Seragam Gratis Dinilai Pro Rakyat, Tokoh Pendidikan: Mari Dukung, Bukan Perdebatkan

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 3 Agustus 2025 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLO MAKASSAR — Pemerhati pendidikan sekaligus mantan Ketua Dewan Pendidikan Sulawesi Selatan periode 2019–2024, Dr. Adi Suryadi Culla, menyatakan dukungan penuh terhadap program seragam sekolah gratis yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin.

Menurutnya, program ini merupakan langkah nyata dan progresif dalam upaya meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu di Kota Makassar.

“Kebijakan (pembagian seragam gratis bagis siswa SD dan SMP) ini sangat positif dan layak diapresiasi oleh semua pihak, karena pada dasarnya pendidikan adalah tanggung jawab negara dan bagian dari hak asasi manusia,” ujar Dr. Adi, Sabtu (2/8/2025).

Akademisi Unhas itu menegaskan bahwa program tersebut sejatinya merupakan perwujudan dari amanat konstitusi, di mana negara berkewajiban memenuhi hak pendidikan seluruh warga negara tanpa diskriminasi, termasuk dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar seperti seragam sekolah.

“IPendidikan itu hak asasi universal. Maka pemenuhan instrumen kebutuhan pendukung seperti seragam adalah bentuk nyata dari keberpihakan pemerintah kepada masyarakat,” tambahnya.

Menanggapi adanya polemik terkait pengadaan dan distribusi seragam gratis, Dr. Adi mengimbau agar masyarakat tidak terjebak pada perdebatan yang kontraproduktif.

Menurutnya, niat dan implementasi program ini sudah berada pada jalur yang tepat, membantu dan meringankan beban masyarakat.

“Tak perlu memperdebatkan hal-hal teknis yang justru mengaburkan esensi utama dari kebijakan ini. Yang penting adalah bagaimana masyarakat bisa menikmati hasilnya,” imbuh dia.

Ia juga melihat bahwa proses distribusi yang sudah berjalan serta pelibatan UMKM lokal dalam pengadaan seragam adalah langkah positif dalam memberdayakan ekonomi warga.

“Pelibatan UMKM lokal sangat strategis, karena memberdayakan ekonomi masyarakat secara langsung. Ini patut didukung, apalagi jika prosesnya dijalankan secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Dr. Adi menilai bahwa kebijakan ini bersifat bertahap (gradual) namun memiliki sasaran yang jelas, yakni semua siswa SD dan SMP negeri di Kota Makassar.

“Tentu saja program seperti ini sangat tergantung pada kemampuan fiskal daerah. Tapi sejauh ini, upaya yang dilakukan Pemkot Makassar sudah sangat progresif. Bahkan jika dikembangkan lebih jauh,” paparnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh pendidikan, lembaga swadaya masyarakat, dan media, untuk bersama-sama mensupport dan mengawal dan mendukung kebijakan ini.

“Kita harus memberi support kepada pemerintah Kota. Ini bentuk kolaborasi demi masa depan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan,” tutup Dr. Adi. ***

Berita Terkait

Antisipasi Krisis Lahan Pemakaman, Pemkot Makassar Siapkan TPU Baru di Maros
Buka Muscab HNSI Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perhatian Pemkot pada  Ekonomi Pesisir
Resmikan Masjid Baitul Aqsha, Munafri Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid dan Jaga Indeks Toleransi
5.938 Rumah di Rappocini Sudah Nikmati Iuran Sampah Gratis, Kini Diperluas hingga 14.977 KK
Wali Kota Appi Tepati Janji Politik,   15.177 KK di Tamalate Nikmati Iuran Sampah Gratis
Sudah 5.123 KK Penerima Iuran Sampah Gratis di Kecamatan Panakkukang
Kritisi RUU Perampasan Aset, PB Pemuda Muslimin Soroti Ancaman Bagi Dunia Usaha
Wali Kota Appi  Perluas Penerima Sampah Gratis, 5.366 KK di Tamalanrea Terima Manfaat

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 20:47 WIB

Antisipasi Krisis Lahan Pemakaman, Pemkot Makassar Siapkan TPU Baru di Maros

Senin, 7 September 2026 - 16:06 WIB

Buka Muscab HNSI Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perhatian Pemkot pada  Ekonomi Pesisir

Senin, 7 September 2026 - 13:22 WIB

Resmikan Masjid Baitul Aqsha, Munafri Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid dan Jaga Indeks Toleransi

Senin, 7 September 2026 - 07:49 WIB

5.938 Rumah di Rappocini Sudah Nikmati Iuran Sampah Gratis, Kini Diperluas hingga 14.977 KK

Senin, 7 September 2026 - 05:07 WIB

Wali Kota Appi Tepati Janji Politik,   15.177 KK di Tamalate Nikmati Iuran Sampah Gratis

Berita Terbaru