Budi Arie Buka Konferda Projo Sulsel, Tekankan Konsolidasi dan Perjuangan untuk Rakyat

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, secara resmi membuka Konferensi Daerah (Konferda) Projo Sulawesi Selatan yang digelar di Makassar Golden Hotel, Sabtu, (6/6/2026). Hadir juga Sekretaris Jenderal Projo, Freddy Alex Damanik bersama sejumlah elite Pengurus DPP, termasuk istri Budi Arie, Zara Murzandina.

Dalam sambutannya, Budi Arie menegaskan pelaksanaan Konferda merupakan amanat kongres organisasi sebagai upaya konsolidasi nasional Projo di seluruh provinsi. Ini sejalan dengan tema Konferda ‘Konsolidasi Total Menuju Projo yang Solid dan Terorganisir’.
Budi Arie menyebut, Konferda Projo Sulawesi Selatan merupakan yang keempat, setelah Jawa Timur, Jawa Barat dan Riau.

“Sekarang Sulawesi Selatan. Karena ini amanat Kongres, kita melakukan konsolidasi. Tahun ini semua provinsi harus melakukan konsolidasi agar Projo bisa menyikapi berbagai hal yang harus kita sikapi secara lebih cerdas dan lebih cermat. Tentu sebagai organisasi yang setia di garis rakyat, kita sepakat bahwa seluruh arah perjuangan kita hanya untuk rakyat,” tegas Budi Arie.

Ia menyebut, Projo akan terus mengawal berbagai program pemerintah dengan melihat manfaat kepada masyarakat. Menurutnya, program yang bermanfaat bagi rakyat harus dilanjutkan, sementara yang tidak efektif perlu dievaluasi.

Budi Arie menyoroti pelaksanaan sejumlah program pemerintah yang dinilainya menghadapi berbagai kendala di lapangan. Ia menekankan kritik yang disampaikan Projo bukan ditujukan kepada gagasan program, melainkan pelaksanaannya. Termasuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG) hingga Koperasi Merah Putih.

Ia juga menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi, mengingat Projo memiliki rekam jejak politik yang kuat karena telah tiga kali berturut-turut berada dalam barisan pemenangan pemilihan presiden. Dua Priode Presiden Jokowi 2014 – 2019 dan 2019 – 2024, serta Pemenangan Prabowo – Gibran periode 2024 – 2029.

“Harapan rakyat kita itu besar sekali. Ini bukannya bermaksud sombong, bukan. Tetapi faktanya adalah Projo adalah ormas yang tiga kali berturut-turut memenangkan pilpres di Republik Indonesia. Ini fakta loh. Bukan ngarang-ngarang. Jadi ibaratnya Projo ini jimat. Kemana arah Projo bergerak, pasti direstui oleh rakyat dan alam semesta,” katanya.

Budi Arie optimis Projo akan kembali berperan penting pada Pemilihan Presiden 2029 dengan organisasi yang semakin solid dan terstruktur.

“Kita akan kuatrik empat kali di 2029 dengan organisasi yang solid, terorganisir. Saya yakin kita akan kembali memenangkan Pilpres 2029. Dan dukungannya nggak di depan. Nggak udah di ujung baru dukung. Kita dukung dari awal,” ujarnya.

Maka dari itu, Budi Arie berharap Konferda Projo Sulawesi Selatan dapat menjadi momentum untuk membangkitkan semangat konsolidasi organisasi di berbagai daerah serta memperkuat nilai gotong royong yang menjadi fondasi perjuangan Projo.

“Karena Projo ini dibangun bukan oleh satu dua orang, tapi oleh seluruh segenap harapan dan aspirasi rakyat yang menginginkan adanya perubahan dan perbaikan bagi nasib bangsa, negara, dan rakyat. Terutama untuk mewujudkan Agenda Emas Indonesia Emas 2045. Indonesia Maju 2045 yang sebentar lagi akan kita somsong bersama,” tegasnya.

Senentara Ketua Projo Sulawesi Selatan, Herwin Nini Ala, mengaku bangga dan gembira atas kehadiran langsung Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, dalam pembukaan Konferda.
Menurut Herwin, kehadiran Budi Arie menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus menambah semangat para kader Projo di Sulawesi Selatan.

“Rasa gembira, bangga atas kehadiran Bapak Budi Arie Setiadi,” kata Herwin dalam
sambutannya pada pembukaan Konferda Projo Sulsel.

Ia juga menyampaikan sejarah Makassar Golden Hotel sebagai lokasi yang memiliki nilai historis bagi para aktivis pergerakan di Kota Makassar.

“Makassar Golden, ini hotel saya lahir belum lahir, sudah ada. Dulu aktivis setiap pergerakan ada di sini. Ini hotel sudah dikelola generasi kedua, jadi ini tempatnya para aktivis,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Herwin turut memaparkan pergerakan Projo di Sulawesi Selatan yang telah berdiri selama 10 tahun. Serta tetap solid. (*)

Berita Terkait

PPI Makassar Kukuhkan Anggota, Pererat Kerja Sama Internasional dengan Alliance Française
Sukses Pimpin Organisasi, Herwin Niniala Kembali Dipercaya Nahkodai Projo Sulsel
Jelang Konferda, Projo Sulsel Sambut Ketum Budi Arie dengan Ramah Tamah di Kapal Pinisi
Gelar Diskusi Publik, Guru Besar UNHAS Bedah Peran MBG untuk Gizi Anak
Penampilan Jemaah Haji Asal Sidrap Tiba di Kampung Halaman
Jokowi Ikut Tren ‘Mas Bahlil Ganteng’
Agenda Tahunan Idul Adha, Rudianto Lallo Kurban 11 Ekor Sapi dan 1 Kambing di Sulsel 1
Verifikasi Lapangan Stasiun Radio Boom Baru Tanjung Buyut Oleh Distrik Navigasi

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:07 WIB

PPI Makassar Kukuhkan Anggota, Pererat Kerja Sama Internasional dengan Alliance Française

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:16 WIB

Sukses Pimpin Organisasi, Herwin Niniala Kembali Dipercaya Nahkodai Projo Sulsel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:09 WIB

Budi Arie Buka Konferda Projo Sulsel, Tekankan Konsolidasi dan Perjuangan untuk Rakyat

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:00 WIB

Jelang Konferda, Projo Sulsel Sambut Ketum Budi Arie dengan Ramah Tamah di Kapal Pinisi

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:13 WIB

Gelar Diskusi Publik, Guru Besar UNHAS Bedah Peran MBG untuk Gizi Anak

Berita Terbaru