Polisi Tangkap 10 Orang Diduga Dalang Unjuk Rasa Berujung Pembakaran Gedung DPRD Makassar dan DPRD Sulsel

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 2 September 2025 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Sebanyak 10 orang terduga pelaku kerusuhan berujung pembakaran gedung DPRD Kota Makassar dan DPRD Sulsel pada Jumat malam, 29 Agustus 2025, ditangkap tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel.

Penangkapan itu dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel, Kombes Pol Setiadi Sulaksono, Selasa (2/9/2025) siang. Bahkan, kata dia, ada dua orang ikut diamankan dalam kericuhan dan pengrusakan gedung DPRD Kota Palopo.

“Sudah ada 10 yang kita amankan untuk 2 gedung DPRD (di Makassar) dan 2 orang (untuk kericuhan) gedung DPRD di Palopo,” kata Setiadi.

Walaupun sudah dilakukan penangkapan, Setiadi belum membocorkan identitas maupun peran masing-masing terduga pelaku itu.

Dia menyebut, penyidik kepolisian masih melakukan pendalaman atas keterlibatan para terduga pelaku yang diamankan itu.

Setiadi menegaskan, hasil penyelidikan akan dipaparkan pihaknya secara terbuka pada publik setelah semuanya rampung.

“Iya nanti direlease semua tunggu waktunya. Anggota terus bekerja untu ada tersangka lain,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, pada Jumat malam pekan lalu, aksi unjuk rasa berujung ricuh dan pembakaran ada dua gedung legislatif di Kota Makassar jadi sasaran amukan massa.

Dua gedung itu yakni gedung DPRD Kota Makassar di Jalan AP Pettarani serta gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Urip Sumoharjo.

Bukan hanya gedung pemerintahan yang disasar massa, tapi juga puluhan kendaraan, bahkan nyawa ikut melayang dalam insiden tersebut.

Dimana, saat kebakaran gedung DPRD Kota Makassar, tiga nyawa melayang karena terjebak didalam gedung. Mereka yang jadi korban yakni dua orang staf dewan, Muh Akbar Basri (26) dan Syahrina Wati (25), sementara satu korban lainnya adalah Plt Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah, Muh Saiful Akbar (46).

Selain itu, ada juga 67 mobil dan 15 sepeda motor habis terbakar, dengan totol kerugian diperkirakan mencapai Rp 250 miliar.

Tak sampai di situ, kerusuhan juga berlangsung di Jalan Urip Sumoharjo, mulai dari pembakaran Gedung DPRD Sulsel, pembakaran dua Pos Polisi, pembakaran dua unit mobil di halaman gedung Kejati Sulsel, dan seorang driver ojek online bernama Rusdamdiansyah alias Dandi (26).

Dandi dilaporkan tewas setelah menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekelompok massa karena diduga aparat atau intel. (*)

Berita Terkait

Antisipasi Krisis Lahan Pemakaman, Pemkot Makassar Siapkan TPU Baru di Maros
Pasokan BBM dan LPG 3 Kg Bermasalah, Ketua DPRD Sulsel Minta Pertamina Bertindak
Buka Muscab HNSI Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perhatian Pemkot pada  Ekonomi Pesisir
Resmikan Masjid Baitul Aqsha, Munafri Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid dan Jaga Indeks Toleransi
Ketua Umum SOKSI Dorong Kepengurusan Golkar Sulsel Libatkan Ormas Pendiri
5.938 Rumah di Rappocini Sudah Nikmati Iuran Sampah Gratis, Kini Diperluas hingga 14.977 KK
Wali Kota Appi Tepati Janji Politik,   15.177 KK di Tamalate Nikmati Iuran Sampah Gratis
Sudah 5.123 KK Penerima Iuran Sampah Gratis di Kecamatan Panakkukang

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 20:47 WIB

Antisipasi Krisis Lahan Pemakaman, Pemkot Makassar Siapkan TPU Baru di Maros

Senin, 7 September 2026 - 16:53 WIB

Pasokan BBM dan LPG 3 Kg Bermasalah, Ketua DPRD Sulsel Minta Pertamina Bertindak

Senin, 7 September 2026 - 16:06 WIB

Buka Muscab HNSI Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perhatian Pemkot pada  Ekonomi Pesisir

Senin, 7 September 2026 - 13:22 WIB

Resmikan Masjid Baitul Aqsha, Munafri Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid dan Jaga Indeks Toleransi

Senin, 7 September 2026 - 08:55 WIB

Ketua Umum SOKSI Dorong Kepengurusan Golkar Sulsel Libatkan Ormas Pendiri

Berita Terbaru