HALLOMAKASSAR.COM– Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan produksi beras mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Terjadi peningkatan dari 2,7 juta menjadi 3 juta beras atau 12 persen.
“Artinya, ada peningkatan dengan akselarasi yang kita lakukan selama ini,” ujar Gubernur Sulsel usai peluncuran Program Mandiri Benih di CPI Makassar, Minggu (16/11/2025).
Ia menjelaskan seluruh kabupaten/kota semakin fokus mendukung program Mandiri Benih. karena kebutuhan benih unggul menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas.
“Peningkatan konsumsi dan permintaan dari luar juga tentu membuat petani senang, apalagi harga sudah ditetapkan standar 6,5 juta. Itu luar biasa bagi petani. Mereka sangat mencari benih unggul karena mengejar produktivitas yang tinggi,” jelasnya.
Dalam upaya memperkuat sektor pangan, Gubernur Andi Sudirman menekankan pentingnya menjaga seluruh rangkaian produksi mulai dari hulu hingga hilir.
“Satu saja, bagaimana kita menjaga mulai dari benih, sistem pengairan, pemeliharaan yang baik, dan kemudian pasca panen,” tegasnya.
Menurutnya, jika seluruh aspek tersebut terjaga ditambah kestabilan harga yang kini telah diatur Presiden Prabowo maka kesejahteraan petani akan meningkat.
“Kami harus mensupport karena bapak presiden mengarahkan bagaimana ketahanan pangan, energi, dan kemudian air. Kami di bagian ketahanan pangan ini, Sulsel dikenal sebagai lumbung pangan, tapi kita tidak boleh jumawa. Kita harus tetap reaktif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Memasuki musim hujan, distribusi benih dilakukan lebih cepat agar petani bisa langsung melakukan penanaman.
Baca Juga:
Darmawangsyah Muin Resmi Gantikan Husniah Talenrang sebagai Bupati Gowa
Penerjemah dan Insan Media dari Tiongkok dan Berbagai Negara Bahas Penggerak Baru Pembangunan Yantai
“Ini bagus waktu-waktunya untuk dibagi. Dan kita ini langsung kirim semuanya karena sudah musim penghujan. Harapan kita bisa langsung dikirim, langsung ditanam,” ujar Gubernur.
Ia menyebutkan bahwa beberapa daerah sudah mengajukan permintaan percepatan distribusi.
“Takalar kemarin sudah bersurat untuk minta dikirim, hari ini kita launching,” pungkasnya. (*)
Baca Juga:
Penjualan Tembus 46.700 Unit, BYD Perkuat Dominasi Mobil Listrik di Indonesia
Jiahui Buka Pusat Terapi Sel Internasional, Perluas Akses Pengobatan CAR-T secara Global
Envision Energy Hadirkan Sistem Energi Baru Berbasis AI untuk Industri Tambang dan Pengolahan Logam








