SDN 95 Campagaya Resmi Dibuka Kembali Setelah 4 Tahun Ditutup

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 15 September 2025 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Setelah empat tahun ditutup akibat persoalan lahan, Sekolah Dasar Negeri (SDN) No. 95 Campagaya di Desa Tamasaju, Kecamatan Galesong Utara, akhirnya kembali dibuka, Senin (15/09/25).

Sekolah dengan 128 siswa ini sempat berhenti beraktivitas sejak 2021 lantaran ahli waris tanah menutup akses penggunaan lahan.

Dibukanya kembali sekolah ditandai dengan serah terima lahan dari ahli waris kepada Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye. Penandatanganan berita acara dilakukan oleh ahli waris, disaksikan Camat Galesong Utara Sumarlin, Danramil Galesong Utara, serta Kapolsek Galesong Utara.

“Kami sangat bersyukur atas dibukanya kembali sekolah ini sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan normal. Anak-anak Takalar tidak kalah dengan anak-anak dari daerah lain selama diberikan kesempatan,” kata Bupati Daeng Manye dalam sambutannya.

Ia menegaskan, Pemkab Takalar juga telah menyiapkan rencana perbaikan bangunan sekolah pada tahun depan agar proses pembelajaran semakin nyaman.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama semua pihak, terutama setelah kami kembali melakukan komunikasi intensif dengan ahli waris,” ujarnya.

Bupati Takalar juga menargetkan bahwa tahun ini seluruh persoalan sekolah yang bermasalah akibat klaim ahli waris dapat diselesaikan. Dari tiga sekolah yang sempat terkendala lahan, dua di antaranya kini sudah rampung, yakni SDN 95 Campagaya dan SDN 153 Bontonompo di kecamatan Polongbangkeng Selatan

Camat Galesong Utara, Sumarlin, menambahkan bahwa arahan langsung dari bupati mendorongnya untuk kembali melakukan negosiasi dengan pihak ahli waris.

“Alhamdulillah, mereka akhirnya bersedia menyerahkan kembali ke pemerintah untuk kepentingan pendidikan,” jelasnya.

Dengan dibukanya kembali sekolah ini, harapan baru muncul bagi 128 siswa yang selama ini harus berjuang melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan fasilitas. (*)

Berita Terkait

DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan Lewat Ranperda Inisiatif
Desak Perda Lembaga Adat Daerah Dicabut, Ratusan Massa Keluarga Besar Kesultanan Gowa Geruduk Kantor DPRD
APR Luwu Timur Datangi DPD PDI Perjuangan Sulsel, Desak Evaluasi Ketua DPRD Lutim
Emak-Emak Lakkang Caddi Bubarkan Aksi PMII di Jalan Urip Sumoharjo Makassar
Bawaslu Sulsel Kaji Putusan, Siapkan Jajaran Hadapi Potensi Perkara Berulang
KPK Pantau Proyek Multi Years Project Senilai Rp3,7 Triliun di Sulsel, Ini Tujuannya
Desak Perda Lembaga Adat Dicabut, Putra Mahkota Kerajaan Gowa Pimpin Apel Gelar Pasukan Persiapan Demo Besar-besaran
Warga Pasar Terong Minta Ketua DPRD Sulsel Kawal Pembangunan Pagar Kanal Pannampu

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:27 WIB

DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan Lewat Ranperda Inisiatif

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Desak Perda Lembaga Adat Daerah Dicabut, Ratusan Massa Keluarga Besar Kesultanan Gowa Geruduk Kantor DPRD

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:45 WIB

APR Luwu Timur Datangi DPD PDI Perjuangan Sulsel, Desak Evaluasi Ketua DPRD Lutim

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Emak-Emak Lakkang Caddi Bubarkan Aksi PMII di Jalan Urip Sumoharjo Makassar

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Bawaslu Sulsel Kaji Putusan, Siapkan Jajaran Hadapi Potensi Perkara Berulang

Berita Terbaru

Pendidikan

SMA Unggulan KKSS Bone Cetak Generasi Berdaya Saing Global

Jumat, 7 Agu 2026 - 12:48 WIB