Usai Biringkanaya – Manggala, Wali Kota Makassar Kukuhkan Tim Kampung Siaga Bencana Tamalanrea

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 14 April 2026 - 05:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengukuhkan Tim Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Tamalanrea dalam Apel Pengukuhan dan Uji Simulasi SOP di Anjungan Tugu MNEK, Center Point of Indonesia (CPI), Senin (13/4/2026).

Total sebanyak 60 warga Kecamatan Tamalanrea dikukuhkan sebagai Tim KSB setelah sebelumnya menerima pembekalan pemahaman terkait potensi bencana, penyusunan jalur evakuasi, hingga peran masing-masing dalam sistem penanggulangan bencana berbasis komunitas.

Kecamatan Tamalanrea menjadi wilayah ketiga yang menjadi KSB di Kota Makassar, setelah sebelumnya tim serupa telah dikukuhkan di dua kecamatan rawan banjir lainnya, Manggala dan Biringkanaya.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Makassar dalam upaya bertahap memperkuat ketangguhan masyarakat menghadapi bencana. Serta memperkuat sistem mitigasi dan penanggulangan di tingkat kecamatan yang rawan bencana.

Dalam sambutannya, wali kota yang akrab disapa Appi ini menyampaikan apresiasi atas terbentuknya tim KSB yang dinilai memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Kota Makassar, baik bencana alam maupun sosial.

Ia menekankan bahwa kehadiran KSB bukan semata untuk merespons bencana, tetapi sebagai garda terdepan dalam upaya mitigasi berbasis masyarakat.

“Pengukuhan ini sangat penting, karena Makassar memiliki berbagai potensi persoalan kebencanaan. Namun kita semua berharap tim ini tidak perlu bekerja, karena jika bekerja berarti ada bencana. Yang utama adalah kesiapsiagaan,” ujarnya.

Appi menegaskan, anggota KSB memiliki tanggung jawab besar sebagai pihak pertama yang hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana. Mereka dituntut memahami alur penyelamatan, pembagian peran, hingga mampu memberikan ketenangan bagi warga terdampak.

“Bapak dan Ibu yang dikukuhkan hari ini adalah yang paling memahami kondisi wilayahnya. Ketika bencana terjadi, merekalah yang pertama hadir memberikan penanganan dan memastikan masyarakat tetap tenang,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, stakeholder, dan pilar sosial untuk berperan aktif menjadikan KSB sebagai wadah pembelajaran, kolaborasi, dan penguatan solidaritas sosial demi keselamatan bersama.

Lebih jauh, Appi menjelaskan bahwa program KSB merupakan inisiasi Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk membangun standar mitigasi bencana di seluruh wilayah Indonesia.

“Dengan adanya standar ini, masyarakat tahu bagaimana mengisi pos-pos saat terjadi bencana, memahami alur koordinasi, hingga memaksimalkan bantuan sehingga dapat meminimalisir korban,” jelasnya.

Ia juga memastikan pembentukan KSB Kota Makassar akan terus diperluas di wilayah lain dengan mempertimbangkan tingkat risiko kebencanaan.

“Kita akan melihat wilayah dengan risiko tinggi untuk menjadi prioritas pembentukan kampung siaga berikutnya,” ujarnya.(*)

Berita Terkait

Tak Terprovokasi Pihak Luar, PKL Bercat Kuning di Bontoala Pilih Bongkar Sendiri Lapaknya
Calon Ketua DPC Kabupaten/Kota PPP di Sulsel Akan Diikat Pakta Integritas
Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko Backup Air Bersih
Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar, 68 Pendaftar  Berlatar Belakang Aktivis hingga Profesor
Penertiban Humanis di Tallo, Lapak di Atas Drainase Ditata, Sebagian Dibongkar Mandiri
Pemkot Makassar Siaga Hadapi “Godzilla El Nino”, BPBD Jadi Komando Darurat Air dan Kesehatan
Wali Kota Munafri Bersama Wamenbud RI Bahas Event Nasional KMI 2026 Dipusatkan di Makassar
Masuki Triwulan II, Wali Kota Munafri Ultimatum  SKPD Agar Akselerasi dan Efektivitas Program Prioritas

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:28 WIB

Tak Terprovokasi Pihak Luar, PKL Bercat Kuning di Bontoala Pilih Bongkar Sendiri Lapaknya

Sabtu, 18 April 2026 - 05:42 WIB

Calon Ketua DPC Kabupaten/Kota PPP di Sulsel Akan Diikat Pakta Integritas

Jumat, 17 April 2026 - 14:19 WIB

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko Backup Air Bersih

Jumat, 17 April 2026 - 10:53 WIB

Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar, 68 Pendaftar  Berlatar Belakang Aktivis hingga Profesor

Jumat, 17 April 2026 - 07:40 WIB

Penertiban Humanis di Tallo, Lapak di Atas Drainase Ditata, Sebagian Dibongkar Mandiri

Berita Terbaru