Sambut HUT Kota Makassar ke – 419, Dinas PPKB Akan Wisuda 350 Peserta Sekolah Lansia
– Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar menyiapkan sejumlah program dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar ke 419. Salah satunya, menggelar wisuda bagi sekitar 350 peserta Sekolah Lansia.
Kepala DPPKB Kota Makassar, Irwan Bangsawan, mengatakan wisuda tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap para lansia yang telah mengikuti rangkaian pembelajaran di Sekolah Lansia.
Menurutnya, peserta yang akan diwisuda telah mengikuti 12 kali pertemuan dengan berbagai materi, mulai dari edukasi kesehatan, pelatihan komunikasi, hingga kegiatan rekreasi atau wisata bersama.
“Setelah 12 kali pertemuan di Sekolah Lansia, maka mereka dianggap bisa diwisuda. Wisuda itu S1, bukan strata satu, tetapi standar satu,” ujar Irwan, Senin, (2/11/2026).
Ia menjelaskan, Sekolah Lansia tidak sekadar menjadi wadah untuk memberikan pengetahuan kepada kelompok lanjut usia. Program tersebut juga bertujuan membangun kemandirian, meningkatkan interaksi sosial, serta mendorong lansia agar tetap berdaya di tengah masyarakat.
Irwan menilai, selama ini masih ada anggapan bahwa seseorang yang sudah memasuki usia lanjut tidak lagi memiliki peran penting dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Padahal, melalui Sekolah Lansia, mereka diberikan ruang untuk berkumpul, berkomunikasi, dan saling bertukar pikiran dengan sesama lansia.
“Jadi sebenarnya itu adalah bagaimana lansia ini bisa berdaya. Lansia ini bukan terpinggirkan. Kadang-kadang kita ketika lansia, kita anggap sudah orang tua, tidak perlu lagi bergabung dengan kita. Jadi tidak dihargai di keluarganya,” jelasnya.
Baca Juga:
Kapolda Sulsel Targetkan Atlet Soft Tennis Dulang Medali di ASEAN Games
Berlangsung 5 Hari di GOR UMI, Ini Daftar Sekolah Pemenang Fazzio Youth Festival 2026 Makassar
PKB Sulsel Dukung Putusan MK yang Menolak Perpanjangan Masa Jabatan Anggota DPRD
Saat ini, Sekolah Lansia telah menjangkau 780 peserta di Kota Makassar. Program tersebut tersebar di 15 kecamatan dengan memanfaatkan balai keluarga berencana (KB) sebagai pusat kegiatan di masing-masing wilayah.
Adapun persyaratan untuk mengikuti program ini cukup sederhana. Peserta harus berusia minimal 60 tahun, merupakan warga setempat, serta memiliki kemauan untuk mengikuti kegiatan pembelajaran.
Peserta yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran akan mendapatkan ijazah atau tanda kelulusan dari kedinasan.
Irwan menambahkan, pelaksanaan wisuda tahun ini merupakan agenda tahunan. Pada tahun sebelumnya, DPPKB Makassar telah mewisuda sekitar 250 peserta Sekolah Lansia.
Baca Juga:
Bangunan Modular Tarik Minat Pembeli Internasional di Ajang Linyi Sourcing Fair
SKYWORTH Solar Luncurkan Solavita, Merek Solusi “Smart Microgrid” untuk Pasar Global
Selain Sekolah Lansia, DPPKB Makassar juga akan menggelar Ajang Duta Genre (Aducap) atau Festival Aducap pada akhir November 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan remaja dari Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) yang akan mengikuti perlombaan sebagai bagian dari upaya membangun generasi berencana.
Melalui ajang tersebut, para peserta diharapkan mampu menjadi duta yang menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya mengenai keluarga berencana dan pentingnya membangun generasi yang sehat.
“Aducap ini lomba bagaimana mereka mampu menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang keluarga berencana dan generasi sehat,” tutup Irwan.








