Wali Kota Munafri Beri Solusi untuk Pedagang Losari, Tanpa Pungutan Biaya

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 13 Oktober 2025 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam memperhatikan nasib para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya para pedagang kaki lima.

Kepedulian itu kembali ditegaskan saat Munafri menerima perwakilan pedagang Pantai Losari di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (13/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Pemkot Makassar, menawarkan sejumlah alternatif lokasi sementara bagi para pedagang, seperti area Car Free Day (CFD) Boulevard yang mampu menampung lebih dari 70 pedagang, serta CFD Sudirman sekitar 30 pedagang.

Selain itu, Pemkot juga tengah menyiapkan konsep “Sanday market”, sebuah kawasan kuliner dan UMKM yang lebih tertata dan representatif.

“Lokasi ini akan kami siapkan, dalam waktu dua minggu sebagai langkah lanjutan menunggu hasil kajian terhadap area tugu MNEK CPI,” ujar Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin kepada pedagang losari.

Wali Kota Makassar itu, menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan terus mencarikan solusi terbaik agar para pedagang memiliki tempat berjualan yang layak, tertib, dan tidak mengganggu kenyamanan publik.

Bahkan kata dia, pemerintah Kota tidak akan memungut biaya dari pedagang yang menempati lokasi sementara tersebut. Sebaliknya, Pemkot akan memastikan area tetap bersih, tertib, dan bebas dari parkir liar.

“Pedagang Losari akan tetap kami perhatikan. Saya selalu peduli terhadap pedagang, karena mereka juga bagian dari warga yang harus kami lindungi,” tegasnya.

Dijelaskan, Pemerintah Kota Makassar saat ini terus mencarikan solusi terbaik bagi para pedagang Pantai Losari yang terdampak penataan kawasan.

Ia menuturkan bahwa pihaknya tidak hanya melarang aktivitas berjualan di area yang dilarang, tetapi juga menyediakan lokasi relokasi yang layak dan tertib.

Oleh sebab itu, mantan Bos PSM itu menegaskan bahwa Pemkot membuka dua lokasi alternatif yang bisa segera digunakan para pedagang, yakni area Car Free Day (CFD) Sudirman dan kawasan Panakkukang, serta MNEK CPI solusi sementara.

“Jadi, kami tidak hanya melarang dan memberhentikan, tapi juga memberikan solusi. Ada dua lokasi yang kami siapkan, tempat di CFD Sudirman dan sisanya di CFD Panakkukang,” tuturnya.

“Ada juga lokasi di MNEK CPI, tapi kami masih lakukan kajian. Ini agar pedagang tetap bisa berjualan dengan tertib dan nyaman,” tambah Munafri.

Ketua DPD II Golkar Kota Makassar itu menjelaskan, upaya ini merupakan bagian dari proses penataan kota agar kawasan publik seperti Pantai Losari tetap bersih, aman, dan tertib.

Pemkot Makassar ingin agar pedagang memiliki tempat berjualan yang lebih estetik tanpa kehilangan sumber penghidupan mereka.

Appi juga menyinggung rencana pemanfaatan kawasan MNEK CPI yang selama ini menjadi perhatian pedagang. Menurutnya, kawasan tersebut saat ini masih dalam tahap kajian bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kawasan MNEK ini akan dikembalikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH). Karena di sana merupakan area penyangga jembatan, jadi kami harus pelajari dulu secara teknis sebelum mengambil keputusan,” jelasnya.

Meski demikian, ia membuka peluang bagi kawasan tersebut untuk dijadikan lokasi kegiatan ekonomi rakyat di masa mendatang.

Kalau hasil kajian menunjukkan bisa dimanfaatkan, tentu akan atur. Mungkin konsepnya seperti Sunday Market, tempat kuliner dan UMKM mingguan yang tertata rapi.

“Tapi semua fasilitas akan disiapkan Pemkot, pedagang tinggal berjualan tanpa harus membawa perlengkapan sendiri,” ungkapnya.

Wali Kota kembali menegaskan, relokasi ini dilakukan dengan prinsip tanpa pungutan. Pemerintah akan memastikan lokasi baru tersebut tetap bersih, aman, dan bebas dari parkir liar.

“Kami ingin pedagang Losari tetap mendapat perhatian. Kami paham mereka bagian dari warga yang harus dilindungi, dan kami akan terus berikan ruang untuk mencari nafkah dengan cara yang tertib dan manusiawi,” tutup Munafri.

Berita Terkait

Respons Aspirasi Warga, Pemkot Makassar Benahi Jalan dan Drainase Pongtiku, Dilengkapi U-Ditch
Pemkot Makassar Perkuat Edukasi Warga, Pembenahan Sampah Dilakukan dari Hulu ke Hilir
Resmikan Tawa Mahjong di CPI, Wali Kota Appi Minta Utamakan Tenaga Kerja Lokal 
Tindak Lanjuti Demo GMNI Soal Geng Motor – Kriminalitas Anak, Plt Sekban Kesbangpol Makassar Akan Teruskan ke Wali Kota
Kado HUT ke-419 Makassar, 419 Rumah Warga Jadi Sasaran Bedah Rumah
Tax Gathering DJP Sulselbartra, Appi Tekankan Kolaborasi Pajak untuk Percepat Pembangunan di Makassar
Sumpah Pemuda ke-98: Munafri-Aliyah Ajak Anak Muda  Berkarya dan Berkontribusi
Munafri Arifuddin Bawa Program Makassar Berjasa Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:39 WIB

Respons Aspirasi Warga, Pemkot Makassar Benahi Jalan dan Drainase Pongtiku, Dilengkapi U-Ditch

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pemkot Makassar Perkuat Edukasi Warga, Pembenahan Sampah Dilakukan dari Hulu ke Hilir

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Resmikan Tawa Mahjong di CPI, Wali Kota Appi Minta Utamakan Tenaga Kerja Lokal 

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Tindak Lanjuti Demo GMNI Soal Geng Motor – Kriminalitas Anak, Plt Sekban Kesbangpol Makassar Akan Teruskan ke Wali Kota

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Kado HUT ke-419 Makassar, 419 Rumah Warga Jadi Sasaran Bedah Rumah

Berita Terbaru

Politik

Idrus Marham Tanggapi Kritikan Kinerja Kepada Menteri Golkar

Jumat, 30 Okt 2026 - 06:04 WIB