miliar di Jeneponto Belum Selesai, Mahasiswa Desak Kejari Periksa Balai
Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo Dukung BNN Putus Jaringan Bandar Narkoba di Sulsel

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Bidik Kebangkitan Sepak Takraw

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Darmawangsyah Muin Resmi Gantikan Husniah Talenrang sebagai Bupati Gowa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Pansus DPRD Sulsel Konsultasi Aturan Profit Sharing IUPK ke Kementerian ESDM

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Nahkodai PSSI Sulsel, Appi  Siapkan Pembinaan Klub Lokal dan Kompetisi Usia Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Pemprov Sulsel Perkuat Kerukunan Umat Beragama, Ini Tujuannya

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Bidik Kebangkitan Sepak Takraw

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:36 WIB

Adik Komjen Pol (Purn) Fadil Imran, Muhammad Yanuar Iswandi (kiri) dan mantan suami eks Bupati Gowa Husniah Talenrang, Khaerul Aco (kanan).

Politik

Dua Nama Menguat Jadi Pendamping Darmawangsyah Muin di Gowa

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:36 WIB