Pemprov Sulsel Bangun RS Regional di Malino, Anggaran Rp161 Miliar

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membangun Rumah Sakit Regional Wilayah Selatan di Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking, Kamis (30/7/2026).
Anggaran disiapkan sebesar Rp161 miliar.

Proyek ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Sulsel memperkuat infrastruktur kesehatan sekaligus memperluas layanan rujukan di luar Kota Makassar. Rumah sakit dibangun melalui skema Multi Years Project (MYP) 2025–2027 dengan sumber anggaran dari APBD Sulsel.

Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, pembangunan RS Regional Wilayah Selatan memiliki arti penting dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat di kawasan selatan Sulsel.

Pemilihan Tinggimoncong sebagai lokasi pembangunan, kata dia, mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di kawasan perbatasan Gowa, Bulukumba, dan Sinjai.

Selama ini, masyarakat dari sejumlah wilayah tersebut masih harus menempuh perjalanan menuju Makassar ketika membutuhkan layanan kesehatan rujukan. Kondisi geografis dan jarak yang cukup jauh dinilai dapat menjadi hambatan, khususnya bagi pasien yang membutuhkan penanganan cepat.
“Kita harapkan ini menjadi rumah sakit yang representatif agar masyarakat lebih mudah mengakses fasilitas kesehatan yang memadai,” kata Andi Sudirman.

Meski nantinya berstatus rumah sakit tipe C, fasilitas yang disiapkan ditargetkan memiliki kemampuan pelayanan yang setara dengan rumah sakit kelas B.

Andi Sudirman memastikan sejumlah fasilitas medis akan disiapkan untuk mendukung pelayanan rumah sakit tersebut. Di antaranya perangkat CT Scan, X-Ray, hingga dukungan tenaga dokter spesialis.

“Seluruh peralatan medis akan dipenuhi, termasuk CT Scan, X-Ray, serta dokter-dokter spesialis,” ujarnya.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan membuat RS Regional Wilayah Selatan tidak sekadar menjadi fasilitas kesehatan baru, tetapi juga mampu menjadi pusat layanan rujukan yang dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit di Kota Makassar.

Pemprov Sulsel menargetkan rumah sakit ini dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan serta indeks kesehatan masyarakat di Gowa, Bulukumba, Sinjai, dan kawasan selatan Sulsel.

Pembangunan RS Regional Wilayah Selatan juga merupakan bagian dari program pembangunan dua rumah sakit yang dibiayai melalui skema proyek tahun jamak.

“Ini adalah salah satu dari dua rumah sakit yang akan dibangun melalui program multi-years dengan total anggaran Rp500 miliar untuk dua unit rumah sakit,” kata Andi Sudirman.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Evi Mustikawati Arifin, mengatakan rumah sakit tersebut berdiri di atas lahan seluas sekitar 20 ribu meter persegi. Pembangunan ditargetkan selesai pada Agustus 2027 dengan masa pelaksanaan 450 hari kalender.

“Pembangunan RS Regional Wilayah Selatan ini merupakan wujud komitmen Pemprov Sulsel dalam meningkatkan pemerataan akses serta kualitas pelayanan kesehatan rujukan, khususnya di wilayah selatan Sulsel,” ujar Evi.

Menurut Evi, pembangunan rumah sakit ini diharapkan dapat menghadirkan layanan kesehatan rujukan yang lebih mudah dijangkau masyarakat. Pemprov Sulsel juga menargetkan pembangunan dilakukan sesuai jadwal serta memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.

Dengan target penyelesaian pada 2027, Pemprov Sulsel berharap pembangunan rumah sakit tersebut dapat berjalan sesuai rencana dan segera dimanfaatkan masyarakat sebagai fasilitas layanan kesehatan rujukan yang representatif di wilayah selatan Sulawesi Selatan. (*)

Berita Terkait

Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Bidik Kebangkitan Sepak Takraw
Darmawangsyah Muin Resmi Gantikan Husniah Talenrang sebagai Bupati Gowa
Pansus DPRD Sulsel Konsultasi Aturan Profit Sharing IUPK ke Kementerian ESDM
Nahkodai PSSI Sulsel, Appi  Siapkan Pembinaan Klub Lokal dan Kompetisi Usia Muda
Pemprov Sulsel Perkuat Kerukunan Umat Beragama, Ini Tujuannya
Bawaslu Sulsel Beri Jaminan Imunitas Karir – Bebas Mutasi Bagi Pelapor Kekerasan Seksual
Proyek Irigasi Air Tanah Rp 1,6 Miliar di Jeneponto Belum Selesai, Mahasiswa Desak Kejari Periksa Balai
Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo Dukung BNN Putus Jaringan Bandar Narkoba di Sulsel

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Bidik Kebangkitan Sepak Takraw

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Darmawangsyah Muin Resmi Gantikan Husniah Talenrang sebagai Bupati Gowa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Pansus DPRD Sulsel Konsultasi Aturan Profit Sharing IUPK ke Kementerian ESDM

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Nahkodai PSSI Sulsel, Appi  Siapkan Pembinaan Klub Lokal dan Kompetisi Usia Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Pemprov Sulsel Perkuat Kerukunan Umat Beragama, Ini Tujuannya

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Bidik Kebangkitan Sepak Takraw

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:36 WIB

Adik Komjen Pol (Purn) Fadil Imran, Muhammad Yanuar Iswandi (kiri) dan mantan suami eks Bupati Gowa Husniah Talenrang, Khaerul Aco (kanan).

Politik

Dua Nama Menguat Jadi Pendamping Darmawangsyah Muin di Gowa

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:36 WIB