Sempat Dualisme, Kementrian Hukum Sahkan Kepengurusan PPP Kubu Mardiono

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 2 Oktober 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM— Kementerian Hukum telah menandatangani SK Kepengurusan PPP kubu Muhammad Mardiono. Meski sebelumnya sempat dualisme dengan PPP kubu Agus Suparmanto ketika Muktamar X akhir September 2025 lalu.

Menteri Hukum, Supratman Andi Atgas memebenarkan pengesahan kepengurusan PPP kubu Mardiono.

“Terkait PPP, tanggal 30 salah satu yang daftar adalah Pak Mardiono, setelah mereka akses sistem administrasi badan hukum, kami lakukan penelitian, maka setelah penelitian berdasar AD ART menggunakan AD ART hasil muktamar IX dan itu tidak berubah, maka kemarin pagi saya sudah tandatangan SK Pengesahan Kepengurusam Bapak Mardiono,” kata Supratman Andi Agtas di Gedung DPR RI, Kamis (2/10).

Diketahui, Dualisme kepemimpinan kembali terjadi di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setelah Muktamar yang digelar di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9) lalu.

Dua kubu antara Muhammad Mardiono dengan Agus Suparmanto saling adu klaim terpilih sebagai Ketum PPP.

Mardiono menyatakan terpilih menjadi Ketua Umum DPP PPP secara aklamasi usai mendapatkan persetujuan dari 1.304 muktamirin pemilik hak suara muktamar yang hadir.

Penetapan Mardiono sebagai ketum itu ditolak sebagian peserta Muktamar. Sebagian kader melalui Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhamad Romahurmuziy alias Romy menyatakan penetapan Mardiono tidak sah.

Romy kemudian mengumumkan bahwa mantan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto terpilih menjadi Ketua Umum PPP periode 2025-2030.

Setelahnya, kedua kubu menyatakan akan mendaftarkan susunan pengurus baru pasca-muktamar setelah menuangkan keputusan muktamar ke dalam akta notaris.

Merespons itu, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan pemerintah takkan mengesahkan pengurus baru PPP jika belum ada kesepakatan internal atas konflik yang terjadi.(*)

Berita Terkait

Mukernas I di Makassar, Ketum PPP Mardiono Siapkan Strategi Hadapi Pemilu 2029
Muskerwil PKB Sulsel, Azhar Arsyad Tekankan Politik Kehadiran
Respon Musda Golkar Sulsel, Appi: Kompetisi Wajar, DPP Penentu
Lantik Mantan Sekprov Nahkodai Perindo Sulsel, Angela Tanosoedibjo: Siap Lawan Gajah
Muhaimin Iskandar Lantik Pengurus PKB Sulsel Periode 2026-2031
NasDem Sulsel Ungkap Sosok Calon PAW RMS
Jokowi Bakal Turun Gunung untuk PSI, Golkar Sulsel: Kita Fokus Partai Sendiri
PSI Targetkan 10 Juta KTA, Setiap Kader Rekrut 500 Orang dan Dukung Program MBG

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:09 WIB

Mukernas I di Makassar, Ketum PPP Mardiono Siapkan Strategi Hadapi Pemilu 2029

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:45 WIB

Muskerwil PKB Sulsel, Azhar Arsyad Tekankan Politik Kehadiran

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:49 WIB

Respon Musda Golkar Sulsel, Appi: Kompetisi Wajar, DPP Penentu

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:33 WIB

Lantik Mantan Sekprov Nahkodai Perindo Sulsel, Angela Tanosoedibjo: Siap Lawan Gajah

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:05 WIB

Muhaimin Iskandar Lantik Pengurus PKB Sulsel Periode 2026-2031

Berita Terbaru