Wali Kota Munafri Sebut Program Kopdes Merah Putih Jadi Urat Nadi Ekonomi Baru Makassar

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 23 September 2025 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen penuh Pemkot Makassar untuk mengawal perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes Merah Putih yang merupakan salah satu program strategis Presiden RI, Prabowo Subianto.

Komitmen tersebut Ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Regional Operasionalisasi dan Pengembangan Kopdes Merah Putih yang dihadiri oleh seluruh pimpinan Dinas Koperasi se-Sulawesi, Maluku dan Papua.

Rakor dihadiri langsung oleh Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan jajaran Kemenkop, berlangsung di Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Selasa (23/09/2025).

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan Koperasi Merah putih di Makassar telah hadir diseluruh kelurahan yang berjumlah 153, tersebar di 15 kecamatan, termasuk satu kecamatan di wilayah kepulauan.

Sejalan dengan itu, Ia mengungkapkan kehadiran program kopdes merah putih di Makassar berjalan sangat baik dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Munafri melanjutkan, program strategis koperasi merah putih menjadi wujud nyata implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam membangun ekonomi kerakyatan.

Lebih jauh, Ia menilai Kopdes Merah Putih di Makassar berperan sebagai urat nadi baru perekonomian Kota Makassar. Dengan hadirnya koperasi merah putih, peluang kerja semakin terbuka dan masyarakat mendapatkan manfaat langsung.

“Kami berharap Jajaran Kementerian Koperasi terus memberi bimbingan agar koperasi Merah Putih di Makassar bisa tumbuh sesuai harapan,” ujar Munafri.

Lebih jauh, Munafri memaparkan bahwa Kota Makassar dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa memiliki basis perdagangan yang kuat. Posisi strategis Kota Makassar sebagai pintu gerbang Indonesia Timur, kata dia, menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kami tidak ingin Makassar hanya jadi pintu gerbang, tetapi juga ruang tamu Indonesia Timur. Artinya, orang yang datang ke Makassar tidak sekadar transit, melainkan tinggal lebih lama dan memberi kontribusi ekonomi lebih besar,” jelasnya

Karena itu, lanjut Munafri, Ia ingin berkomitmen membangun sistem pendidikan dan infrastruktur kesehatan agar Makassar betul-betul siap menjadi pusat bisnis kawasan timur yang setara dengan fasilitas Ibu Kota Indonesia.

Munafri menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa keberadaan koperasi merah putih harus menjadi sarana pemerataan ekonomi yang dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Sementara itu, Sekretaris Menteri Koperasi (Sekskemenkop) RI Ahmad Zabani, yang hadir mewakili Menteri Koperasi, menegaskan bahwa koperasi merah putih merupakan gerakan besar bangsa, bukan hanya program kementerian.

Ia menjelaskan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan perhatian khusus agar koperasi ini menjadi instrumen nyata dalam menciptakan lapangan kerja, mengentaskan kemiskinan, dan menghadirkan pemerataan ekonomi di tingkat kelurahan.

Ia mengungkapkan, pemerintah tengah menyiapkan beberapa langkah strategis terkait program Koperasi Merah Putih. Mulai dari penempatan sejumlah ASN dan PPPK terbaik di koperasi merah putih untuk memperkuat SDam

Lalu, percepatan skema pembiayaan melalui kerja sama mitra BUMN agar koperasi segera memperoleh akses permodalan dan target penyediaan aset fisik berupa gudang dan infrastruktur pendukung

“Kami minta pemerintah daerah ikut memfasilitasi penyediaan lahan di desa dan kelurahan, agar koperasi segera memiliki gudang dan pusat distribusi,” jelas Zabani.

Ia menambahkan, seluruh koperasi diwajibkan terhubung dengan sistem ini karena menjadi pintu masuk pembiayaan dan pengawasan. Dengan transparansi dan akuntabilitas yang baik, koperasi merah putih diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi nasional.(*)

Berita Terkait

Berjualan Puluhan Tahun: Lapak PKL di Mariso Ditertibkan, Proses Berlangsung Tertib Tanpa Gesekan
Rafatar Anak 11 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Kanal Nuri
MTQ Korpri VIII 2026 Resmi Diluncurkan di Makassar, Pemkot Siap Sambut Tamu Nusantara
City to City Makassar–Maniwa Diluncurkan, Implementasi Model Biomassa Sirkular
HIPMI Run 8K di CPI Makassar, Simbol Dukungan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Jalan Rusak di Pajjaiang Biringkanaya Bukan Aset Kota, Ini Penjelasan Dinas PU
Kadis DLH Makassar Luruskan Isu Miring, Tegaskan Pembayaran Gaji Staf Dituntaskan
Wali Kota Munafri Respon Aspirasi Warga, Gelontorkan Rp4 Miliar untuk Perbaikan Jalan Romang Tongayya

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:07 WIB

Berjualan Puluhan Tahun: Lapak PKL di Mariso Ditertibkan, Proses Berlangsung Tertib Tanpa Gesekan

Minggu, 15 Februari 2026 - 08:04 WIB

Rafatar Anak 11 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Kanal Nuri

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:21 WIB

MTQ Korpri VIII 2026 Resmi Diluncurkan di Makassar, Pemkot Siap Sambut Tamu Nusantara

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:32 WIB

HIPMI Run 8K di CPI Makassar, Simbol Dukungan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:18 WIB

Jalan Rusak di Pajjaiang Biringkanaya Bukan Aset Kota, Ini Penjelasan Dinas PU

Berita Terbaru